Ditemukan, Paku yang Diduga Dipakai untuk Penyaliban Yesus Kristus

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 24 Desember 2020 | 15:26 WIB
Ditemukan, Paku yang Diduga Dipakai untuk Penyaliban Yesus Kristus
Sebuah paku yang diduga diapakai dalam penyaliban Yesus Kristus ditemukan di Ceko. [Daily Mail]

Suara.com - Sebuah paku yang diduga digunakan dalam penyaliban Yesus Kritus, ditemukan di dalam biara Republik Ceko.

Menyadur Obeserver, Kamis (24/12/2020), benda yang dikatakan media lokal sebagai paku tersebut ditemukan oleh para arkeolog di biara Milev di Republik Ceko.

Paku sepanjang enam inci tersebut ditemukan di lemari besi, disimpan dalam kotak yang terbuat dari kayu yang diperkirakan berasal dari abad ke-4 hingga ke-5. Kotak tersebut ditutup sebuah logam emas dan tulisan IR.

Menurut Jiri Sindelar, arkeolog yang ambil bagian dalam penemuan tersebut, huruf-huruf itu kemungkinan besar merupakan "singkatan dari bahasa Latin - Yesus Rex, yaitu Yesus Raja."

Para peneliti berpendapat bahwa klaim biara itu menyimpan paku dari proses Salib Sejati, salib tempat Yesus disalibkan, adalah realistis.

Sindelar mengungkapkan bahwa penghancuran arsip biara saat penjarahan Perang Hussite mungkin menjelaskan mengapa "tidak ada informasi" bahwa relik itu ada di sana.

Para peneliti yang menggali tempat kejadian mengatakan bahwa mereka tidak dapat memastikan apakah paku itu berasal dari 'Salib Sejati', namun mencatat bahwa temuan itu lebih besar daripada Reliquary St Maurus, lapor Kantor Berita Ceko (TK).

Reliquary Maurus adalah kotak besar yang terbuat dari emas yang menampung pecahan dari tubuh tiga orang suci: Santo Maurus, Santo Yohanes Pembaptis dan Santo Timotius.

Ada juga lusinan paku yang ditemukan terkait dengan penyaliban Yesus, membuat para ilmuwan skeptis tentang penemuan baru-baru ini.

Para arkeolog telah bekerja di biara Milevsko selama beberapa bulan dan baru-baru ini menemukan jalan rahasia yang menuju ke ruang perbendaharaan.

Biara ini dibangun pada tahun 1187, tetapi dikuasai oleh orang Huss pada tahun 1420 dan diambil alih oleh kelompok bangsawan.

Namun, sebelum kehilangan tempat peribadatannya, mereka membangun ruang rahasia untuk menyembunyikan artefak langka dan tak ternilai harganya.

Setelah menganalisis kotak melalui penanggalan radiokarbon, tim menemukan bahwa kotak itu dibuat dengan dua jenis kayu.

Salah satu kayu yang dipakai adalah kayu larch, yang ditemukan di iklim subtropis Israel, berasal dari antara 1290 dan 1394 M. Sampel kedua, yaitu kayu ek, ditemukan berasal dari tahun 260 hingga 416 M.

Penemuan serupa ditemukan pada bulan Oktober ketika sebuah tim menemukan paku dengan tulang dan kayu kuno yang tertanam di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sihono, Perajin Pernak-pernik Gereja Asal Jogja yang Eksis Puluhan Tahun

Sihono, Perajin Pernak-pernik Gereja Asal Jogja yang Eksis Puluhan Tahun

Jogja | Kamis, 24 Desember 2020 | 07:30 WIB

Kawasan di Solo Ini Banyak Ranjau Paku. Polisi Siapkan Tindakan Tegas

Kawasan di Solo Ini Banyak Ranjau Paku. Polisi Siapkan Tindakan Tegas

Surakarta | Minggu, 20 Desember 2020 | 13:43 WIB

Sambut Hari Raya Natal dengan Menghias Diorama Kelahiran Yesus

Sambut Hari Raya Natal dengan Menghias Diorama Kelahiran Yesus

Foto | Kamis, 17 Desember 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:38 WIB

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:33 WIB

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:27 WIB

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:26 WIB

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:17 WIB

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:51 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:28 WIB

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB