Usai Debat dengan Ulil Soal Revolusi, Rustam Kembali Didebat Partai Socmed

Siswanto

Kamis, 15 Oktober 2020 | 15:35 WIB
Usai Debat dengan Ulil Soal Revolusi, Rustam Kembali Didebat Partai Socmed
Ilustrasi pemilu (Unsplash/5Element)

Suara.com - Setelah berdebat dengan cendekiawan muslim Ulil Abshar Abdalla soal isu revolusi, analis politik dan ekonomi Rustam Ibrahim kembali berdebat dengan @PartaiSocmed di Twitter dengan topik yang sama pula.

Berawal dari pernyataan Rustam yang menyebutkan, "jika ada kaum intelektual mendukung revolusi menurut saya aneh! Kalau revolusi menang seringkali yang diandalkan bukan pikiran, tapi senjata dan massa. Bukan kedamaian, tapi kekerasan."

Tetapi menurut @PartaiSocmed, tidak semua yang mengkritik keras perilaku pemerintah saat ini menginginkan penggulingan pemerintahan yang sah. Situasi bangsa yang terjadi sekarang ini, menurut dia, memang wajar dikritik dan perlu.

Rustam setuju dengan kalangan yang mengkritik keras perilaku pemerintah. Tetapi, dalam pernyataan di media sosialnya, Rustam mengambil posisi berbeda, karena menurut dia banyak yang disebut "kritik" tetapi tidak berpijak pada kenyataan yang sebenarnya. "Banyak hoax, cercaan, hinaan, makian."

Rustam mengatakan dirinya menentang penggantian suatu pemerintahan yang dipilih rakyat secara demokratis tanpa melalui pemilu. Sebab, menurut dia, hal itu akan mengundang kekerasan. "Saya tidak pernah yakin, demokrasi bisa bertahan jika pemerintah demokrasi dijatuhkan dari jalanan," kata Rustam.

Menurut Rustam sering media dan kaum intelektual berilusi jika pemerintah demokratis dijatuhkan lewat demo, keadaan akan lebih baik. Rustam menegaskan sejarah menunjukkan sebaliknya. "Yang berkuasa kemudian adalah yang menguasai senjata atau mempunyai massa sangat doktriner. Media dan kaum intelektual justru duluan jadi korban," katanya.

Dia menyontohkan demo oposisi berkelanjutan di Thailand tahun 2014 "memaksa" militer ambil alih kekuasaan sampai sekarang (2020).

"Dan demo akhir-akhir ini "memaksa" militer menetapkan keadaan darurat. Jika seandainya terjadi di Indonesia demo berkepanjangan dan ditetapkan status darurat sipil atau militer, mau?" kata Rustam.

@PartaiSocmed yang menegaskan tidak setuju penjatuhan pemerintah yang sah, tetapi dia menolak argumentasi yang disampaikan Rustam tersebut.  "Sejarah tidak selalu menunjukkan seperti itu, contoh jatuhnya Soeharto dan komunisme justru melahirkan pemerintah yang lebih demokratis," kata dia.

baca juga

Rustam menjelaskan jika rezim otoriter dijatuhkan melalui demo jalanan (people power) biasanya diikuti dengan proses transisi ke demokrasi. Akan tetapi jika pemerintahan demokratis dijatuhkan melalui demo jalanan, kata dia, bisa menjadi awal dari munculnya rezim otoriter. "Percayalah," katanya.

@PartaiSocmed  juga tidak sependapat dengan argumentasi tersebut. Dia menyontohkan yang terjadi pada Presiden Abdurrachman Wahid. "Hasty generalization lagi. Sejarah membuktikan rezim Gus Dur yang demokratis dijatuhkan tetapi tetap tidak mengubah demokrasi kita."

@PartaiSocmed dinilai Rustam tidak tepat. Menurut dia, Gus Dur jatuh bukan karena didemo.  "Anda salah! Gus Dur tidak dijatuhkan lewat jalanan. Tapi melalui proses MPR. Waktu itu konstitusi kita belum mengatur secara jelas proses pemakzulan (impeachment). Era Gus kita masih berada dalam masa-masa awal transisi ke demokrasi. Dan Gus Dur tidak dipilih secara langsung."

Rustam menambahkan, "anda ingin menjatuhkan Presiden yang dipilih secara demokratis? Anda mulai saja proses dan tahap-tahap pemakzulan. Ada tercantum secara jelas dalam Konstitusi setelah Amandemen."

@PartaiSocmed mengukuhkan pendapatnya. "Bapak yang sabar. Gus Dur dijatuhkan lewat jalanan dan MPR. Begitu juga Soeharto, dia turun atas keinginan sendiri, tapi setelah demo berkepanjangan. Kejatuhan keduanya berawal dari jalanan dan berakhir secara 'konstitutional."

"Baik! Saya ikuti argumen anda. Yang ingin menjatuhkan silakan mulai dari jalanan, dan kemudian dilanjutkan secara konstitusional. Proses pemakzulan jelas tercantum dalam UUU 1945 setelah diamandemen," Rustam menanggapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:40 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:10 WIB

Kisah Zafran Sebelum Film 5 cm Diangkat Lewat 5cm: Revolusi Hati, Siap Tayang Tahun Ini

Kisah Zafran Sebelum Film 5 cm Diangkat Lewat 5cm: Revolusi Hati, Siap Tayang Tahun Ini

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 13:49 WIB

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah

Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:06 WIB

Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng dan DI Yogyakarta Hari Ini

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng dan DI Yogyakarta Hari Ini

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:25 WIB

KPK Periksa Kepala Bapenda dan ASN Dinas PUPR Kuansing

KPK Periksa Kepala Bapenda dan ASN Dinas PUPR Kuansing

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali

Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali

Bali | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

×