Foto Kehamilannya Jadi Objek Kampanye Hitam, Ponakan Prabowo Angkat Bicara

M. Reza Sulaiman | Ria Rizki Nirmala Sari
Foto Kehamilannya Jadi Objek Kampanye Hitam, Ponakan Prabowo Angkat Bicara
Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bertemu delegasi Pemuda Kristen Tangsel dan Banten di Restoran Remaja Kuring, Jalan Ciater Barat Raya, Ciater, Serpong, Kota Tangsel, Kamis (27/8/2020).

Foto kehamilan anak pertama Sara dijadikan objek pelaku untuk menjatuhkan nama Sara dalam Pilkada Serentak 2020.

Suara.com - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kembali diserang kampanye hitam melalui media sosial. Foto kehamilan anak pertamanya dijadikan objek pelaku untuk menjatuhkan nama Sara dalam Pilkada Serentak 2020.

Maternity photoshoot atau foto kehamilan kerap menjadi pilihan para ibu untuk mengabadikan momen saat mengandung sang anak. Namun, tidak semua orang dapat melihat nilai seni dari foto tersebut.

Sebab, foto kehamilan Sara yang diambil lima tahun lalu malah dijadikan objek kampanye hitam melalui media sosial Facebook.

"Saya jelaskan, foto yang beliau tampilkan adalah foto yang diambil oleh suami saya saat saya hamil anak saya yang pertama, lebih dari 5 tahun lalu. Kenapa tidak mudah didapatkan? Karena memang foto tersebut saya unggah saat foto itu diabadikan, yaitu, sekali lagi, lebih dari 5 tahun lalu," kata Sara dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara.com, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Foto Hamil Keponakan Prabowo Disebar, Pengacara: Dilakukan dengan Sengaja

Sara masih menganggap lazim dengan penyebaran foto itu. Namun ia menyoroti dengan narasi yang menyertai penyebaran foto itu yakni 'yang mau coblos udelnya silahkan'.

Sara lantas menjelaskan kalau foto kehamilan itu seharusnya menjadi momen kebahagian dan kebanggaan karena sebagai ungkapan syukur calon orang tua yang diberikan kepercayaan untuk membesarkan seorang anak. Ia jelas menyayangkan kalau foto kehamilan itu malah dijadikan alat serangan kepadanya yang tengah bergelut di Pilkada Tangsel.

Keponakan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu lantas menerangkan kalau kehamilan adalah kodrat perempuan dan menjadi berkat yang belum tentu semua perempuan dapat merasakannya.

"Jika berkat ini bisa digunakan untuk melecehkan seorang perempuan, ibu, dan calon pemimpin daerah, maka apakah contoh ini yang kita berikan kepada generasi berikutnya? Apakah beliau yang memuat itu nyaman jika ibundanya diperlakukan demikian oleh siapa pun?," tanyanya.

Sara mengaku sedih lantaran masih ada yang malah menganggap dirinya terlalu berlebihan dalam menanggapi unggahan foto kehamilannya tersebut.

Baca Juga: Saraswati Akan Ngadu ke Prabowo Dapat Pelecehan Seksual Coblos Udel

Memang mulanya ia tidak mau menanggapinya. Akan tetapi Sara mengaku akan tegas terhadap apapun bentuk pelecehan seksual.

Komentar