Kecuali Jateng, Kasus Aktif Covid-19 di 7 Provinsi Jawa - Bali Turun

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 23 Februari 2021 | 17:16 WIB
Kecuali Jateng, Kasus Aktif Covid-19 di 7 Provinsi Jawa - Bali Turun
Warga mengendarai motor di wilayah karantina saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro hari pertama di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (9/2/2021). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat tren kasus aktif di Jawa Tengah masih mengalami kenaikan dibanding provinsi lain di Jawa-Bali. Pemerintah diketahui tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa - Bali.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito memaparkan jumlah kasus aktif di Jawa tengah meningkat jadi 31,75 persen pada PPKM jilid I, lalu naik lagi jadi 43,26 persen pada PPKM II, hingga 47,96 persen per 19 Februari 2021.

"Masih ada provinsi yang menunjukkan tren fluktuatif cenderung meningkat yaitu Jawa Tengah, Jawa Tengah masih terus tren kasus aktifnya bahkan sejak PPKM tahap kesatu dilaksanakan," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, persentase angka kesembuhan di Jawa Tengah juga menurun dari 64,32 persen pada PPKM jilid I, lalu turun jadi 64,12 persen pada PPKM II, hingga 63,26 persen per 19 Februari.

"Perkembangan kesembuhan di Jawa Tengah juga cenderung datar bahkan sedikit menurun pada tahap ketiga PPKM," ungkapnya.

Kondisi ini berbeda dengan daerah lain seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur yang menunjukkan grafik kasus aktif menurun setelah diterapkan PPKM.

"DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, dan DI Yogyakarta trennya menunjukkan penurunan pada saat memasuki PPKM tahap ketiga atau minggu kelima PPKM, bahkan Jawa Timur mengalami penurunan pada PPKM sejak tahap kedua," jelasnya.

Wiku meminta Kepala Daerah di Jawa Tengah untuk meningkatkan penanganan pandeminya agar bisa mengikuti tren penurunan kasus aktif, sementara provinsi lain juga diminta terus menjaga kondisi agar kasus aktif semakin menurun.

"Saya minta kepada seluruh Gubenur/Bupati/Walikota di 7 provinsi ini dan kabupaten/kota di bawahnya untuk terus meningkatkan upaya maksimal penanganan Covid-19 selama periode PPKM ini berlangsung," ucapnya.

baca juga

Diketahui, Pemerintah memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mikro untuk menurunkan kasus penyebaran Covid-19 selama dua pekan, dari 23 Februari 2021 sampai 8 Maret 2021.

"Berdasarkan hal tersebut, kami menindaklanjuti perpanjangan PPKM karena PPKM termonitor bisa menekan berbagai kriteria yang diterapkan untuk menangani pandemi Covid," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Sabtu (20/2/2021).

Para kepala daerah diminta untuk menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2021 dan juga melakukan penguatan operasional kegiatan 3T.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Vaksin Pfizer dan Oxford Turunkan Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19

Studi: Vaksin Pfizer dan Oxford Turunkan Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 17:00 WIB

Wanita Pekerja Lebih Berisiko Alami Masalah Kesehatan Mental, Ini Sebabnya!

Wanita Pekerja Lebih Berisiko Alami Masalah Kesehatan Mental, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 16:30 WIB

CEK FAKTA: Rice Cooker Bisa Bunuh Virus Corona yang Ada di Uang?

CEK FAKTA: Rice Cooker Bisa Bunuh Virus Corona yang Ada di Uang?

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:53 WIB

Benarkah Tunda Suntik Vaksin Covid-19 Kedua Pengaruhi Kemanjurannya?

Benarkah Tunda Suntik Vaksin Covid-19 Kedua Pengaruhi Kemanjurannya?

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:53 WIB

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:50 WIB

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 16:49 WIB

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:48 WIB

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:47 WIB

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

×