Lakukan Operasi Amputasi di Teras, Dokter Bedah Ini Kehilangan Izin Praktik

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2020 | 20:18 WIB
Lakukan Operasi Amputasi di Teras, Dokter Bedah Ini Kehilangan Izin Praktik
Ilustrasi dokter.[Unsplash/Online Marketing]

Suara.com - Seorang dokter di negara bagian Missouri, Amerika Serikat dicabut lisensi kerjanya setelah mengamputasi jari pasiennya di teras tempat prakteknya

Menyadur ABC News, Kamis (20/8/2020), John Ure yang merupakan ahli bedah kehilangan lisensi setelah mengoperasi pasien yang terkena penyakit gangren.

Dewan dari Missouri State Board of Registration for Healing Arts menyatakan apa yang dilakukan oleh dokter berusia 73 tahun ini menyalani aturan.

Akibatnya, dewan memutuskan untuk mencabut lisensi kerja dokter ini pada Rabu (19/8) lalu.

Disebutkan, Ure pada Mei 2016 lalu secara sengaja melakukan amputasi jari kaki pasien penderita gangren di teras kantornya yang juga dijadikan sebagai gudang mesin.

Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan (pixabay/DarkoStojanovic)
Ilustrasi dokter (pixabay/DarkoStojanovic)

Bukan tanpa alasan, dokter yang bertugas di daerah pedesaan Deepwater, menyebut ia hanya berupaya untuk membantu pasien yang takut dengan rumah sakit.

Pasien yang merupakan kawannya itu, disebutkan bersikeras menolak untuk pergi ke rumah sakit meski ia memiliki gangren mengancam kesehatannya.

Tak punya pilihan lain, Ure pun akhirnya mengamputasi kaki temannya di teras tersebut. Ia menegaskan proses operasi dilakukan sesuai prosedur.

"Amputasi jari kaki ini, semuanya benar-benar steril, di bawah matahari yang cerah dan udara segar," ujar Ure.

Dokter ini menyebut apa yang dilakukan dewan kesehatan tidak adil, menuding para penjabat berwenang berniat mencabut dia dari praktik medisnya.

Selain dinyatakan melanggar aturan atas operasi di teras, pihak dewan kesehatan juga menyatakan bersalah karena meresepkan obat penghilang rasa sakit secara tidak tepat untuk dua pasien yang berbeda.

Atas keputusan ini, Ure tak bisa mengajukan permohonan pemulihan lisensi kerja hingga dua tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Hari Dirawat, Ibu dari Dokter Jantung Ini Sempat 10 Jam Tak Dapat Kamar

15 Hari Dirawat, Ibu dari Dokter Jantung Ini Sempat 10 Jam Tak Dapat Kamar

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2020 | 16:50 WIB

80 Dokter Indonesia Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Ini Daftarnya!

80 Dokter Indonesia Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Ini Daftarnya!

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:47 WIB

41 Adegan di Klinik Dokter Sarsanto WS, Tersangka Peragakan Bakar Janin

41 Adegan di Klinik Dokter Sarsanto WS, Tersangka Peragakan Bakar Janin

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:12 WIB

Terkini

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB