Pengamat: Partai Masyumi Bisa Masuk Parlemen 2024, Tapi..

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 10 November 2020 | 18:24 WIB
Pengamat: Partai Masyumi Bisa Masuk Parlemen 2024, Tapi..
Logo Partai Masyumi. [Wikipedia]

Suara.com - Partai Masyumi kembali dideklarasikan pada Sabtu (7/11/2020) lalu. Bagaimana potensi pergerakan partai berbasis Islam yang didirikan pada awal kemendekaan tersebut?

Direktur Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra menilai, pengalaman sebelumnya partai berbasis Islam itu akan sulit tumbuh di tengah multi partai Islam. Apalagi kelompok pengikut Masyumi kini sudah tersebar di berbagai partai politik Islam yang sudah eksis terlebih dahulu.

Kendati begitu, bukan berarti partai Masyumi tidak bisa berkembang ke depannya.

"Bukan berarti harapan itu tidak ada," kata Dedi saat dihubungi Suara.com, Selasa (10/11/2020).

Dedi membayangkan kalau Partai Masyumi kemudian diisi oleh tokoh-tokoh berpengaruh dan berada di posisi seberang pemerintah. Misalnya saja Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI besutan Gatot Nurmantyo, Partai KAMMI bentukan Amien Rais hingga Front Pembela Islam/FPI yang dipimpin Habib Rizieq Shihab.

Menurutnya kalau kelompok-kelompok itu mau bergabung dengan Partai Masyumi, bukan tidak mungkin partai itu akan memiliki kekuatan besar. Bahkan Dedi tidak menampik bisa mencapai parlemen.

"Bukan mustahil Masyumi melenggang ke parlemen di 2024. Setidaknya itu jauh lebih baik dibanding mereka tetap dengan kelompoknya sendiri-sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, deklarasi Partai Masyumi dilakukan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun ke-75 di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat.

Tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Cholil Ridwan memimpin deklarasi tersebut.

"Kami yang bertanda tangan di bawah ini, mendeklarasikan kembali aktifnya Partai Politik Islam Indonesia yang dinamakan Masyumi," kata Cholil saat deklarasi yang disiarkan secara virtual, Sabtu (7/11/2020).

"Kami berjanji, akan berjihad demi terlaksananya ajaran dan hukum Islam di Indonesia melalui Masyumi. Semoga Allah meridhoi perjuangan Masyumi hingga meraih kemenangan di Indonesia," tambahnya.

Sejumlah tokoh disebutkan bakal menjadi calon Majelis Syuro Partai Masyumi.

Adapun nama-nama yang dipilih sebagai calon Majelis Syuro Partai Masyumi ialah mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir dan Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdulah Hehamahua.

Kemudian ada pula nama-nama lainnya seperti Ahmad Cholil Ridwan, Abdul Manan, Adnin Armas, Abbas Toha, Ahmad Yani, Alfian Tanjung, Amin Djamaluddin, Farid Ahmad Okbah, Fuad Amsyari, Gunarto Muchsin, Habib Muchsin Alatas, Jel Fathullah, Masri Sitanggang, Nur Chaniago, Ulil Amri Syafrie, dan Wan Abubakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump

Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 21:03 WIB

Menimbang Arah Baru Partai Berbasis Islam, Dari Ideologi ke Pragmatisme Kekuasaan

Menimbang Arah Baru Partai Berbasis Islam, Dari Ideologi ke Pragmatisme Kekuasaan

Opini | Kamis, 13 November 2025 | 14:51 WIB

Jejak Yusril Ihza Mahendra, Menteri Pilihan Prabowo Anak Aktivis Partai Masyumi

Jejak Yusril Ihza Mahendra, Menteri Pilihan Prabowo Anak Aktivis Partai Masyumi

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2024 | 12:04 WIB

Profil Partai Masyumi yang Dukung Anies-Muhaimin Maju Pemilu 2024

Profil Partai Masyumi yang Dukung Anies-Muhaimin Maju Pemilu 2024

Kotak Suara | Senin, 02 Oktober 2023 | 17:09 WIB

BREAKING NEWS: Deklarasi di NasDem Tower, Partai Masyumi Dukung Anies-Cak Imin

BREAKING NEWS: Deklarasi di NasDem Tower, Partai Masyumi Dukung Anies-Cak Imin

Kotak Suara | Selasa, 05 September 2023 | 18:13 WIB

Muhammad Arsyad, Pejuang Bangsa yang Pernah Menjadi Pengurus Partai Masyumi

Muhammad Arsyad, Pejuang Bangsa yang Pernah Menjadi Pengurus Partai Masyumi

Your Say | Senin, 03 Oktober 2022 | 08:24 WIB

Sebut PKS, PPP, PAN dan PKB Partai Kere, Jazilul: Kegagalan Umat Islam Tak Punya Modal

Sebut PKS, PPP, PAN dan PKB Partai Kere, Jazilul: Kegagalan Umat Islam Tak Punya Modal

News | Kamis, 29 September 2022 | 12:48 WIB

Tuding KPU Langgar Administrasi, 7 Partai Politik Tak Bisa Ikut Pemilu 2024

Tuding KPU Langgar Administrasi, 7 Partai Politik Tak Bisa Ikut Pemilu 2024

News | Rabu, 14 September 2022 | 12:44 WIB

Mengenal Prawoto Mangkusasmito, Ketua Umum Terakhir Partai Masyumi

Mengenal Prawoto Mangkusasmito, Ketua Umum Terakhir Partai Masyumi

Your Say | Kamis, 30 Juni 2022 | 08:42 WIB

Terkini

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB