Kalah Main Ludo, Anak Laporkan Ayah Kandung ke Pengadilan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 28 September 2020 | 16:12 WIB
Kalah Main Ludo, Anak Laporkan Ayah Kandung ke Pengadilan
Ilustrasi permainan Ludo.[Pixabay]

Suara.com - Seorang wanita di kota Bhopal India, melaporkan ayahnya sendiri ke pengadilan keluarga setelah kalah bermain papan Ludo.

Menyadur Gulf News, Senin (28/9/2020) wanita berusia 24 tahun itu, bersama dua saudara kandung dan ayahnya, mereka mulai bermain permainan papan empat pemain tersebut.

Namun, wanita tersebut kalah dari ayahnya sendiri dan menjadi sangat dendam hingga mereka harus menjalani konseling untuk menyelesaikan masalah.

Dia menolak untuk mengomunikasikan masalahnya dengan anggota keluarga dan langsung mencari konseling di pengadilan keluarga tentang masalah tersebut.

Seorang penasihat pengadilan keluarga, Sarita Rajani mengatakan bahwa wanita itu mengatakan cara ayahnya bermain membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

Wanita itu dilaporkan mengatakan bahwa awalnya dia percaya dapat mengalahkan ayahnya dan tidak berharap untuk dikalahkan.

Namun, sang ayah terus mengalahkan putrinya beberapa kali dan memprovokasinya hingga wanita muda itu berhenti memanggilnya sebagai "ayah".

"Seorang wanita muda berusia 24 tahun datang kepada kami dan mengatakan bahwa ketika dia bermain Ludo dengan saudara dan ayahnya, ayahnya membunuh tokennya dan dia merasa itu melanggar kepercayaan. Dia bilang dia telah mempercayai ayahnya dan tidak berharap dikalahkan olehnya," kata Rajani.

Konselor pengadilan keluarga juga mengatakan bahwa kebutuhan untuk belajar bagaimana menerima kekalahan sama pentingnya dengan mengklaim kemenangan.

baca juga

Hubungan antara anggota keluarga tampaknya membaik setelah wanita tersebut menerima empat sesi konseling.

Perempuan berusia 24 tahun, bungsu dari tiga bersaudara ini, sedang melanjutkan studi di tempat lain sementara keluarganya tinggal di Bhopal.

Ludo adalah permainan papan strategi yang dapat dimainkan oleh dua hingga empat pemain. Seperti game cross and circle lainnya, Ludo berasal dari game India Pachisi, tetapi lebih sederhana.

Board game Android, Ludo King. [Google Play Store]
Board game Android, Ludo King. [Google Play Store]

Para pemain memacu empat token mereka dari awal hingga selesai sesuai dengan gulungan dadu tunggal sesuai giliaran.

Kekinian, permainan ini juga sudah bisa dimainkan di ponsel pintar dengan nama Ludo King. Game besutan Gametion Technologies tersebut memiliki ukuran sebesar 41 MB.

Ludo King merupakan game multi-player lintas platform dan mendukung mode offline.

Sesuai namanya, game ini menggunakan papan seperti ular tangga atau monopoli yang bisa dimainkan oleh dua hingga empat orang. Pemain harus menggerakkan token untuk mencapai bagian tengah papan Ludo untuk bisa menang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas Kebersihan Menyamar Jadi Dokter, Lecehkan Pasien Covid-19

Petugas Kebersihan Menyamar Jadi Dokter, Lecehkan Pasien Covid-19

News | Senin, 28 September 2020 | 14:12 WIB

Wanita Diperkosa Sopir dan Kondektur saat Bus Tengah Melaju

Wanita Diperkosa Sopir dan Kondektur saat Bus Tengah Melaju

News | Senin, 28 September 2020 | 09:58 WIB

Demi Menikah Keempat Kali, Devi Nekat Habisi Anak Kandung

Demi Menikah Keempat Kali, Devi Nekat Habisi Anak Kandung

News | Senin, 28 September 2020 | 09:54 WIB

Terkini

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

×