Dua Petugas Medis di Papua Ditembaki dan Dianiaya saat Antar Obat-obatan

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Sabtu, 23 Mei 2020 | 10:30 WIB
Dua Petugas Medis di Papua Ditembaki dan Dianiaya saat Antar Obat-obatan
Ilustrasi penembakan [Shutterstock]

Suara.com - Dua tenaga kesehatan di Kabupaten Intan Jaya, Papua dianiaya dan ditembaki oleh sekelompok orang tidak dikenal pada Jumat (22/2020).

Seperti dikutip dari Jubi.co.id, nama kedua korban adalah Heniko Somou dan Almalek Bagau. Kedua tenaga kesehatan tersebut awalnya membawa obat-obatan dan alat kesehatan lainnya ke distrik Wandae. Namun sesampainya di lokasi, kedua petugas medis itu dianiaya dan ditembak oleh gerombolan orang misterius.

Beberapa tokoh gereja dan warga yang berada di tempat kejadian, berusaha untuk melindungi kedua tenaga kesehatan tersebut. Setelah berhasil melerai dari penaniayaan yang dilakukan tersebut, kedua korban dibawa ke Bilai, distrik Homeyo.

Sesampainya di Bilae, Heniko Somou meninggal dunia. Kemudian jenazahnya dibawa ke kampung Pogapa, distrik Homeyo. Sedangkan Almalek Bagau yang sedang dalam kondisi kritis masih berada di Kampung Bilae.

Kepala BPBD Kab. Intan Jaya, seklaigus ketua I Tim Satuan Tugas Covid-19 Intan Jaya, Yunus Mirip saat membenarkan informasi tersebut.

“Informasi itu benar. Saya sudah dapat informasi dari pastor paroki Bilogai, Yustinus Rahangiar Pr, bahwa dua orang itu sudah dapat tembak. Kedua tenaga kesehatan tersebut ada di Bilae. Rencananya, pagi ini akan dievakuasi ke Sugapa,” jelasnya, seperti dikutip suarapapua.com.

Yunus Mirip menjelaskan, Heniko Somou dan Almalek Bagau adalah tenaga medis yang tergabung dan bekerja sama dalam tim Covid-19. Sebelumnya, Heniko Somou bertugas di Puskesmas Wandae dan Almalek Bagau bertugas di Puskesmas Pogapa.

“Jadi kedua tenaga kesehatan kami itu ditembak di Wandae,” ujarnya.

Yunus juga mengkonfirmasi bahwa Heniko Somou telah meninggal dan Almalek Bagau masih dalam kondisi kritis dan sedang berada di Kampung Bilai.

Kapolres Intan Jaya, AKBP Yuli Karre Pongbala membenarkan peristiwa penganiayaan dan penembakan yang menimpa 2 petugas medis tersebut. Salah satunya yakni Eniko Somou sudah meninggal dunia.

“Jadi begini dek, kita belum bisa memberikan keterangan yang pasti. Karena kami susah ke TKP yang sangat jauh,” ungkapnya

Terpisah, Bupati Intan Jaya menjelaskan kedua tenaga kesehatan tersebut menjadi korban. Heniko Somou telah meninggal dan sudah dibawah ke kampung Pogapa. Sedangkan Almalek Bagau sudah dievakuasi ke Sugapa.

Disinggung tentang pelaku, kata Tabuni, sampai saat ini dirinya belum mengetahui secara pasti dan masih simpang siur.

“Sampai saat ini kami belum tahu secara pasti siapa. Tapi itu sekelompok orang tak dikenal yang kebetulan berada di kampung Wandae. Jadi informasinya tentang pelaku ini kami belum tahu secara pasti,” ungkapnya

Seorang warga di Sugapa mengungkapkan bahwa terdapat tiga luka tembak di tubuh Almalek Bagau dan luka lainnya karena dianiaya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Lokasi Baru Penyebaran Covid-19 di Semarang

Temuan Lokasi Baru Penyebaran Covid-19 di Semarang

Foto | Sabtu, 23 Mei 2020 | 09:35 WIB

Door..Dorr! Kelompok Bersenjata Tembak Warga di Timika Papua

Door..Dorr! Kelompok Bersenjata Tembak Warga di Timika Papua

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:27 WIB

Petugas Puskesmas Jatuh Pingsan, Diduga Dehidrasi dan Kelelahan

Petugas Puskesmas Jatuh Pingsan, Diduga Dehidrasi dan Kelelahan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 19:54 WIB

Tak Cuma Hina Petugas Medis, Pemuda Ini Juga Nantang Disuntik Virus Corona

Tak Cuma Hina Petugas Medis, Pemuda Ini Juga Nantang Disuntik Virus Corona

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 16:48 WIB

Niat Berbuka Puasa, Bocah 4 Tahun Jadi Korban Penembakan, Kondisinya Kritis

Niat Berbuka Puasa, Bocah 4 Tahun Jadi Korban Penembakan, Kondisinya Kritis

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 15:04 WIB

Lawan Covid-19, Tenaga Medis di Meksiko Malah Diserang dan Dianiaya Warga

Lawan Covid-19, Tenaga Medis di Meksiko Malah Diserang dan Dianiaya Warga

Video | Selasa, 19 Mei 2020 | 11:00 WIB

Muncul di Video Ciuman, Ayah Bunuh Dua Anak Gadisnya

Muncul di Video Ciuman, Ayah Bunuh Dua Anak Gadisnya

News | Senin, 18 Mei 2020 | 15:18 WIB

Kronologi Oknum Polisi Tembak Istri dan Pria Selingkuhan di Rumah

Kronologi Oknum Polisi Tembak Istri dan Pria Selingkuhan di Rumah

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 20:16 WIB

Sipir dan 5 Tentara Didakwa Atas Kerusuhuan Penjara Venezuela

Sipir dan 5 Tentara Didakwa Atas Kerusuhuan Penjara Venezuela

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:30 WIB

Krisis APD: Perawat Ini Berhenti Kerja, Takut Anak Tertular Corona

Krisis APD: Perawat Ini Berhenti Kerja, Takut Anak Tertular Corona

News | Senin, 11 Mei 2020 | 13:53 WIB

Terkini

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB