Sukmawati Sebut PKI Berideologi Pancasila: Kenapa Jadi Masalah?

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 30 September 2020 | 11:09 WIB
Sukmawati Sebut PKI Berideologi Pancasila: Kenapa Jadi Masalah?
Putri Presiden Pertama Republik Indonesia Sukmawati Soekarnoputri memberikan keterangan pers di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (4/4).

Suara.com - Putri proklamator Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri mengatakan orang-orang Partai Komunis Indonesia atau PKI sejatinya berideologi Pancasila, sama seperti rakyat umumnya.

Dalam forum diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One, Selasa (29/9/2020), Sukmawati mengatakan, sejumlah senior dari Partai Nasional Indonesia atau PNI sempat memberitahu dia mengenai gerakan terlarang tersebut.

Bahkan, pada akhirnya dia memahami, sebenarnya tak ada yang salah dari ideologi yang dianut anggota PKI. Sebab, seperti yang telah disinggung di awal, masih ada Pancasila di tubuh mereka.

“Ini setahu saya, ideologi (yang dianut) PKI, menurut senior-senior saya dan tokoh-tokoh PNI, waktu itu memberikan info ataupun ilmu kepada saya, mereka mengatakan bahwa PKI itu tidak menolak Pancasila. Jadi, kalau dibilang PKI itu ideologinya apa, sih? Sebetulnya ideologinya ya Pancasila,” ujar Sukmawati.

“Jadi, kenapa harus menjadi masalah? PKI itu ideologinya Pancasila,” sambungnya seperti dikuti Hops.id--jaringan Suara.com--, Rabu (30/9/2020).

Maka itu, kata Sukmawati, PKI sejatinya berbeda dengan gerakan komunisme di sejumlah negara, seperti Uni Soviet dan juga China.

Sebab, di dua negara tersebut, paham yang tertanam di kepala mereka secara mutlak adalah komunisme. Sedangkan, PKI masih merujuk pada nilai-nilai Pancasila.

“Nah, tapi kalau bicara komunisme yang ada di Uni Soviet atau RRC, memang benar itu (ideologinya) komunisme dengan partai tunggal. Jadi, satu komando. Kalau harus A, ya A. Harus B, ya B. Begitu,” terangnya.

Kemungkinan munculnya penganut komunisme bawah tanah
Sukmawati beranggapan, secara hukum, komunisme sudah dilarang di Indonesia.

baca juga

Namun, boleh jadi, ada sejumlah masyarakat yang secara sembunyi-sembunyi masih membawa pemikiran tersebut.

Sayangnya, masyarakat tak bisa mendeteksi hal itu, lantaran bentuk atau wujud ideologi sangat abstrak.

“Jadi kalau ditanya ideologi PKI, kata para senior itu, ya Pancasila. So, kalau Pancasila ya berarti masih hidup. Kalau komunis kan secara institusi partainya saja sudah bubar, jadi sudah enggak ada.”

Sukmawati Soekarnoputri di ILC.(Youtube ILC)
Sukmawati Soekarnoputri di ILC.(Youtube ILC)

“Nah, secara ideologi, saya enggak tahu. (Terutama) kader-kader komunis underground (bawah tanah). Itu, apakah juga setuju dengan Pancasila seperti para seniornya yang telah tiada? Atau mereka bercita-cita ingin seperti komunisme di Uni Soviet dan RRC? Tapi intinya kan negara kita bukan kaisar atau feodalisme, tapi republik,” terangnya.

Penganut ideologi bawah tanah, kata Sukmawati, bukan hanya berasal dari pendukung komunisme saja, melainkan juga pendukung lainnya.

Salah satunya, kelompok Islam yang hendak mendirikan negara berdasarkan hukum-hukum keislaman. Kendati pemerintah melarang, mungkin ada sejumlah pihak yang menyimpan keinginan tersebut.

“Jadi kalau ideologi itu underground, bisa saja masih hidup, seperti juga yang bermimpi dan bercita-cita mendirikan negara Islam, itu underground kan masih ada. Misalnya, HTI dibubarkan, ah gampang ganti pakaian bisa. Tapi kan tetap, ideologi yang mereka inginkan adalah negara Islam,” kata dia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reklamasi Ancol, KIARA Sindir Pembicara ILC: Jangan Religius sama Seseorang

Reklamasi Ancol, KIARA Sindir Pembicara ILC: Jangan Religius sama Seseorang

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 10:54 WIB

Tiga Politikus Adu Argumen Soal Jokowi Marahi Menteri, Karni Ilyas: Sudah!

Tiga Politikus Adu Argumen Soal Jokowi Marahi Menteri, Karni Ilyas: Sudah!

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 18:17 WIB

Arya Sinulingga Singgung Peran Prabowo, Fadli Zon: Kalau Itu Menhan Betul

Arya Sinulingga Singgung Peran Prabowo, Fadli Zon: Kalau Itu Menhan Betul

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:47 WIB

Terungkap Alasan Rocky Gerung Jarang Muncul di ILC TV One

Terungkap Alasan Rocky Gerung Jarang Muncul di ILC TV One

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 09:25 WIB

Jadi Sorotan Netizen, Penampilan Baru Ali Mochtar Ngabalin Tanpa Sorban

Jadi Sorotan Netizen, Penampilan Baru Ali Mochtar Ngabalin Tanpa Sorban

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 09:07 WIB

Anies Minta Pemerintah Introspeksi Diri: Kata Longgarkan Itu Tidak Ada

Anies Minta Pemerintah Introspeksi Diri: Kata Longgarkan Itu Tidak Ada

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:00 WIB

Anies Diserang Para Menteri, Geisz Chalifah: Kok Saya Kangen Soeharto

Anies Diserang Para Menteri, Geisz Chalifah: Kok Saya Kangen Soeharto

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:41 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×