Kesaksian Ketua RT Jelang Penangkapan Teroris di Kota Makassar

Siswanto Suara.Com
Rabu, 06 Januari 2021 | 20:16 WIB
Kesaksian Ketua RT Jelang Penangkapan Teroris di Kota Makassar
Tempat kejadian penangkapan [Suara.com/Muh. Aidil

Suara.com - Dua terduga teroris masing-masing bernama Rizaldi dan Ajiz ditembak mati aparat polisi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.  Dulu, mereka dikenal baik oleh warga sekitar.

Ketua RT 3, RW 10, Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru, Makassar, Iwan, mengatakan Rizaldi dulu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

"Dari dulu memang dia punya usaha bisnis jualan bubur, nasi sama bensin. Sejak tinggal di sini," kata Iwan.

Rizaldi tinggal di perumahan itu sejak 2015. Dia pernah menjadi pengurus masjid perumahan. Tetapi lama-lama, setelah dia punya kelompok pengajian sendiri, agak berjarak dengan warga perumahan.

"Setelah masuk dia di kelompok itu, dia juga menghindar dari kita dan kita juga," kata Iwan.

Rizaldi lebih banyak bergaul dengan anggota kelompok pengajian yang berasal dari luar Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru.

"Iya, dia mempunyai pengajian sendiri. Kalau hari Minggu sore sampai malam di rumahnya," kata dia.

"Kelompoknya banyak, kurang lebih puluhan." 

Demikian juga Ajiz yang baru tinggal selama tiga tahun belakangan ini di perumahan itu. Dia mengambil jarak dengan warga sekitar, dan dia punya kelompok pengajian sendiri yang mayoritas anggotanya perempuan.

Baca Juga: Penggerebekan Rumah Terduga Teroris di Makasar

"Kalau kita tanya ada apa ini pak? Dia bilang ada sedikit pertemuan majelis taklim. Jadi saya tanya majelis taklim bagaimana? Dia bilang khusus kelompok ibu-ibu di sini. Bukan orang kompleks. Kalau kelompoknya (Ajiz) itu, rata-rata ibu-ibu di situ," kata Iwan.

Aktivitas Rizaldi dan Ajiz rupanya dipantau Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Sebenarnya warga sekitar juga menaruh curiga dengan kegiatan mereka.

Sampai pada Rabu (6/1/2021), pagi, anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Polda Sulawesi Selatan dan Polrestabes Makassar datang ke rumah mereka dan melakukan penangkapan.

Warga kaget setelah mendengar suara tembakan. Iwan segera ke luar dari rumah hendak memeriksa situasi.

"Ini kita bangun karena ada suara tembakan. Kira-kira setengah enam pagi. Ada beberapa kali tembakan. Saya tidak bisa hitung. Saat kejadian langsung keluar rumah, tapi sampai di sini kita disuruh masuk. Karena ada anggota Densus langsung disuruh masuk," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI