Unik dan Menggemaskan, Gajah di India Punya Gaya Rambut Bob nan Stylish

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 10 Juli 2020 | 21:37 WIB
Unik dan Menggemaskan, Gajah di India Punya Gaya Rambut Bob nan Stylish
Gajah India dengan gaya rambut bob. (Twitter/@SudhaRamenIFS)

Suara.com - Seekor gajah kuil di Tamil Nadu, India mendadak populer setelah fotonya viral di media sosial. Rupanya gajah ini punya gaya rambut bob nan stylish dan warganet dibuat gemas karenanya.

Menyadur Gulf News pada Jumat (10/07/2020), gajah yang disebut 'Bob-cut Sengamalam' ini bahkan punya banyak penggemar karena gaya rambutnya yang unik.

"Dia terkenal sebagai 'Bob-cut Sengamalam' yang memiliki klub penggemar besar hanya untuk gaya rambutnya," cuit petugas hutan Sudha Ramen sambil membagikan foto gajah ini di akunnya.

Warga Twitter tak hanya merasa gemas, tapi juga menyayangkan raksasa lembut yang penuh gaya ini nerada di penangkaran, bukan alam bebas.

Lalu bagaimana cara gajah itu mendapat gaya stylish untuk rambutnya?

Gajah India dengan gaya rambut bob. (Twitter/@eli_sad)
Gajah India dengan gaya rambut bob. (Twitter/@eli_sad)

Semua terjawab dari unggahan foto Sudha yang memperlihatkan seekor gajah tengah disisir untuk merapikan rambut atau yang lebih tepat disebut poni untuk mendapatkan gaya rambut bob yang menggemaskan itu.

Pengguna Twitter yang sebelumnya pernah ke sana berbagi foto dan mengatakan dia adalah gajah ramah yang ceria.

"Ketika dia berada di kamp peremajaan gajah di Mettupalayam. Dia sangat ramah dan ceria," tulisnya.

Pengguna lainnya juga bercerita bagaimana gajah ini dimandikan oleh penjaganya dan rambutnya yang selalu disisir rapi setelah mandi.

Gajah India dengan gaya rambut bob. (Twitter/@SudhaRamenIFS)
Gajah India dengan gaya rambut bob. (Twitter/@SudhaRamenIFS)

"Saya pergi ke kuil itu empat bulan yang lalu, hanya 8 km jauhnya dari desa saya. Saya sangat menyukai gaya rambutnya. Saya menyaksikannya dimandikan oleh penjaganya. Setelah mandi, rambutnya disisir .."

Petugas Hutan menuliskan tentang aturan pengelolaan tawanan gajah yang kuat di Twitter. Ia berkata, aturan itu harus diikuti dan itulah yang menyebabkan gajah-gajah banyak dirantai di India.

"Kita semua tahu bahwa banyak gajah yang ditahan di banyak tempat di India. Dan, pahamilah bahwa hewan tawanan atau hewan yang lahir di penangkaran akan merasa sangat sulit untuk bertahan hidup. Aturan Pengelolaan Tawanan Gajah kuat dan diikuti. "

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kali Terjadi: Gajah Kembar Lahir di Sri Lanka

Pertama Kali Terjadi: Gajah Kembar Lahir di Sri Lanka

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2020 | 12:26 WIB

Populasi Gajah Sumatera Bertambah Menjadi 693 Ekor

Populasi Gajah Sumatera Bertambah Menjadi 693 Ekor

Foto | Minggu, 05 Juli 2020 | 08:55 WIB

Ratusan Gajah Mati Misterius, Ahli Was-was Virus Baru

Ratusan Gajah Mati Misterius, Ahli Was-was Virus Baru

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 13:40 WIB

Terkini

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB