Ramai Protes Perubahan Hagia Sophia, Politikus Islam: Zionis Kok Dibiarkan?

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Minggu, 19 Juli 2020 | 16:06 WIB
Ramai Protes Perubahan Hagia Sophia, Politikus Islam: Zionis Kok Dibiarkan?
Masjid Hagia Sophia di Turki. (Anadolu Agency/Muhammed Enes Yildirim)

Suara.com - Politikus islam terkemuka Malaysia, Abdul Hadi Awang mengritik keras protes yang dilakukan negara-negara barat terkait perubahan status Hagia Sophia menjadi masjid.

Menurut pria yang menjabat sebagai utusan khusus Malaysia untuk Timur Tengah itu, sikap negara-negara barat menunjukkan mereka masih dibelenggu islamophobia--diskriminasi terhadap islam.

Menurut Awang, negara-negara yang memprotes perubahan status Hagia Sophia punya standar ganda dalam menilai sesuatu.

Pasalnya, saat Israel berencana merobohkan Masjid Al-Aqsa--masjid suci ketiga umat islam--negara-negara barat disebut Awang tak berani berkomentar dan bungkam.

“Negara-negara ini tetap diam ketika Israel berencana untuk menghancurkan Masjid al-Aqsa di Yerusalem," kata Abdul Hadi Awang dikutip Anadolu Agency, Minggu (19/7/2020).

"Sekarang mereka memprotes Hagia Sophia," sambung pria yang juga pemimpin Partai Islam Malaysia (PAS) itu.

Menyadur Malaysiakini, Awang mengecam sikap tak adil dari negara barat. Menurutnya, bangsa-bangsa yang memprotes masih berpegang teguh terhadap diskriminasi umat muslim.

"Mereka seharusnya bersikap tegas menyokong sekularisme yang memisahkan agama dari politik," beber Awang.

"Oleh itu, jelas bahawa mereka masih dibelenggu dengan Islamofobia yang mereka ciptakan sendiri."

baca juga

“Mereka tetap berdiam diri terhadap Zionis yang merancang untuk merampas dan merobohkan masjid Al-Aqsa yang dahulunya menjadi kiblat pertama (arah solat) bagi umat Islam," lanjutnya.

Hagia Sophia. [Shutterstock]
Hagia Sophia. [Shutterstock]

Turki di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Endrogan telah mengubah status Hagia Sophia di Istanbul sebagai masjid pada Jumat (10/7/2020).

Keputusan itu langsung mendapat banyak kecaman dari berbagai negara, termasuk Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan dan Kebudayaan (UNESCO).

Pasalnya, sebelum berubah status, Hagia Sophia difungsikan sebagai museum pada 1934 oleh pemimpin sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

Jauh sebelum itu, Hagia Siphia memang penuh dengan sejarah yang berhubungan dengan agama Islam dan Kristen, serta bangsa Asia dan Eropa.

Dalam sejarahnya, Hagia Sophia adalah bangunan gereja yang dibangun pada 537 masehi oleh kekaisaran Bizantium.

Statusnya berubah menjadi masjid pada 1453 setelah Konstantinopel (Istanbul) ditaklukan oleh Kerajaan Ottoman yang dipimpin Sultan Muhammad al Fatih.

Lalu di bawah kepemimpinan Presiden Mustafa Kemal Ataturk, Hagia Sophia diubah statusnya menjadi museum, sebelum Erdogan mengembalkannya sebagai masjid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erdogan Tegaskan Urusan Hagia Sophia Tak Ada yang Bisa Ikut Campur

Erdogan Tegaskan Urusan Hagia Sophia Tak Ada yang Bisa Ikut Campur

News | Minggu, 19 Juli 2020 | 05:27 WIB

Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Ayasofya Jadi Nama Anak Populer

Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Ayasofya Jadi Nama Anak Populer

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2020 | 10:38 WIB

Bantu Ringankan Derita Rakyat Palestina, Indonesia Kucurkan Rp36,5 Miliar

Bantu Ringankan Derita Rakyat Palestina, Indonesia Kucurkan Rp36,5 Miliar

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 21:37 WIB

Bikin Bangga, Putra Aceh Ini Diundang Erdogan Baca Al Quran di Hagia Sophia

Bikin Bangga, Putra Aceh Ini Diundang Erdogan Baca Al Quran di Hagia Sophia

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:58 WIB

Berapa Usia Hewan yang Sah untuk Kurban? Ini Syarat Sah Usia Hewan Kurban

Berapa Usia Hewan yang Sah untuk Kurban? Ini Syarat Sah Usia Hewan Kurban

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:10 WIB

Terkini

9 Sampo Penghilang Uban Sachet Praktis, Harganya Mulai Rp8 Ribuan

9 Sampo Penghilang Uban Sachet Praktis, Harganya Mulai Rp8 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:48 WIB

China Jadi Sumber Terbesar Emisi SF6 Dunia, Klaim Daur Ulang Dipertanyakan

China Jadi Sumber Terbesar Emisi SF6 Dunia, Klaim Daur Ulang Dipertanyakan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:48 WIB

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Profil I Gusti Bagus Widya Putra, Pria yang Sempat Halangi Tim Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Profil I Gusti Bagus Widya Putra, Pria yang Sempat Halangi Tim Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:44 WIB

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

John Herdman Terang-terangan Soal Pencoretan 3 Pemain Persib dari Timnas Indonesia

John Herdman Terang-terangan Soal Pencoretan 3 Pemain Persib dari Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

Tabrak Semangat UU TPKS, DPR: Mas Bechi Tak Semestinya Mudah Bebas

Tabrak Semangat UU TPKS, DPR: Mas Bechi Tak Semestinya Mudah Bebas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

Tante Sonya Bukan Cuma Soal Cinta Beda Usia, Ini Alasan Serialnya Menarik Ditonton

Tante Sonya Bukan Cuma Soal Cinta Beda Usia, Ini Alasan Serialnya Menarik Ditonton

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 14:40 WIB

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:40 WIB

×