Keponakan Pablo Escobar Temukan Uang Rp 268 Miliar di Ruang Bawah Tanah

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 14:16 WIB
Keponakan Pablo Escobar Temukan Uang Rp 268 Miliar di Ruang Bawah Tanah
Ilustrasi foto Pablo Escobar [shutterstock]

Suara.com - Keponakan Pablo Escobar menemukan uang tunai sebesar 14 juta poundsterling (sekitar Rp 268 miliar) yang disimpan dalam kantong plastik di ruang bawah tanah salah satu rumah gembong narkoba tersebut.

Menyadur The Sun, Jumat (25/9/20202) Nicolas Escobar mengatakan kepada media Kolombia bahwa sebuah "visi" menginspirasinya untuk mencari uang di apartemen tempat dia tinggal selama lima tahun di kota Medellin.

Nicolas mengatakan ini bukan pertama kalinya dia menemukan uang di tempat-tempat yang digunakan 'Raja Kokain' untuk menghindari penangkapan. Pablo Escobar memang dikenal memiliki jutaan properti di seluruh negeri.

Nicolas Esocobar mengatakan kepada jaringan TV Kolombia Red+Noticias bahwa dia juga menemukan mesin tik, telepon satelit, pena emas, kamera, dan rol film yang belum dikembangkan.

"Setiap kali saya duduk di ruang makan dan melihat ke arah tempat parkir, saya melihat seorang pria memasuki tempat itu dan menghilang." ujar Nicolas.

Properti Pablo Escobar [shutterstock]
Properti Pablo Escobar [shutterstock]

"Baunya [di dalam] sangat mencengangkan. Bau yang 100 kali lebih buruk dari bau sesuatu yang telah mati." sambungnya.

Dia menambahkan bahwa banyak uang kertas kotor yang sudah membusuk disimpan di dinding dan tidak dapat digunakan lagi.

Pablo Escobar disebut-sebut sebagai orang terkaya ketujuh di planet ini pada puncak karier perdagangan obat biusnya, dan mengumpulkan kekayaan bersih hingga 30 miliar dolar.

Sebagai pemimpin kartel Medellin, Pablo Escobar mengendalikan lebih dari 80 persen kokain yang dikirim ke Amerika Serikat.

Dia dikejar oleh pihak berwenang selama beberapa dekade sebelum kematiannya dalam baku tembak dengan polisi pada tahun 1993.

Desas-desus tentang kekayaannya yang tersembunyi sudah beredar di kampung halamannya di Medellin sejak dia dibunuh.

Gembong itu menggunakan kekayaannya untuk mendanai gaya hidupnya yang mewah setelah melarikan diri dari penjara pada tahun 1992.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desmond Tak Percaya Napi Asal China Kabur Gali Tanah: Kesannya Direkayasa

Desmond Tak Percaya Napi Asal China Kabur Gali Tanah: Kesannya Direkayasa

News | Kamis, 24 September 2020 | 10:06 WIB

Sinopsis Narcos yang Tayang di Netflix

Sinopsis Narcos yang Tayang di Netflix

Entertainment | Selasa, 22 September 2020 | 20:51 WIB

Sudah Memeras Uang, Pemilik Kontrakan Ini Rudapaksa Gadis SMA

Sudah Memeras Uang, Pemilik Kontrakan Ini Rudapaksa Gadis SMA

Sumsel | Rabu, 16 September 2020 | 19:40 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB