Jatuh Bangun Bisnis Lobster, Fahri Hamzah Terang-terangan Akui Rugi Besar

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Kamis, 26 November 2020 | 09:13 WIB
Jatuh Bangun Bisnis Lobster, Fahri Hamzah Terang-terangan Akui Rugi Besar
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Politikus Partai Gelora Fahri Hamzah menjadi salah satu sosok yang banyak dicari publik usai Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap KPK, Rabu (25/11/2020).

Salah satu tokoh yang pernah mendapat penghargaan Bintang Mahaputera itu disorot lantaran diketahui ikut membudayakan lobster di daerah Nusa Tenggara Barat.

Fahri Hamzah dalam acara Kabar Petang angkat bicara perihal bisnis lobster yang ditekuninya sejak awal tahun 2020 lalu. Dia secara terang-terangan mengaku rugi besar menjalani bisnis yang sebenarnya cukup strategis ini.

"Saya menghitung dari harga ideal dari petani sampai pengirimannya gak masuk, ini bisnis rugi," tegas Fahri Hamzah dikutip Suara.com dari tayangan video kanal YouTube TV One News.

Fahri Hamzah bercerita lika-liku dan prosedur bisnis lobster yang menurutnya sangat riskan dengan resiko, dimulai dari pengurusan surat izin pendirian usaha.

Fahri Hamzah Angkat Bicara Perihal Bisnis Lobster yang Ditekuninya (YouTube/TVOneNews).
Fahri Hamzah Angkat Bicara Perihal Bisnis Lobster yang Ditekuninya (YouTube/TVOneNews).

"Tentu pengurusan izin tidak mudah karena ada keharusan dan kewajiban memiliki nelayan binaan. Ada dua kategori nelayan, tangkap dan budidaya. Itu dikumpulkan, saya melakukan Februari Maret karena semua berkas tanda tangan persetujuan dan kontrak harus disiapkan," ungkap Fahri Hamzah.

Kemudian, Fahri Hamzah mengaku dirinya mengumpulkan banyak nelayan. Ada sekitar 2 ribu nelayan di Nusa Tenggara Barat yang berhasil diajaknya. Oleh sebab itu, Fahri Hamzah mengatakan bisnis lobster sebenarnya ideal untuk dilakukan. Sebab, nelayan bisa ikut diuntungkan.

"Ini ideal sekali karena mereka berhasil dibina, mereka tidak saja bisa melakukan penangkapan, tapi bisa budidaya," kata Fahri Hamzah.

Meski begitu, Fahri Hamzah menegaskan bahwa bisnis lobster tetap saja butuh biaya sangat besar. Pasalnya, teknologinya belum terlalu populer.

"Budidaya lobster itu bisnis mahal karena pengusaha cenderung hanya nangkap. Teknologi belum populer," ujar dia.

"Bulan April saya apply, diverifikasi syaratnya, 30 poin diverifikasi satu per satu. Juni turun lapangan diperiksa, betul gak punya infrastruktur sampai berurusan dengan Kemenkeu karena setiap benih yang diekspor itu langsung diambil uangnya oleh negara. Sampai sekarang, uang perusahaan sekitar 1 milyar ada di dalam kas bank negara Indonesia yang diambil setiap ada pengiriman," jelas Fahri Hamzah menambahkan.

Fahri Hamzah lantas mengungkit perihal kerugian yang dialaminya dalam dua kali pengiriman sehingga membuat dia menghentikan budidaya lobster.

"Saya mencoba mengirim 16 juli dan 19 juli tapi dua pengiriman itu rugi. Nah saya menyuruh teman-teman stop, kita gak jalan lagi karena ini ada masalah," tegas Fahri Hamzah

Menurut Fahri Hamzah, ada beberapa kendala dalam bisnis lobster dari mulai benihnya atau benur.

Fahri Hamzah mengatakan, perubahan warna benur saja membuat harga langsung jatuh. Belum lagi dihadapkan pada minimnya teknologi dan tekanan pengiriman barang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Edhy Tak Segarang Bu Susi Sebabkan Illegal Fishing Marak di Natuna?

Menteri Edhy Tak Segarang Bu Susi Sebabkan Illegal Fishing Marak di Natuna?

Batam | Kamis, 26 November 2020 | 07:50 WIB

Begini Tampilan Iis Rosita Dewi Istri Edhy Prabowo usai Diperiksa KPK

Begini Tampilan Iis Rosita Dewi Istri Edhy Prabowo usai Diperiksa KPK

Riau | Kamis, 26 November 2020 | 07:35 WIB

Luhut Gantikan Tugas Edhy Prabowo Usai Ditetapkan Tersangka

Luhut Gantikan Tugas Edhy Prabowo Usai Ditetapkan Tersangka

Bisnis | Kamis, 26 November 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB