Tega! Ibu Tiri Kurung Bocah di Dalam Koper hingga Meninggal Dunia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 08 Juni 2020 | 15:36 WIB
Tega! Ibu Tiri Kurung Bocah di Dalam Koper hingga Meninggal Dunia
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ibu tiri di Korea Selatan ditangkap karena dituduh membunuh anaknya yang berusia 9 tahun dengan cara mengurungnya di dalam koper.

Menyadur Korea Joongang Daily, seorang ibu tiri berusia 43 tahun ditangkap di Cheonan, Chungcheong Selatan, pada Rabu (3/6/2020) karena dituduh membunuh anak tirinya yang berusia sembilan tahun dengan cara mengurungnya di dalam koper selama tujuh jam.

Wanita itu didakwa telah melakukan kekerasan pada anak yang mengakibatkan kematian setelah anak itu meninggal dua hari kemudian di rumah sakit.

Menurut para penyelidik, ambulans datang ke rumah ibu tiri tersebut pada Senin (1/6/2020) pukul 7.25 malam waktu setempat. Ia memanggil ambulans karena mendapati anaknya sudah tak sadarkan diri setelah membuka koper, tempat ia mengurung anaknya.

Saat tim medis tiba di rumah, menemukan anak itu sudah dalam keadaan koma, dan membawanya ke rumah sakit universitas di Cheonan. Anak itu dirawat selama dua hari, tetapi tidak kunjung sadar dan dinyatakan meninggal pada Rabu (3/6/2020) pukul 6:50 malam waktu setempat.

Penyebab kematian anak tersebut diprediksi karena kegagalan fungsi organ.

Polisi memperoleh surat perintah untuk menangkap ibu tiri tersebut berdasarkan kecurigaan bahwa kematian anak itu akibat dari kekerasan yang dilakukannya.

Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)

Menurut keterangan polisi, wanita itu mengaku telah memerintahkan anaknya untuk masuk ke dalam koper sebagai hukuman karena berbohong dan tidak patuh pada perintahnya.

Dia mengaku menguncinya di koper pada siang hari, awalnya di koper berukuran 15,6X23,6 inci kemudian dipindahkan ke ukuran lebih besar agar sang anak lebih lega.

Pada saat kejadian, sang ayah sedang pergi bekerja, sedangkan anak itu di rumah bersama sang ibu dan dua saudara tirinya.

Jaksa penuntut mengatakan rekaman kamera pengintai menunjukkan ibu tiri berjalan keluar dari apartemen pada pukul 1 siang dengan tenang, tak lama setelah anak itu dikunci di dalam koper. Dia kembali ke rumah tiga jam kemudian.

Sebulan sebelumnya, pihak berwenang juga memeriksa ibu tiri tersebut dan suaminya karena diduga telah melakukan penganiayaan setelah ditemukan luka memar pada tubuh anak tersebut.

“Saya memukulnya karena dia tidak mendengarkan saya,” jawab sang ibu itir ketika dimintai keterangan oleh Polisi. Ia juga mengatakan bahwa dia juga melakukan hal serupa kepada saudara tirinya.

Polisi kemudian menyerahkan kasus itu ke Pusat Nasional Hak Anak, dan telah mengirim konsultan untuk memulai prosedur pemantauan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Busana Terbaik Aktor Tampan di Baeksang Arts Awards 2020, Mana Pilihanmu?

5 Busana Terbaik Aktor Tampan di Baeksang Arts Awards 2020, Mana Pilihanmu?

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2020 | 15:15 WIB

Viral! Potret Baeksang Arts Awards 2020 yang Digelar di Tengah Pandemi

Viral! Potret Baeksang Arts Awards 2020 yang Digelar di Tengah Pandemi

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:10 WIB

Park Bo Gum Daftar Wajib Militer Jadi Tentara Angkatan Laut

Park Bo Gum Daftar Wajib Militer Jadi Tentara Angkatan Laut

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:50 WIB

Terkini

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

×