Kondisi RS Rujukan Covid-19 Kritis, Epidemiolog: Kebobolan Sejak Awal

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 28 Januari 2021 | 20:15 WIB
Kondisi RS Rujukan Covid-19 Kritis, Epidemiolog: Kebobolan Sejak Awal
Pasien Covid-19 sulit dapat kamar di RS rujukan pemerintah. (Suara.com/Iqbal)

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI kondisi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan covid-19 mengalami kritis, karena kenaikan jumlah kasus.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menilai hal tersebut sebagai wujud dari 'bobolnya' pemerintah dalam melakukan intervensi awal saat mulai merebaknya menularan kasus. 

Dicky mengatakan, apabila pemerintah tidak memperkuat pendeteksian kasus sejak dini maka yang terjadi adalah banyaknya pasien di samping terbatasnya fasilitas kesehatan. 

"Screening (atau) deteksi kasus pada tataran input, karena kalau yang rumah sakit terbebani itu udah di output, sudah indikator telat namanya, berarti kita kebobolan di indikator awal namanya," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Kamis (28/1/2021). 

Menurut Dicky, kondisi seperti itu harus cepat diperbaiki dengan meningkatkan kapasitas screening dan testing. Kalau tidak, maka kekhawatiran akan rumah sakit rujukan covid-19 yang kolaps bisa saja terjadi. 

"Ya kita akan mengalami kolapsnya fasilitas kesehatan, meningkatnya angka kematian dan bisa tembus 500 orang," ujarnya. 

Di lain sisi, Dicky juga mengatakan kalau kondisi tersebut tidak bisa dihindari ketika adanya wabah.

Dengan rendahnya tracing dan testing yang dilakukan, vaksinasi yang diupayakan pun tidak bisa menutupi tingginya kasus.

"Kalau kita tidak bisa lakukan intervensi awal ya output awal adalah peningkatan kasus dan itu tidak akan bisa dihindari, yang akan rugi ya kita sendiri dan vaksin tidak akan bisa mengejar itu."

baca juga

Sebelumnya, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir mengungkapkan bahwa tempat tidur di rumah sakit rujukan covid-19 di Indonesia sudah kritis akibat lonjakan kasus.

Abdul mengatakan, dari total 970 rumah sakit rujukan covid-19 di seluruh Indonesia saat ini sudah terisi 63,66 persen, bahkan sempat di atas 70 persen pada pekan kedua Januari 2021.

“Ini ada masalah kita. Karena baseline BOR kita itu sudah pada posisi 70-75 persen. Sehingga dengan kenaikan 20 persen kasus, maka ini kita tentunya berada pada titik kritis,” ungkap Kadir dalam jumpa pers virtual, Rabu (27/1/2021).

Dia menyebut kondisi ini sudah sangat memprihatinkan, sehingga masyarakat diharapkan mengurangi mobilitas dan tetap menjalankan protokol kesehatan 3M Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak.

Sementara itu, Satgas Covid-19 mencatat Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di lima provinsi di Indonesia sudah berada di atas 70 persen akibat lonjakan kasus positif corona.

Kelima provinsi tersebut antara lain DKI Jakarta (84 persen), Banten (77 persen), DI Yogyakarta (76 persen), Jawa  Barat (72 persen), dan Bali (70 persen).

Kemudian ada 11 provinsi dengan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukannya di atas 50 persen.

11 Provinsi itu antara lain: Jawa Timur (66 persen), Kalimantan Timur (66 persen), Sulawesi Barat (65 persen), Sulawesi Tengah (64 persen), Lampung (64 persen), Jawa Tengah (62 persen), Kalimantan Selatan (53 persen), Sulawesi Utara (53 persen), Sulawesi Selatan (52 persen), Nusa Tenggara Barat (52 persen), dan Sumatera Utara (51 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Persen Pasien RS Covid-19 Jakarta dari Luar DKI, Ini Reaksi Bupati Zaki

30 Persen Pasien RS Covid-19 Jakarta dari Luar DKI, Ini Reaksi Bupati Zaki

Jakarta | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:42 WIB

Kasus Meroket, RS Rujukan Covid-19 di 5 Provinsi Ini Penuh Pasien Corona

Kasus Meroket, RS Rujukan Covid-19 di 5 Provinsi Ini Penuh Pasien Corona

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 12:48 WIB

Bukan 1 Juta, Epidemiolog Sebut Kasus Covid-19 Sebenarnya 3 Juta Orang

Bukan 1 Juta, Epidemiolog Sebut Kasus Covid-19 Sebenarnya 3 Juta Orang

News | Selasa, 26 Januari 2021 | 19:35 WIB

RS Rujukan Covid di Tangsel Penuh, Penularan Tertinggi Kluster Keluarga

RS Rujukan Covid di Tangsel Penuh, Penularan Tertinggi Kluster Keluarga

News | Senin, 25 Januari 2021 | 07:41 WIB

RS Rujukan Covid-19 Penuh, Pemkot Tangsel Khawatir Muncul Klaster Keluarga

RS Rujukan Covid-19 Penuh, Pemkot Tangsel Khawatir Muncul Klaster Keluarga

Banten | Senin, 25 Januari 2021 | 07:23 WIB

Gawat! 7 Nakes di Balikpapan Positif Covid, Bed di RS Cuma Tersisa 21 Unit

Gawat! 7 Nakes di Balikpapan Positif Covid, Bed di RS Cuma Tersisa 21 Unit

Kaltim | Jum'at, 22 Januari 2021 | 21:44 WIB

Kerap Penuh hingga Tutup Layanan, RS Rujukan Covid-19 di Bantul Tambah Bed

Kerap Penuh hingga Tutup Layanan, RS Rujukan Covid-19 di Bantul Tambah Bed

Jogja | Rabu, 20 Januari 2021 | 20:56 WIB

Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Balikpapan, RS Tambah 8 Kamar Isolasi

Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Balikpapan, RS Tambah 8 Kamar Isolasi

Kaltim | Rabu, 20 Januari 2021 | 17:03 WIB

Kasus Covid-19 Hampir 930 Ribu, RS Rujukan Terancam Penuh

Kasus Covid-19 Hampir 930 Ribu, RS Rujukan Terancam Penuh

Health | Rabu, 20 Januari 2021 | 16:59 WIB

Gawat, Satgas Ungkap RS Rujukan Covid-19 di 9 Provinsi Ini Sudah Penuh

Gawat, Satgas Ungkap RS Rujukan Covid-19 di 9 Provinsi Ini Sudah Penuh

News | Rabu, 20 Januari 2021 | 14:17 WIB

Terkini

Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh

Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:00 WIB

Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!

Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!

Surakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 16:57 WIB

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:46 WIB

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:35 WIB

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 16:30 WIB

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:28 WIB

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:26 WIB

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 16:18 WIB

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:14 WIB

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

×