Tafsiran Baru Kalender Suku Maya: Dunia akan Berakhir pada 21 Juni

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 10:14 WIB
Tafsiran Baru Kalender Suku Maya: Dunia akan Berakhir pada 21 Juni
Bangunan Suku Maya. [Mists of Palenque].

Suara.com - Perubahan iklim, pandemi virus Corona, hingga meningkatnya ketegangan politik global membuat dunia yang kita tempati tampak berada dalam kondisi muram.

Namun, tafsiran atau gagasan teoritis terbaru yang dikemukakan ilmuan bernama Paolo Tagaloguin, membuat kesan kita terhadap dunia semakin bertambah buruk.

Menyadur Sputniknews, Tagaloguin menyebut dunia akan kiamat pada 21 Juni 2020. Prediksi itu muncul setelah dirinya mengalkulasi ulang kalender suku Maya, yang dalam satu dekade terakhir sering digunakan untuk memprediksi hari akhir umat manusia.

"Mengikuti kalender Julian, kita secara teknis berada di tahun 2012. Jumlah hari yang hilang dalam satu tahun karena pergantian ke kalender Georgia adalah 11 hari," beber Tagaloguin menjelaskan, seperti dikutip Sputniknews, Rabu (17/6/2020).

"Selama 268 tahun menggunakan kalender Georgia (1752-2020), jumlah itu dikali 11 hari sama dengan 2.948 haru. 2.948 hari sama dengan delapan tahun."

Ilustrasi peninggalan Suku Maya. [Shutterstock]
Ilustrasi peninggalan Suku Maya. [Shutterstock]

Dalam cuitannya di Twitter, Tagaloguin merujuk prediksi kiamat sebelumnya yang akan jatuh tahun 2012--yang diketahui tidak terbukti.

Tagaloguin terkesan ingin mengatakan bahwa prediksi sebelumnya salah lantaran menggunakan kalender Georgia dalam perhitungannya. Apabila menggunakan kalender Julian, 2012 yang dimaksud adalah 21 Juni 2020.

Profesor arkeologi mesoamerika di University College London, Inggris, Elizabeth Graham, secara tak langsung menyanggah gagasan teoritis Paolo Tagaloguin.

Dia menyebut bahwa peradaban suku Maya tidak pernah meramalkan kiamat dalam bentuk apapun atau akhir dunia. Sebaliknya, kalender Maya menandai akhir dari siklus kalender 144.000 hari yang disebut "baktun".

"Suku Maya tidak dihitung dengan apa yang kita sebut 'tahun'. Mereka hanya menggunakan beberapa hari." jelas Graham kepada Newsweek.

"Jadi, mencari tahu persamaan dengan mengasumsikan suku Maya menghitung 'tahun' tidak akan berhasil."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arkeolog Temukan Situs Upacara Suku Maya Tertua dan Terbesar

Arkeolog Temukan Situs Upacara Suku Maya Tertua dan Terbesar

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 14:15 WIB

Perubahan Iklim Sebabkan Kiamat Serangga?

Perubahan Iklim Sebabkan Kiamat Serangga?

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 13:15 WIB

Arti Dukhan dan Kaitannya dengan Hari Kiamat Dalam Pandangan Islam

Arti Dukhan dan Kaitannya dengan Hari Kiamat Dalam Pandangan Islam

News | Senin, 04 Mei 2020 | 19:11 WIB

Mengenal Tanda-tanda Kiamat, Ini Urutan Peristiwanya

Mengenal Tanda-tanda Kiamat, Ini Urutan Peristiwanya

News | Senin, 20 April 2020 | 08:43 WIB

Terkini

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:13 WIB

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:05 WIB