Debat Capres AS: Joe Biden Sebut Donald Trump seperti Abraham Lincoln

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 09:34 WIB
Debat Capres AS: Joe Biden Sebut Donald Trump seperti Abraham Lincoln
Donald Trump saat debat presiden melawan Joe Biden.[YouTube/SkyNews]

Suara.com - Joe Biden menyebut Donald Trump seperti Abraham Lincoln pada saat debat calon presiden Amerika Serikat putaran terakhir.

Menyadur The Sun, Jumat (23/10/2020) selama debat yang digelar di Nashville, Tennessee mengenai hubungan ras, Biden mengatakan kepada Trump bahwa dia adalah salah satu presiden paling rasis dalam sejarah modern.

Merujuk pada presiden AS yang pindah untuk menghapus perbudakan pada tahun 1863, Trump mengklaim: "Sejak Abraham Lincoln, tidak ada yang melakukan apa yang telah saya lakukan untuk komunitas Kulit Hitam."

"Saya orang paling tidak rasis di ruangan ini," tegas Trump.

Tetapi Biden menyerang Trump karena perbandingannya dengan Abraham Lincoln.

"Abraham Lincoln di sini adalah salah satu presiden paling rasis dalam sejarah modern," kata Biden, mengacu pada Trump.

"Dia menuangkan bahan bakar ke setiap isu rasis. Setiap orang. Dia memulai kampanyenya dengan menuruni eskalator dengan mengatakan bahwa dia akan menyingkirkan 'pemerkosa Meksiko' itu. Dia melarang Muslim karena mereka Muslim." jelas Joe Biden.

Kemudian Trump menjawab: "Dia menyebutkan Abraham Lincoln, dari mana asalnya?"

"Anda bilang Anda Abraham Lincoln," sela Biden.

baca juga

"Tidak, tidak. Saya tidak mengatakan 'Saya Abraham Lincoln.'" jata Trump.

"Saya berkata, 'Sejak Abraham Lincoln, apakah ada yang melakukan apa yang telah saya lakukan untuk komunitas Kulit Hitam'." jelas Trump.

Trump mencoba mencemari catatan hak-hak sipil Biden dengan menunjuk kasus RUU kejahatan tahun 1994 dan menyebut Biden mengklaim bahwa dia menyebut orang kulit hitam sebagai pemangsa super.

Biden sebelumnya mengatakan RUU kejahatan adalah kesalahan.

Perselisihan capres tersebut dipicu setelah moderator Kristen Welker, dari NBC News, bertanya kepada Trump tentang gerakan Black Lives Matter di Amerika Serikat.

"Tuan Presiden, Anda menggambarkan gerakan Black Lives Matter sebagai simbol kebencian. Anda membagikan video seorang pria yang meneriakkan 'kekuatan putih' kepada jutaan pendukung Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Selesai, Tiga Astronot AS dan Rusia Kembali Ke Bumi: Kerjasama Langka

Misi Selesai, Tiga Astronot AS dan Rusia Kembali Ke Bumi: Kerjasama Langka

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 16:30 WIB

Debat Capres AS, Donald Trump Sebut Udara di India Kotor, Publik Murka

Debat Capres AS, Donald Trump Sebut Udara di India Kotor, Publik Murka

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:53 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Para Wanita Ini Tunjukkan Kemaluan Protes Trump?

CEK FAKTA: Benarkah Para Wanita Ini Tunjukkan Kemaluan Protes Trump?

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:21 WIB

Terkini

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

×