facebook

Bayi Kembar Siam Asal Turki Sukses Jalani Operasi di Inggris, Siap Pulang

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Bayi Kembar Siam Asal Turki Sukses Jalani Operasi di Inggris, Siap Pulang
Bayi kembar siam asal Turki berhasil menjalani operasi pemisahan di London.[Anadolu Agency]

Bayi kembar siam asal Turki sukses jalani operasi di Inggris dan siap pulang ke kampung halaman.

Suara.com - Bayi kembar siam asal Turki berhasil menjalani operasi pemisahan di sebuah rumah sakit anak di Inggris dan siap kembali ke kampung halaman.

Menyadur Anadolu Agency Rabu (10/6/2020), kembar siam asal Turki bernama Yigit dan Derman akan kembali ke Turki setelah menjalani operasi pemisahan dan penyembuhan selama enam bulan di London.

Si kembar yang lahir dengan kepala menyatu, akan dibawa kembali ke Turki pada Rabu (10/6) waktu setempat dengan pesawat yang dikirim oleh Kementerian Kesehatan Turki.

Putra dari pasangan Fatma dan Omer Evrensel menjalani operasi di Rumah Sakit Great Ormond Street London setelah diberi bantuan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Ibu Negara Emine Erdogan Desember lalu.

Baca Juga: 650 Ventilator dari Turki Mendarat di Brasil

"Operasi ini tidak dapat dilakukan di Turki, Presiden Erdogan dan istrinya Emine Erdogan membantu kami untuk datang ke sini." ujar Omer Evrensel dikutip dari Anadolu Agency.

Evrensel bertemu dengan ibu negara pertama kali saat mereka berada di Istanbul untuk mencari rumah sakit yang dapat melakukan operasi pemisahan.

"Kemudian kami dibawa ke London dengan perintah khusus dari kepresidenan setelah mendapat persetujuan dari rumah sakit di London dan ahli bedah" jelas Evrensel.

Evrensel mengatakan operasi tersebut dilakukan oleh Noor Ul Owase Jeelani, seorang ahli bedah saraf pediatri keturunan Kashmir dan ahli bedah kraniofasial David Dunaway di salah satu rumah sakit anak-anak terbesar di Inggris.

"Kami senang bisa kembali ke Turki dengan kondisi anak-anak yang sehat," kata ayah Evrensel.

Baca Juga: Alhamdulillah, 80 Persen Pasien Covid-19 Pulih di Turki

Dia berkata bahwa mereka sebagai orang tua dari si kembar tidak pernah putus asa dan percaya bahwa akan Tuhan membantu mereka.

Komentar