Tanggapi Permintaan Jokowi, Ganjar Pranowo Siap Divaksin Pertama di Jateng

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 06 Januari 2021 | 15:00 WIB
Tanggapi Permintaan Jokowi, Ganjar Pranowo Siap Divaksin Pertama di Jateng
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (Dok Humas Pemprov Jateng)

Suara.com - Menanggapi permintaan Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas bersama menteri dan gubernur, Rabu (6/1/2020), Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo menyatakan siap menjadi yang pertama divaksin di Jateng. 

Jokowi minta seluruh daerah benar-benar mempersiapkan dengan matang rencana vaksinasi, agar masyarakat tidak ragu, sehingga pemimpin daerah diminta memberikan contoh.

"Setelah nanti saya disuntik vaksin, saya minta di daerah, orang yang pertama disuntik adalah gubernur didampingi tenaga kesehatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Jadi misalnya hari ini saya disuntik, besoknya giliran seluruh gubernur," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, vaksinasi rencananya akan dimulai pekan depan. Saat ini, pihaknya masih menunggu izin penggunaan/edar darurat (Emergency Use of Authorization) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang ditargetkan keluar dalam waktu dekat.

"Kalau belum ada izin itu, kita belum akan melakukan vaksinasi. Tapi kami berharap cepat, sehingga minggu depan bisa dimulai," ucapnya.

Ganjar sendiri menegaskan siap menjadi yang pertama divaksin di Jateng. Menurutnya, hal itu dapat memberikan contoh pada masyarakat sehingga mereka semakin yakin.

"Saya kira perintah Presiden bagus, akan bisa menjadi contoh. Saya sendiri siap. Siaplah, mosok ora siap (masa tidak siap), Presiden saja siap kok. Ya memang tadi Presiden memberikan catatan menunggu izin dari BPOM, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa keluar," katanya.

Ganjar menegaskan, Jateng sebenarnya sudah menyiapkan secara matang terkait vaksinasi. Target pertama yang disasar adalah tenaga kesehatan.

"Saya sih, memberikan banyak kesempatan kepada mereka yang berhak, tapi kalau contoh dari pejabat penting, maka pejabat yang harus pertama. Saya kira, kalau pakar ngecek, BPOM ngecek, kita harus yakin. Tapi kalau memang butuh contoh, saya kira nantinya Bupati/Wali Kota bisa mengikuti setelah kami," ucapnya.

Dalam rapat tersebut, Ganjar juga mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk memanfaatkan GeNose C19, alat pengecekan Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM). Menurutnya, alat itu sederhana, mudah digunakan dan murah untuk meningkatkan proses tracing di seluruh daerah.

"Melihat pembahasan hari ini, terbukti bahwa memang terjadi peningkatan. Maka kita tidak perlu panik, yang harus dilakukan adalah testing dan tracing lebih massif," katanya.

Peningkatan tracing dan testing itu, lanjut Ganjar tentu membutuhkan peralatan. Kalau semua puskesmas memiliki laboratorium PCR, maka akan gampang. Permasalahannya tidak semua punya karena peralatan PCR sangat mahal.

"GeNose tidak, semua orang gampang menggunakan. Alatnya portabel, pengecekan cepat dan harganya murah. Maka tadi saya usulkan pada Presiden semua menggunakan GeNose untuk membantu surveilans melakukan tracing," jelasnya.

Dengan GeNose, maka proses tracing dan testing akan semakin mudah dan cepat. Ketika ada satu yang positif, maka 30 orang kontak dekat dan erat dapat diminta meniupkan nafas ke kantong dan dicek untuk mengetahui hasilnya apakah positif atau negatif.

"Dengan kecepatan itu, maka bisa dilakukan treathment dengan cepat. Oh kamu OTG tidak usah ke rumah sakit, kamu ada gejala harus dirawat dan sebagainya. Treathment nilah yang akan lebih cepat dengan GeNose. Lebih dari itu, ini cerita karya anak bangsa yang harus didukung. Saya mendukung penuh, makanya Jateng pakai GeNose," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diminta Presiden untuk Divaksin Pertama, Ganjar: Siap!

Diminta Presiden untuk Divaksin Pertama, Ganjar: Siap!

Jawa Tengah | Rabu, 06 Januari 2021 | 13:11 WIB

Aktivitas Merapi Meningkat, Ganjar Pastikan Warganya Sudah Mengungsi

Aktivitas Merapi Meningkat, Ganjar Pastikan Warganya Sudah Mengungsi

Jawa Tengah | Rabu, 06 Januari 2021 | 12:15 WIB

Diborong Ganjar, Deteksi Covid-19 Pakai GeNose Buatan UGM Cuma Rp25 Ribu

Diborong Ganjar, Deteksi Covid-19 Pakai GeNose Buatan UGM Cuma Rp25 Ribu

Jogja | Selasa, 05 Januari 2021 | 16:05 WIB

Ganjar Pantau Langsung Pembuatan Alat Pendeteksi Covid-19 Karya UGM

Ganjar Pantau Langsung Pembuatan Alat Pendeteksi Covid-19 Karya UGM

News | Selasa, 05 Januari 2021 | 15:20 WIB

Ke Yogyakarta, Ganjar Borong GeNose Alat Pendeteksi Covid-19

Ke Yogyakarta, Ganjar Borong GeNose Alat Pendeteksi Covid-19

Jawa Tengah | Selasa, 05 Januari 2021 | 14:09 WIB

31.255 Nakes di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi Tahap Pertama

31.255 Nakes di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi Tahap Pertama

News | Senin, 04 Januari 2021 | 17:54 WIB

Terkini

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:21 WIB

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:15 WIB

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:05 WIB

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:01 WIB

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:52 WIB

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:30 WIB

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:22 WIB

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:07 WIB