Sedih, Penyiar Radio Umumkan Kematian Ibunya sebagai Pasien Covid-19

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Sedih, Penyiar Radio Umumkan Kematian Ibunya sebagai Pasien Covid-19
Ilustrasi penyiar radio (Shutterstock).

Penyiar radio ini kerap memberi kabar pribadinya tapi kali ini adalah yang paling sedih.

Suara.com - Seorang penyiar radio di Melbourne, Craig 'Huggy' Huggins harus mengabarkan berita yang menyedihkan. Ibunya dinyatakan sebagai pasien Covid-19 yang meninggal dan ia harus menyampaikan informasi itu saat bekerja.

Menyadur News pada Kamis (30/07/2020), Huggins mengabarkan berita itu dengan sangat emosional pada hari Selasa. Setelah menyiarkan kabar kematian ibunya, Hugins langsung pamit dan mengatakan ia harus pulang secepatnya.

"Melalui Gold 104.3, saya selalu merasa bahwa Anda dan saya memiliki hubungan semacam itu di mana kami dapat saling memberi tahu satu sama lain," katanya.

"Jadi saya ingin memberitahu bahwa pekerjaan hari ini akan selesai lebih awal. Saya akan pulang sekarang," ujar Huggins yang bekerja mulai jam 9 pagi hingga 12 malam.

Penyiar radio yang mengabarkan berita kematian ibunya. (Twitter/@gold1043)
Penyiar radio yang mengabarkan berita kematian ibunya. (Twitter/@gold1043)

"Saya baru saja menerima telepon yang memberi tahu saya bahwa ibu saya yang sudah tua, Joyce meninggal di panti jompo karena Covid-19."

"Tidak perlu menelepon saya, saya tahu pikiran Anda bersama saya dan keluarga saya," lanjutnya.

Dramatisnya, Huggins dengan profesional mengingatkan pendengar untuk mematuhi aturan jaga jarak dan tetap memakai masker untuk mencegah virus corona, penyakit yang merenggut nyawa ibunya.

"Tapi saya hanya ingin meminta kalian untuk berhati-hati. pakai masker, jaga jarak sosial dan lakukan hal yang benar."

"Banyak orang yang tidak tahu siapa pun yang memiliki virus, tapi sekarang Anda tahu, itu adalah ibuku. Tetap aman dan aku akan kembali beberapa hari lagi."

Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Elizabeth Fischer, NIAID/NIH)
Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Elizabeth Fischer, NIAID/NIH)

Pada hari Senin, Huggins memberi tahu para pendengar bahwa kondisi ibunya telah memburuk. Hari ini, dia mengatakan ingin tetap terbuka dan jujur.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS