alexametrics

Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Uji Coba Tahap Akhir di UEA

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini
Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Uji Coba Tahap Akhir di UEA
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

China kesulitan uji coba vaksin virus corona di dalam negeri.

Suara.com - Perusahaan farmasi China National Biotec Group Co (CNBG) sedang bersiap untuk melakukan uji coba vaksin Covid-19 tahap akhir buatannya di UEA. Menyadur Bloomberg pada Rabu (24/06/2020), perusahaan ini sudah mendapat persetujuan dari UEA.

Uji coba tahap III untuk vaksin Covid-19 ini akan bermitra dengan perusahaan asal Abu Dhabi namun belum ada bocoran tentang kepastian waktu dan jumlah orang yang terdaftar dalam uji coba.

Sebagai salah satu perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin Covid-19, CNBG perlu melanjutkan uji coba tahap III untuk menguji apakah produk yang mereka kembangkan efektif melawan virus corona.

Perusahaan yang mengembangkan vaksin ini harus mencari tempat dengan wabah virus aktif untuk menyelesaikan tahap akhir pengujian pada manusia, yang membutuhkan ribuan orang.

Baca Juga: Meluncur 14 Juli, UEA Akan Jadi Negara Arab Pertama yang Capai Mars

Di China, jumlah kasus virus corona cukup rendah sehingga membuatnya tak layak untuk melakukan uji coba di dalam negeri. Sementara itu, kasus virus corona di UAE masih tinggi dengan ratusan kasus setiap hari.  Total angkanya bahkan lebih dari 45.000 infeksi.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Bulan lalu, perusahaan bioteknologi China, CanSino Biologics Inc., juga mendapat persetujuan untuk melakukan pengujian vaksin bersama militer China di Kanada namun keputusannya belum final.

Hal serupa juga terjadi pada Sinovac Biotech Ltd. yang bermarkas di Beijing. Pihaknya bermitra dengan Instituto Butantan untuk melakukan uji coba terhadap 9.000 orang di Brasil, tetapi belum ada persetujuan untuk melanjutkan proyek ini.

Perusahaan dari negara lain juga berlomba-lomba masuk tahap III dalam uji coba vaksin, diantaranya kolaborasi AstraZeneca Plc dengan Universitas Oxford yang akan uji coba di di Brasil dan Moderna Inc. yang akan uji coba pada 30.000 orang di AS.

Baca Juga: Untuk Pertama Kali, Maskapai UEA Mendarat di Israel, Bawa 16 Ton Bantuan

Komentar