Pertempuran Mematikan, Armenia Akui Pasukannya Banyak Jadi Korban

Siswanto, BBC

Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:08 WIB
Pertempuran Mematikan, Armenia Akui Pasukannya Banyak Jadi Korban
[BBC]

Suara.com - Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, mengakui pasukannya banyak menjadi korban dalam pertempuran dengan Azerbaijan saat memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh.

Namun demikian, Pashinyan mengeklaim pasukannyaa secara umum masih dalam kendali.

Adapun Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, menuduh Armenia telah menyerang jaringan pipa gas dan minyaknya, Rabu lalu.

Sementara, para pemimpin Rusia dan Turki telah mendesak agar pertempuran kedua pihak diakhiri.

Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan, tetapi daerah tersebut dikendalikan oleh etnis Armenia.

Pertempuran terbaru, yang pecah pada 27 September, telah menjadi yang paling intens dalam beberapa dekade terakhir, dengan ratusan orang tewas sejauh ini di kedua sisi.

Gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia telah disetujui oleh kedua belah pihak akhir pekan lalu, tetapi tidak berjalan.

Kedua negara tersebut berhadapan dalam perang mematikan memperebutkan Nagorno-Karabakh pada akhir 1980-an dan awal 1990-an.

Meskipun mereka mengumumkan gencatan senjata pada 1994, Armenia dan Azerbaijan tidak pernah berhasil menyetujui perjanjian damai.

baca juga

Apa kata Pashinyan?

Dalam pidato yang disiarkan di televisi secara nasional pada Rabu, Pashinyan mengatakan Armenia telah menderita "banyak korban."

"Saya tunduk kepada semua korban kami, para martir, keluarga mereka, orang tua mereka dan terutama ibu mereka, dan saya menganggap kehilangan mereka adalah kehilangan saya, kehilangan pribadi saya, kehilangan keluarga saya," katanya.

"Kita semua perlu tahu bahwa kita sedang menghadapi situasi yang sulit," tambahnya.

Tetapi Pashinyan mengatakan bahwa meskipun "kehilangan tenaga dan peralatan," pasukan Armenia masih dalam kendali secara umum dan telah menimbulkan "banyak kerugian tenaga dan peralatan pada musuh."

"Ini bukan pernyataan putus asa atau kehilangan harapan. Saya memberikan informasi ini karena saya berkomitmen untuk mengatakan yang sebenarnya kepada orang-orang kami," katanya.

"Kita harus menang, kita harus hidup, kita harus membangun sejarah kita, dan kita sedang membangun sejarah kita, kisah baru kita, pertempuran heroik baru kita."

Apa lagi yang terjadi?

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, menuduh Armenia pada Rabu telah menyerang jaringan pipa gas dan minyaknya.

"Armenia mencoba menyerang dan mengambil kendali jaringan pipa kami," katanya dalam wawancara dengan penyiar Turki, Haberturk.

"Jika Armenia mencoba untuk mengambil alih jaringan pipa di sana, saya dapat mengatakan bahwa hasilnya akan sangat buruk bagi mereka."

Kementerian pertahanan Azerbaijan juga mengatakan telah menghancurkan peluncur rudal balistik di wilayah Armenia yang menargetkan kota-kotanya.

Juru bicara kementerian pertahanan Armenia, Shushan Stepanyan, membenarkan bahwa beberapa posisi pertahanan mereka telah diserang, tetapi membantah bahwa pasukan Armenia pernah menembakkan "satu rudal, peluru atau proyektil" ke Azerbaijan, demikian laporan kantor berita AFP.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara melalui telepon pada hari Rabu, dalam panggilan telepon pertama mereka sejak bentrokan pecah.

"Mereka menekankan kebutuhan mendesak akan upaya bersama untuk mengakhiri pertumpahan darah secepat mungkin dan bergerak menuju penyelesaian damai masalah Nagorno-Karabakh," kata Kremlin.


Fakta kunci tentang Nagorno-Karabakh

  • Wilayah pegunungan dengan luas sekitar 4.400 kilometer persegi
  • Secara tradisional dihuni oleh orang Armenia Kristen dan Muslim Turki
  • Di masa Soviet, menjadi daerah otonom di dalam republik Azerbaijan
  • Diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, tetapi mayoritas penduduknya adalah etnis Armenia
  • Diperkirakan satu juta orang mengungsi akibat perang pada 1988-1994, dan sekitar 30.000 tewas
  • Pasukan separatis merebut beberapa wilayah tambahan di sekitar wilayah di Azerbaijan pada perang tahun 1990-an
  • Kebuntuan konflik sebagian besar terjadi sejak gencatan senjata tahun 1994
  • Turki secara terbuka mendukung Azerbaijan
  • Rusia memiliki pangkalan militer di Armenia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Azerbaijan Tantang Turki soal Larangan Hijab di Sekolah, Erdogan Diminta Tutup Mulut

Azerbaijan Tantang Turki soal Larangan Hijab di Sekolah, Erdogan Diminta Tutup Mulut

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 18:23 WIB

2 dari 6 Terduga Pembunuh Valenth Alexie Tamboto di Armenia Dipulangkan ke Indonesia

2 dari 6 Terduga Pembunuh Valenth Alexie Tamboto di Armenia Dipulangkan ke Indonesia

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:01 WIB

WNI Bunuh WNI di Armenia, 6 Pelaku Ditangkap

WNI Bunuh WNI di Armenia, 6 Pelaku Ditangkap

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:36 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

3 Klub Eropa Dirumorkkan Ingin Boyong Eliano Reijnders dari Persib

3 Klub Eropa Dirumorkkan Ingin Boyong Eliano Reijnders dari Persib

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 13:17 WIB

Bintang Persib Eliano Reijnders Dikabarkan Masuk Radar Klub Liga Azerbaijan

Bintang Persib Eliano Reijnders Dikabarkan Masuk Radar Klub Liga Azerbaijan

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 18:51 WIB

Terkini

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×