Mendikbud Terima Hibah Merek Dagang Merdeka Belajar dari Najelaa Shihab

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:29 WIB
Mendikbud Terima Hibah Merek Dagang Merdeka Belajar dari Najelaa Shihab
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengklarifikasi soal pemakaian slogan Merdeka Belajar, yang ternyata merupakan merek dagang milik Sekolah Cikal yang didirikan Najelaa Shihab.

Nadiem menyebut permasalahan merek beres karena Sekolah Cikal sudah menghibahkan nama Merdeka Belajar untuk digunakan Kemendikbud dalam program pendidikan selama lima tahun kepemimpinan Nadiem Makarim.

"Pada kesempatan ini saya hendak menyampaikan bahwa Sekolah Cikal sudah siap untuk menghibahkan merek dagang dan merek jasa dari nama Merdeka Belajar kepada Kemendikbud tanpa biaya dan atau kompensasi apa pun," kata Nadiem dalam jumpa pers virtual, Jumat (14/8/2020).

Menurut Nadiem, kesepakatan hibah tersebut dicapai tanpa biaya atau transaksi uang sepeser pun sebab seluruh pihak dapat menggunakan prinsip Merdeka Belajar dalam pengembangan pendidikan di Indonesia.

"Tidak ada kompensasi yang diberikan kepada sekolah cikal dalam bentuk apapun, nantinya penggunaan merdeka belajar bisa digunakan oleh banyak pihak tanpa harus mengeluaran kompensasi selama masih dalam kaitannya sesuai dengan kaidah dan aturan yg berlaku. jadi tidak ada kompensasi," ucapnya.

Nadiem juga membantah anggapan yang menyebut pihaknya mempromosikan Sekolah Cikal melalui hibah Merdeka Belajar ini.

"Sudah jelas tidak, kita ingin merdeka belajar itu menjadi suatu teriakan revolusi dari Sabang sampai Merauke," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Nadiem juga mengucapkan terima kasih kepada saudara dari pembawa acara berita Najwa Shihab itu karena sudah berkenan menghibahkan Merdeka Belajar kepada Kemendikbud.

"Kemendikbud memberi apresiasi kepada ibu Najelaa Shihab sebagai perwakilan Sekolah Cikal yang akan menghibahkan hak merek Merdeka Belajar kepada kemendikbud," pungkas Nadiem.

Sebagai informasi, Merdeka Belajar merupakan merek dagang diajukan oleh PT Sekolah Cikal sejak tahun 2018 untuk masuk dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kemenkumham dan disetujui pada 22 Mei 2020 dengan nomor pendaftaran IDM000760133.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Jokowi Reshuffle Separuh Kabinet, Amien Rais Singgung Menteri Nadiem

Minta Jokowi Reshuffle Separuh Kabinet, Amien Rais Singgung Menteri Nadiem

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:06 WIB

Diprotes NU, Muhammadiyah, dan PGRI, Nadiem Tunda POP ke Januari 2021

Diprotes NU, Muhammadiyah, dan PGRI, Nadiem Tunda POP ke Januari 2021

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:44 WIB

Didatangi Nadiem, NU Berubah Pikiran dan Gabung Lagi di POP Kemendikbud

Didatangi Nadiem, NU Berubah Pikiran dan Gabung Lagi di POP Kemendikbud

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:18 WIB

Nadiem: Indonesia Telat Buka Sekolah di Masa Pandemi Dibanding Negara Lain

Nadiem: Indonesia Telat Buka Sekolah di Masa Pandemi Dibanding Negara Lain

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:35 WIB

Nadiem Akui Belajar Online Picu Penyakit Psikologi: Anak Tak Bisa Main

Nadiem Akui Belajar Online Picu Penyakit Psikologi: Anak Tak Bisa Main

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:29 WIB

Mendikbud: Sekitar 1000 Karya Inovasi dan Teknologi Lahir di Tengah Pandemi

Mendikbud: Sekitar 1000 Karya Inovasi dan Teknologi Lahir di Tengah Pandemi

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 18:01 WIB

Terkini

Cak Imin Soroti Mitra MBG yang Flexing di Medsos: Euforia Pengusaha Baru

Cak Imin Soroti Mitra MBG yang Flexing di Medsos: Euforia Pengusaha Baru

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:07 WIB

Lebih dari 20% Wilayah Pesisir Alami Perubahan Air Tanah, Ancaman Salinisasi Menguat

Lebih dari 20% Wilayah Pesisir Alami Perubahan Air Tanah, Ancaman Salinisasi Menguat

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:05 WIB

Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini

Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:56 WIB

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:56 WIB

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB