Terinfeksi Virus Corona, Pangkalan Militer AS di Okinawa Jepang Lockdown

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 13 Juli 2020 | 21:25 WIB
Terinfeksi Virus Corona, Pangkalan Militer AS di Okinawa Jepang Lockdown
Ilustrasi tentara (Shutterstock).

Suara.com - Dua pangkalan militer AS di Okinawa, Jepang,lockdown karena 62 pasukannya terinfeksi virus corona.

Menyadur Channel News Asia pada Senin (13/07/2020), ada tiga pangkalan militer yang terinfeksi tapi hanya dua yang lockdown.

"Sekitar 39 kasus Corona terdeteksi di Pangkalan Udara Korps Marinir Futenma, 22 kasus Corona terdeteksi di Camp Hansen dan satu kasus Corona terdeteksi di Camp Kinser," ungkap juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga.

"Puluhan orang itu dinyatakan positif corona antara 7 Juli hingga 12 Juli waktu setempat," lanjutnya.

Terkait hal itu, laman Facebook Marine Corps Installation Pacific langsung mengumumkan penangguhan seluruh akses ke luar pangkalan militer dan fasilitas yang tidak penting langsung ditutup.

Ilustrasi militer Israel (Shutterstock).
Ilustrasi militer. (Shutterstock).

Anggota Marinir, tanggungan dan warga sipil bisa bergerak bebas di dalam pangkalan tapi perlu izin untuk pergi ke luar termasuk janji medis. Lonjakan infeksi ini memicu ketegangan Gubernur Okinawa Denny Tamaki.

"Warga Okinawa terkejut dengan apa yang dikatakan oleh militer AS. Kami sekarang benar-benar ragu apakah militer AS sudah mengambil langkah-langkah pencegahan penyakit yang memadai."

Tamaki menuntut transparansi dalam hal ini dan meminta pembicaraan lebih lanjut antara militer AS dengan pejabat Okinawa. Tak hanya meminta rincian jumlah kasus, Tamaki juga langsung melakukan lockdown di Futenma dan Camp Hansen sebagai langkah pencegahan.

Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)
Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)

Ada sekitar 50 ribu tentara AS yang ditempatkan di Okinawa, di bawah pakta keamanan bilateral. Warga Okinawa kerap mengeluh tentang polusi, kebisingan dan kejahatan di lingkungan pangkalan AS ini.

Hingga saat ini, Okinawa memiliki sekitar 150 kasus virus corona. Secara keseluruhan, Jepang memiliki sekitar 21.000 kasus dan 1.000 kematian. Tokyo melaporkan lebih dari 200 kasus baru selama tiga hari berturut-turut pada hari Sabtu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Disinggung Jokowi, Positivity Rate Corona DKI Hari Ini Masih Tinggi

Sudah Disinggung Jokowi, Positivity Rate Corona DKI Hari Ini Masih Tinggi

News | Senin, 13 Juli 2020 | 20:35 WIB

Singapura Buka Bioskop di Tengah Peningkatan Kasus Virus Corona

Singapura Buka Bioskop di Tengah Peningkatan Kasus Virus Corona

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 20:40 WIB

Wanita Tanpa Gejala Tak Sadar Sebarkan Virus Corona Melalui Lift

Wanita Tanpa Gejala Tak Sadar Sebarkan Virus Corona Melalui Lift

News | Senin, 13 Juli 2020 | 20:17 WIB

Terkini

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:05 WIB

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:45 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB