Kenapa Warga Masih ke Masjid, Meski MUI dan Tokoh Sarankan Salat di Rumah?

Arsito Hidayatullah

Rabu, 29 April 2020 | 03:15 WIB
Kenapa Warga Masih ke Masjid, Meski MUI dan Tokoh Sarankan Salat di Rumah?
Masyarakat Muslim di Lhokseumawe, Aceh, menjalani salat Tarawih berjamaah di sebuah masjid di kota itu, Jumat (24/4/2020) lalu. [Getty/BBC]

Suara.com - Walaupun para ulama, pendakwah tersohor, hingga ormas Islam terbesar mengimbau umat Islam untuk sementara tidak menggelar salat berjamaah, sebagian masjid di Indonesia masih menggelarnya di awal Ramadan.

Suara azan Asar terdengar dari pengeras suara masjid Al-barkah, di salah-satu sudut Jalan Lontar Atas, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (23/04) pekan lalu.

Pintu masjid itu dalam keadaan ditutup dan di papan pengumumannya tertulis masjid itu telah disemprot disinfektan. Diimbau pula agar warga tak salat berjamaah utamanya jika sakit.

Namun tidak lama kemudian, dipimpin seorang imam, belasan orang menggelar salat berjamaah. tanpa ada jarak alias berdempetan - pintunya rupanya tidak dikunci.

Praktik seperti ini jelas melanggar Peraturan Gubernur DKI Jakarta tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang diperpanjang hingga 22 Mei nanti.

Dalam pasal 11 disebutkan kegiatan ibadah di masjid dihentikan dan warga diminta salat di rumah untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona.

Saya tidak bertemu pimpinan masjid tersebut, tetapi salah-seorang peserta salat berjamaah, Sayuti, yang juga warga setempat, mengaku rajin salat berjamaah di masjid itu.

"Kalau saya Insya Allah tetap (salat) berjamaah," kata Sayuti, kelahiran 1973, kepada saya. Sore itu dia berada di saf alias barisan kedua dalam salat berjamaah itu.

Sayuti mengaku tak khawatir berisiko terpapar virus, karena menurutnya peserta salat jamaah adalah warga yang tinggal tak jauh dari bangunan tempat ibadah itu.

baca juga

"Masih internal di sini doang, nggak berbaur ama (warga) di luar," ujarnya. "Jadi kite salat berjamaah antar kite-kite aja."

Dia menambahkan, warga sekitar juga sudah mengurangi aktivitas di luar wilayah tersebut. "Insya Allah aman, karena (warga) lingkungan sendiri nggak ada yang keluar, semenjak dilakukan PSBB."

Ucapan Sayuti ini agaknya tidak sesuai kenyataan. Sore itu, saya bertemu dua orang warga pendatang yang ikut salat di masjid tersebut.

Salah seorang di antaranya adalah Rahmad, warga Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Penjual minyak wangi berusia 29 tahun ini mengaku pertama kali beribadah di masjid Albarkah.

"Alhamdulillah (masjid ini buka), sehingga tidak mempersulit orang untuk salat," katanya kepada saya. "Karena nggak semua orang itu terjangkit atau terindikasi kena virus."

Seharusnya, menurutnya, pemerintah tidak menutup semua masjid secara merata di semua tempat. Alasannya, masjid harus ditutup jika berada di zona merah alias di wilayah itu ada warganya terpapar virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Larang Warga Bagikan Bantuan ke Pengemis Musiman, Ini Alasannya

Anies Larang Warga Bagikan Bantuan ke Pengemis Musiman, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 April 2020 | 19:56 WIB

Masalah Onani Diperdebatkan, Gus Miftah: Kenapa Berubah Jadi Caci Maki?

Masalah Onani Diperdebatkan, Gus Miftah: Kenapa Berubah Jadi Caci Maki?

News | Selasa, 28 April 2020 | 17:44 WIB

Puasa, Mohammad Ahsan Tetap Latihan dengan Porsi Ringan

Puasa, Mohammad Ahsan Tetap Latihan dengan Porsi Ringan

Sport | Selasa, 28 April 2020 | 18:10 WIB

Terkini

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

×