Iran: Indonesia Harus Jelaskan Kenapa Kapal Tanker Kami Disita

Reza Gunadha, BBC

Senin, 25 Januari 2021 | 22:19 WIB
Iran: Indonesia Harus Jelaskan Kenapa Kapal Tanker Kami Disita
Kapal tanker Iran yang disita Indonesia. [BBC]

Suara.com - Pemerintah Iran mendesak Indonesia memberikan pernyataan resmi soal penyitaan kapal tanker berbendera nasional negeri para Mullah tersebut di perairan Kalimantan.

Desakan itu dilontarkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, ketika memberikan keterangan pers, Senin (25/1/2021).

Untuk diketahui, sehari sebelumnya, Minggu (24/1), kapal tanker berbendera Iran dan Panama dilaporkan disita di perairan Indonesia.

Kementerian Luar Negeri Indonesia belum memberikan keterangan mengenai kronologi peristiwa ini dan mengapa kapal tanker ini disita.

"Masih belum mendapat informasi dari Bakamla (Badan Keamanan Laut) atas kejadian tersebut," ujar Juru bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah, dalam pesan tertulis kepada BBC News Indonesia.

Penyitaan terhadap kapal MT Horse berbendera Iran dan kapal MT Freya berbendera Panama dilaporkan terjadi atas "dugaan transfer minyak ilegal di perairan Indonesia".

Khatibzadeh mengatakan penyitaan itu terjadi karena "masalah teknis" dan ia sepertinya mengisyaratkan bahwa insiden ini "biasa terjadi di sektor pengiriman oleh kapal".

"Otoritas Pelabuhan kami dan perusahaan pemilik kapal sedang mencari penyebab masalah dan menyelesaikannya," kata Khatibzadeh dalam konferensi pers mingguan yang disiarkan televisi, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Juru bicara petugas penjaga pantai di Indonesia, Wisnu Pramandita, mengatakan kapal tanker yang disita di perairan lepas Kalimantan akan dikawal ke Pulau Batam di Provinsi Kepulauan Riau untuk penyelidikan lebih lanjut.

baca juga

"Kapal tanker, pertama kali terdeteksi pada pukul 5:30 waktu setempat (24/01), menyembunyikan identitas mereka dengan tidak menunjukkan bendera nasional mereka, mematikan sistem identifikasi otomatis dan tidak menanggapi panggilan radio," kata Wisnu dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Wisnu mengatakan kepada Reuters pada hari Senin (25/01) bahwa kapal itu "tertangkap basah" mentransfer minyak dari MT Horse ke MT Freya dan terlihat ada tumpahan minyak di sekitar kapal tanker penerima.

Awak kapal ditahan

Wisnu menambahkan bahwa 61 awak kapal tersebut adalah warga negara Iran dan China yang telah ditahan.

Organisasi Maritim Internasional mengharuskan kapal menggunakan transponder untuk keselamatan dan transparansi.

Kru bisa mematikan perangkat jika ada bahaya pembajakan atau bahaya serupa.

Tetapi transponder sering kali dimatikan untuk menyembunyikan lokasi kapal selama aktivitas terlarang.

Kedua supertanker itu, masing-masing mampu membawa dua juta barel minyak dan terakhir terlihat awal bulan ini di lepas pantai Singapura, sebagaimana ditunjukan data Refinitiv Eikon.

Very Large Crude Carrier (VLCC) MT Horse, milik National Iranian Tanker Company (NITC), hampir terisi penuh dengan minyak sementara VLCC MT Freya, yang dikelola oleh Shanghai Future Ship Management Co, kosong, kata data itu.

NITC belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.

Pencarian oleh Reuters pada direktori perusahaan China menunjukkan bahwa alamat kantor terdaftar Shanghai Future Ship Management Co berada di bawah perusahaan lain bernama Shanghai Chengda Ship Management.

Perusahaan itu juga belum memberikan keterangan terkait insiden ini.

Iran dituduh menyembunyikan destinasi penjualan minyaknya dengan menonaktifkan sistem pelacakan pada kapal tankernya, sehingga sulit untuk menilai berapa banyak ekspor minyak mentah yang dilakukan Teheran, sementara negara itu berusaha untuk melawan sanksi AS.

Pada tahun 2018, mantan Presiden Donald Trump menarik Washington dari kesepakatan nuklir Iran 2015 dan menerapkan kembali sanksi yang bertujuan untuk mengurangi ekspor minyak Teheran menjadi nol.

Iran mengirim kapal MT Horse ke Venezuela tahun lalu untuk mengirimkan 2,1 juta barel kondensat Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maraknya Pembukaan Lahan yang Mengakibatkan Banjir Kalsel

Maraknya Pembukaan Lahan yang Mengakibatkan Banjir Kalsel

Your Say | Senin, 25 Januari 2021 | 15:19 WIB

Ratusan Ribu Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Kalsel

Ratusan Ribu Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Kalsel

Foto | Senin, 25 Januari 2021 | 08:27 WIB

Diduga Kesal Rekannya Dituduh Mencuri, Warga Bakar Kantor di Ketapang

Diduga Kesal Rekannya Dituduh Mencuri, Warga Bakar Kantor di Ketapang

Kalbar | Minggu, 24 Januari 2021 | 21:00 WIB

HP Baim Wong Harga Rp 30 Juta Jatuh di Lokasi Banjir Kalimantan Selatan

HP Baim Wong Harga Rp 30 Juta Jatuh di Lokasi Banjir Kalimantan Selatan

Lampung | Minggu, 24 Januari 2021 | 18:55 WIB

Bantu Korban Banjir Kalimantan, Baim Wong Dapat Pantun dari Emak-Emak

Bantu Korban Banjir Kalimantan, Baim Wong Dapat Pantun dari Emak-Emak

Kalbar | Minggu, 24 Januari 2021 | 16:32 WIB

Pria di Kalsel Terciduk Transaksi Ganja saat  Bencana Banjir Melanda

Pria di Kalsel Terciduk Transaksi Ganja saat Bencana Banjir Melanda

Batam | Minggu, 24 Januari 2021 | 15:16 WIB

Tak Berangkat ke Kalimantan Kasih Bantuan, Raffi Ahmad Takut Bikin Ricuh

Tak Berangkat ke Kalimantan Kasih Bantuan, Raffi Ahmad Takut Bikin Ricuh

Entertainment | Minggu, 24 Januari 2021 | 14:37 WIB

Indonesia Dilanda Bencana Alam, Luis Milla Berikan Dukungan

Indonesia Dilanda Bencana Alam, Luis Milla Berikan Dukungan

Bola | Minggu, 24 Januari 2021 | 13:18 WIB

Terkini

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:17 WIB

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:15 WIB

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:13 WIB

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

News | Minggu, 01 November 2026 | 14:05 WIB

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:00 WIB

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 13:59 WIB

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 13:58 WIB

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

×