Suara.com - Joe Biden berbicara melalui telepon dengan para pemimpin sekutu AS di Eropa, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel. Banyak pemimpin Eropa berharap hubungan dengan AS dapat diperbaiki di bawah kepemimpinan Biden.
Kantor pemerintahan Kanselir Angela Merkel mengatakan pada Selasa (10/11) bahwa Merkel telah memberi selamat kepada Joe Biden, presiden yang diproyeksikan memenangkan pemilu AS, dan wakilnya Kamala Harris, melalui panggilan telepon.
Juru bicara Merkel, Steffen Seibert, mengatakan Biden dan Merkel berbicara tentang pentingnya kemitraan trans-Atlantik.
Seibert menambahkan bahwa dalam panggilan telepon tersebut, Merkel "menyuarakan keinginannya untuk kerja sama yang erat dan dapat dipercaya."
"Kanselir dan Biden sepakat bahwa kerja sama trans-Atlantik sangat penting mengingat banyaknya tantangan global," kata Seibert.
Sebelumnya, lewat ucapan selamatnya pada Senin (9/11), Merkel mengatakan dia akan bekerja sama erat dengan Biden.
Nada bicaranya sangat berbeda bila dibandingkan dengan komunikasi kanselir kepada Presiden Donald Trump pasca kemenangan pemilu AS 2016.
Kala itu, Merkel tampak 'berceramah' tentang perlunya menghormati nilai-nilai demokrasi.
Prancis dan Inggris juga sampaikan hal serupa
Banyak pemimpin Eropa yang menyuarakan harapan serupa, yakni memperbaiki hubungan dengan AS di bawah pemerintahan Biden. Selama empat tahun kepemimpinan Trump, hubungan AS dengan Eropa menjadi sulit.
Biden juga berbicara dengan pemimpin Eropa lainnya, seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Selasa (10/110, bahkan dengan sekutu Donald Trump.
"Saya memberi tahu mereka bahwa Amerika telah kembali. Kami akan kembali untuk mencapai tujuan bersama. Ini bukan soal Amerika sendiri," kata Biden kepada wartawan di negara bagian asalnya, Delaware.
Namun, ada spekulasi tentang semulus apa hubungan antara Biden dan Johnson ke depan, mengingat PM Inggris tersebut dekat dengan Trump, juga tentang pemikiran Biden soal Brexit, dan sejarah masalah personal Johnson dengan Barack Obama selama kampanye referendum Brexit.
Meski begitu, Johnson adalah salah satu pemimpin dunia yang pertama kali memberi selamat kepada Biden atas proyeksi kemenangannya di pemilu AS.
Kantor Johnson mengatakan bahwa lewat panggilan telepon, Johnson "mengucapkan selamat dengan hangat" kepada Biden.