Jelang Liburan Natal dan Tahun Baru, Italia Kembali Berlakukan Lockdown

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 21 Desember 2020 | 09:18 WIB
Jelang Liburan Natal dan Tahun Baru, Italia Kembali Berlakukan Lockdown
Italia kembali berlakukan lockdown jelang liburan Natal dan Tahun Baru. [AFP/Vincenzo Pinto]

Suara.com - Italia akan memberlakukan lockdown kembali saat liburan Hari Raya Natal dan Tahun Baru untuk mengatasi dan menekan peningkatan kasus Covid-19.

Menyadur Sky News, Senin (21/12/2020) bar, restoran, dan toko non-esensial akan tutup antara tanggal 24 hingga 27 Desember, Malam Tahun Baru,dan 3-6 Januari.

Warga Italia hanya akan diizinkan bepergian untuk alasan pekerjaan, kesehatan, atau darurat.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan itu adalah "keputusan yang menyakitkan", namun harus dilakukan di tengah lonjakan infeksi COVID-19.

"Situasinya sulit di seluruh Eropa. Virus terus beredar di mana-mana," kata Giuseppe Conte.

"Pakar kami sangat khawatir bahwa akan ada lonjakan kasus selama Natal ... Oleh karena itu kami harus bertindak, tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa itu bukanlah keputusan yang mudah." sambungnya.

Dia mengatakan kunjungan terbatas akan diizinkan untuk mengunjungi orang tua yang tinggal sendiri dan menambahkan bahwa tidak akan mengerahkan polisi memastikan mereka mematuhi aturan.

Namun, Conte tetap mengimbau penduduk untuk mengikuti langkah-langkah tersebut.

Conte mengatakan tindakan itu diperlukan untuk "menghadapi liburan yang akan datang dengan cara yang lebih melindungi diri sendiri, dan juga mengingat dimulainya kembali kegiatan yang akan datang pada bulan Januari".

Italia adalah negara barat pertama yang terkena virus paling parah pada bulan Februari. Sampai saat ini sekitar 67.000 telah meninggal akibat penyakit tersebut, jumlah kematian tertinggi di Eropa.

Peningkatan tindakan keras menjelang Natal ini datang ketika beberapa negara di Eropa yang telah tertular virus corona di awal pandemi mengalami peningkatan kasus.

Swedia, yang secara komparatif memberikan respons lepas tangan terhadap pandemi dan telah berusaha untuk tidak membiarkannya mengganggu kehidupan normal, juga akan menerapkan pembatasan.

Pembatasan jumlah orang yang dapat berkumpul di restoran, toko, dan gym mulai minggu depan, sementara orang-orang diperintahkan untuk bekerja dari rumah. Pemerintah juga kini merekomendasikan penggunaan masker wajah di angkutan umum.

Negara Skandinavia tersebut tidak melakukan lockdown atau bisnis tertutup, sebaliknya mengandalkan kesehatan komunitas untuk mengendalikan infeksi.

Swiss memerintahkan restoran, bar, tempat budaya dan fasilitas olahraga untuk ditutup minggu depan. Hal tersebut diklaim diperlukan karena rumah sakit dan petugas kesehatan berada di bawah tekanan ekstrem seiring dengan jumlah kasus yang terus meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil dan Klasemen Liga Italia Usai Roma Dipecundangi Atalanta

Hasil dan Klasemen Liga Italia Usai Roma Dipecundangi Atalanta

Bola | Senin, 21 Desember 2020 | 07:57 WIB

Lazio Vs Napoli: Elang Ibu Kota Hajar Si Keledai 2-0

Lazio Vs Napoli: Elang Ibu Kota Hajar Si Keledai 2-0

Bola | Senin, 21 Desember 2020 | 05:50 WIB

Ditemukan Pasien dengan Jenis Virus Corona Baru

Ditemukan Pasien dengan Jenis Virus Corona Baru

News | Senin, 21 Desember 2020 | 05:38 WIB

Terkini

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:14 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:01 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:18 WIB

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB