Militer Venezuela Tangkap Delapan Tentara Bayaran AS

Syaiful Rachman

Selasa, 05 Mei 2020 | 14:33 WIB
Militer Venezuela Tangkap Delapan Tentara Bayaran AS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri). (Foto: AFP)

Suara.com - Delapan orang yang terlibat dalam serangan di daerah pesisir Venezuela telah ditahan, Senin (4/5/2020). Delapan orang yang ditahan, disebut-sebut sebagai tentara bayaran asal Amerika Serikat.

Pemerintah Venezuela mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan aksi serangan yang diduga dilakukan tentara bayaran AS pada Minggu (3/5/2020). Sejumlah tentara bayaran berusaha memasuki Venezuela dengan kapal cepat dari Kolombia.

Seorang pria asal AS bernama Jordan Goudreau pada Minggu (3/5/2020) merilis sebuah video yang menyatakan ia bertanggung jawab atas serangan tersebut. Goudreau merupakan pimpinan perusahaan keamanan, Silvercorp USA, yang berpusat di Florida.

Ia mengatakan aksinya itu dilakukan bersama perwira militer Venezuela yang membelot, Javier Nieto.

Menurut laman Silvercorp, Goudreau digambarkan sebagai "tentara Pasukan Khusus Irak yang berprestasi dan tentara veteran di Afghanistan".

Siaran televisi milik negara di Venezuela, pada Senin (5/5/2020), menunjukkan sejumlah foto, di antaranya termasuk gambar sekelompok pria yang telungkup di atas tanah dengan tangan di punggung. Laporan dari siaran itu menjelaskan kelompok tersebut sempat berpergian ke dekat Kota Chuao, negara bagian Aragua.

"Kelompok itu ditangkap oleh pasukan rakyat, para nelayan," sebut pembawa acara dalam siaran televisi tersebut.

Partai Sosialis Nomor 2 Diosdado Cabello mengunggah video, dengan pakaian serba hitam dan mengenakan balaklava, menarik seorang pria tak berpakaian dari helikopter. Pria itu diduga merupakan bagian dari mereka yang ditangkap.

"Tanpa ragu, kaum imperialis mengarahkan serangan itu ke tanah air kami," kata Cabello merujuk ke Pemerintah AS, di media sosial Twitter.

baca juga

Washington telah menetapkan sanksi ekonomi terhadap Venezuela guna menggulingkan Maduro. Pemerintah AS juga curiga Maduro mencurangi pemilihan umum pada 2018.

Pemerintahan Maduro mengatakan AS mengincar cadangan minyak Venezuela yang melimpah.

Seorang pejabat AS, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan pemerintah tidak terlibat dengan insiden itu. Sumber lain yang mengetahui masalah intelijen AS mengatakan lembaga pemerintah di Amerika Serikat tidak terlibat dengan aksi serangan militer di Venezuela.

Gubernur Aragua Rodolfo Marco lewat akun Twitter-nya mengunggah empat foto orang-orang yang ditahan dan ia mengatakan "penangkapan tentara bayaran ini dilakukan melalui aksi intelijen masyarakat dan unit kepolisian-militer sipil".

Gambar lain memperlihatkan beberapa pria tengkurap, sebagian dari mereka tidak mengenakan pakaian dan yang lain memakai celana pendek. Sebuah kendaraan polisi juga terlihat di lokasi tersebut yang dekat dengan pasar ikan.

Foto lain juga memperlihatkan gambar perahu nelayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Amerika Dikeroyok 152 Negara karena Kelakuan Diskriminasi ke Palestina di Sidang Umum PBB

Amerika Dikeroyok 152 Negara karena Kelakuan Diskriminasi ke Palestina di Sidang Umum PBB

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:16 WIB

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Arab Saudi Beli Jet Tempur F-35 dari AS Rp 431,2 Trilun saat Lagi Perang dengan Houthi

Arab Saudi Beli Jet Tempur F-35 dari AS Rp 431,2 Trilun saat Lagi Perang dengan Houthi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:39 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Spesifikasi Bom Kiamat MK-84 dan BLU-117 AS yang Dijual ke Israel, Daya Ledak Seperti Meteor

Spesifikasi Bom Kiamat MK-84 dan BLU-117 AS yang Dijual ke Israel, Daya Ledak Seperti Meteor

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:09 WIB

Seperti Apa Senjata Militer Luar Angkasa Amerika Serikat?

Seperti Apa Senjata Militer Luar Angkasa Amerika Serikat?

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:08 WIB

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:13 WIB

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×