Seludupkan Narkoba Pakai Drone, 3 Warga Singapura Ditangkap

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 24 Juni 2020 | 20:36 WIB
Seludupkan Narkoba Pakai Drone, 3 Warga Singapura Ditangkap
Ilustrasi drone. (Pixabay/Powie)

Suara.com - Kepolisian Malaysia berhasil menangkap tiga tersangka yang terlibat dalam kasus penyeludupan narkoba dengan menggunakan drone.

Menyadur Channel News Asia pada hari Rabu (24/62020) kepolisian Malaysia telah menangkap dua orang tambahan atas sebuah kasus penyeludupan narkoba menggunakan drone. Pesawat tanpa awak itu membawa barang haram dari Johor Bahru ke Singapura.

Penangkapan ini terjadi setelah pihak berwenang mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka telah menangkap warga Singapura bernama Mohamad Azli Ahmad Said (40) juga dikenal sebagai "Boy Setan".

Kepala polisi Johor Ayob Khan Mydin Pitchay mengatakan bahwa seorang perempuan Malaysia (23) ditangkap  di Taman Mount Austin. Satu orang lagi adalah seorang pria (41) warga Singapura, ditangkap di sebuah kondonimium di kota Johor Bahru.

Ayob Khan mengatakan, baik Mohamad Azli dan rekan prianya adalah anggota masyarakat rahasia dan juga dicari oleh Kepolisian Singapura (SPF) atas kasus narkoba dan kriminal.

"Kedua lelaki itu dalam keadaan mabuk ketika kami menanyai mereka, jadi kami beri waktu. Mungkin akan ada lebih banyak operasi yang diluncurkan, karena jika kita perhatikan, jumlah total obat yang disita tidak banyak. Bahkan obat-obatan yang disita di Singapura tidak banyak. Tetapi ini adalah operandi baru," kata Ayob Khan saat konferensi pers dikutip dari Channel News Asia.

Polisi Malaysia menyita 30 pil ekstasi, 13,6 gram sabu, dan 2,4 gram heroin, dengan nilai total 2.590 ringgit (sekitar Rp 8,5 juta).

"Kami akan menuntut mereka di sini terlebih dahulu, karena pelanggaran dilakukan di Malaysia. Mereka akan menghadapi hukum Malaysia sebelum kami memulangkan mereka (ke Singapura)," tambah Ayob Khan.

Ketika ditanya tentang kemungkinan mencegah penerbangan drone seperti itu di masa depan, ia mengatakan polisi belum memiliki peralatan yang memadai.

"Sebenarnya, drone membutuhkan izin dari otoritas penerbangan publik, seperti Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM). Setiap penerbangan drone membutuhkan izin," jelas Khan.

"Apalagi jika Anda menerbangkan drone di ruang keamanan seperti markas polisi atau titik masuk / keluar imigrasi." tambahnya.

SPF dan Biro Narkotika Pusat (CNB) mengatakan dalam rilis berita bersama pada Sabtu lalu bahwa empat warga Singapura ditangkap setelah pihak berwenang menangkap sebuah drone yang membawa obat-obatan di Taman Waduk Kranji.

Menurut rilis berita tersebut, polisi mendeteksi "aktivitas pesawat tak berawak yang tidak biasa" di sekitar taman sekitar pukul 5.45 sore waktu setempat pada Rabu lalu.

Petugas dari Divisi Polisi Woodlands dikirim untuk menyelidiki dan mereka mengamati sebuah drone yang membawa sebuah tas.

Polisi kemudian menemukan dan menangkap dua pria, berusia 29 dan 34, diyakini mereka yang mengoperasikan pesawat tanpa awak tersebut. Drone dan tas hitam kemudian disita. Investigasi menunjukkan tas hitam tersebut berisi zat yang dicurigai sebagai obat-obatan terlarang.

"Kedua orang itu diduga telah mengoperasikan pesawat tak berawak dari Singapura, untuk mengirim obat-obatan dari Malaysia. Data penerbangan yang diambil dari salah satu ponsel tersangka menunjukkan bahwa pesawat tak berawak itu telah terbang dari Kranji ke Johor Bahru dan kembali lagi ke Kranji pada hari yang sama." jelas pihak SPF dan Biro Narkotika Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis! Kena PHK dan Dicerai Suami, Ibu 6 Anak Hidup Berjejalan di Mobil

Tragis! Kena PHK dan Dicerai Suami, Ibu 6 Anak Hidup Berjejalan di Mobil

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 18:13 WIB

Kabar Baik, Tingkat Kesembuhan Virus Corona di Malaysia Sudah 95,8 Persen

Kabar Baik, Tingkat Kesembuhan Virus Corona di Malaysia Sudah 95,8 Persen

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 17:44 WIB

Hari Ini Sekolah di Malaysia Kembali Dibuka, Apa Saja Persiapannya?

Hari Ini Sekolah di Malaysia Kembali Dibuka, Apa Saja Persiapannya?

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 07:55 WIB

Terkini

Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo

Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:11 WIB

Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK

Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:59 WIB

Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo

Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB

Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM dalam Program MBG

Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM dalam Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB

DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Anggaran dengan BGN, Ada Apa?

DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Anggaran dengan BGN, Ada Apa?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB

Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!

Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:46 WIB

Guru Keluhkan MBG Ganggu KBM, Pembagian Makanan hingga Ompreng Sita Waktu Belajar

Guru Keluhkan MBG Ganggu KBM, Pembagian Makanan hingga Ompreng Sita Waktu Belajar

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:45 WIB

Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta

Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:42 WIB

Apakah Harga Minyak Dunia Kembali Normal Setelah AS - Iran Damai?

Apakah Harga Minyak Dunia Kembali Normal Setelah AS - Iran Damai?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:35 WIB

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:31 WIB