AS Dominasi Bisnis Layanan Cloud, Eropa Khawatir Keamanan Data

Erick Tanjung

Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:53 WIB
AS Dominasi Bisnis Layanan Cloud, Eropa Khawatir Keamanan Data
(Shutterstock)

Suara.com - Di era teknologi, kumpulan data menjadi komoditi bisnis yang paling diburu. Banyak perusahaan Eropa khawatir dengan dominasi AS dalam bisnis dan teknologi Cloud. Sekarang Jerman dan Prancis galang aliansi baru.

Dilansir dari Deutsche Welle (DW), selama ini, bisnis penyimpanan dan pemrosesan data lewat jaringan digital yang lazim disebut Cloud didominasi oleh raksasa teknologi AS. Sementara di Eropa, para pelaku bisnis dan pemerintahan gagal mencapai kesepakatan membentuk layanan Cloud untuk menandingi dominasi itu.

Perusahaan besar Jerman seperti Deutsche Bank dan Lufthansa misalnya menggunakan layanan Google Cloud, sedangkan raksasa otomotif Volkswagen (VW) menggunakan layanan Amazon Web Services. Bahkan Kementerian Kesehatan Prancis memilih Microsoft untuk menampung dan memroses data-data penelitiannya.

Bagi banyak perusahan, menggunakan layanan Cloud memang lebih murah dan praktis. Perusahaan tidak perlu melakukan investasi besar dan membeli peralatan sendiri untuk membuat sarana penyimpanan dan pemrosesan data.

Khawatirkan keamanan data

Tapi sekarang makin banyak pelaku ekonomi di Eropa menyatakan khawatir karena data-data berharga mereka makin banyak, namun tidak ada sistem layanan Cloud milik Eropa sendiri.

Uni Eropa akan "kehilangan pengaruh dalam bidang digital dan gagal mengambil peran sentral dalam bisnis ini" kata sebuah laporan yang baru-baru ini dirilis kelompok pakar dan pemimpin media di bawah kepemimpinan Henning Kagermann, mantan kepala perusahaan perangkat lunak Jerman, SAP. "Mayoritas data Eropa disimpan di luar Eropa, atau jika disimpan di Eropa pun, ada di server milik perusahaan non-Eropa," kata Henning Kagermann.

Dalam sebuah pertemuan tertutup antara kalangan perusahaan dan profesional teknologi informasi, yang dihadiri jurnalis kantor berita AFP dengan syarat anonimitas, seorang pejabat senior Prancis mengeluhkan soal serupa. "Kita punya masalah keamanan dan kedaulatan yang sangat besar dengan Cloud," katanya.

"Dalam banyak kasus, ini memang soal kenyamanan,“ karena memang lebih mudah untuk memakai layanan raksasa teknologi dari AS ''daripada membangun sendiri sebuah opsi Eropa," lanjut pejabat itu.

Salah satu penyebab kekhawatiran Eropa adalah UU di AS yang disebut Cloud Act. UU yang diadopsi tahun 2018 dan memberikan badan intelijen AS dalam kasus-kasus tertentu hak akses atas data-data yang disimpan dan dikelola perusahaan-perusahaan AS, sekalipun servernya tidak berada di wilayah AS.

Upaya Prancis-Jerman menembus dominasi AS

Selain soal keamanan data, kalangan perusahaan dan pembuat kebijakan di Eropa juga mulai prihatin dengan ketertinggalan Eropa dalam bisnis teknologi informasi. Prancis dan Jerman bulan Juni lalu meluncurkan prakarsa baru yang dinamakan proyek GAIA-X, yang bertujuan untuk mengembangkan sistem Cloud dari Eropa yang mampu bersaing di pasar global.

Langkah semacam ini pernah digalang Eropa, ketika membentuk perusahaan penerbangan Airbus untuk mematahkan dominasi Boeing di pasar dunia. GAIA-X pertama-tama bertujuan menetapkan standar di Eropa, sehingga berbagai perusahaan dapat menawarkan layanan penyimpanan dan pemrosesan data dengan standar keamanan yang tinggi.

Juga harus dibuat prosedur bagi akses lembaga keamanan dan intelijen terhadap data-data itu dalam kerangka yurisdiksi Eropa. Prakarsa Prancis-Jerman ini nantinya diharapkan bisa menyediakan layanan Cloud yang lebih cocok bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di bawah kerangka hukum di Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:10 WIB

Dugaan Skandal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Pengamat: FIFA Menakut-nakuti Penonton

Dugaan Skandal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Pengamat: FIFA Menakut-nakuti Penonton

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:19 WIB

Wapres AS JD Vance: Kesepakatan dengan Iran Sudah Dekat, Tapi Belum

Wapres AS JD Vance: Kesepakatan dengan Iran Sudah Dekat, Tapi Belum

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:55 WIB

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:05 WIB

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:11 WIB

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:41 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB