Bak Cerita Film, Polisi Berhasil Tangkap Pembunuh karena Tak Bisa Mengeja

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 11 November 2020 | 19:56 WIB
Bak Cerita Film, Polisi Berhasil Tangkap Pembunuh karena Tak Bisa Mengeja
Ilustrasi polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Bak cerita dalam film detektif, kepolisian India berhasil menangkap pembunuh anak bernama Ram Pratap Singh berkat kelemahan pelaku dalam mengeja kata-kata.

Menyadur Gulf News pada Rabu (11/11), Singh yang saat itu sudah menyandera korban pernah mengirimkan pesan ancaman pada keluarga korban dan meminta uang tebusan.

Ia mengirim pesan menggunakan telepon curian dan meminta uang tebusan Rs2 lakh (Dh9.929) untuk pembebasannya.

"Do lakh Rupay Seeta-Pur lekar pahuchiye. Pulish ko nahi batana nahi to hatya kar denge (Jangkau Sitapur dengan Rs2 lakh. Jangan beri tahu pulish atau aku akan membunuh anakmu)," tulisnya.

Keluarga korban lantas menyerahkan pesan itu ke kantor polisi dan pihak berwajib langsung bertindak.

Ilustrasi [shutterstock]
Ilustrasi [shutterstock]

"Kami membentuk tim untuk melacaknya. Kami menelepon kembali ke nomor ponsel. Tapi, telepon dimatikan. Kami kemudian menahan seseorang yang namanya dikeluarkan dari SIM. Tapi, dia bilang teleponnya telah dicuri."

Berdasarkan rekaman CCTV dan petunjuk, polisi menangkap 10 orang tersangka, termasuk Singh.

Untuk menangkap pelakunya, polisi meminta semua tersangka untuk menulis 'main police main bharti hona chahta hoon (saya ingin bergabung dengan polisi) di selembar kertas.

Ram Pratap Singh terperangkap dalam umpan itu dan menulis polisi sebagai 'pulish' dan Sitapur sebagai 'Seeta-Pur' seperti yang dia lakukan dalam pesan tebusan.

baca juga

Singh ditangkap pada hari Sabtu dan kemudian mengaku telah menculik dan membunuh anak itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menepi Sejenak, Mengeja Kedamaian di Taman Issuien Jepang

Menepi Sejenak, Mengeja Kedamaian di Taman Issuien Jepang

Lifestyle | Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Menyisir Desa dan Sawah Demi Mengeja Kedamaian di Air Terjun Tibu Bunter

Menyisir Desa dan Sawah Demi Mengeja Kedamaian di Air Terjun Tibu Bunter

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2019 | 19:05 WIB

Gagal Paham! Niat Mengeja, Tapi Dikira Nama Lengkapnya

Gagal Paham! Niat Mengeja, Tapi Dikira Nama Lengkapnya

Tekno | Selasa, 01 Januari 2019 | 13:34 WIB

Terkini

Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!

Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:56 WIB

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:31 WIB

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:01 WIB

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:10 WIB

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

×