alexametrics

Wanita Pekerja Lebih Berisiko Alami Masalah Kesehatan Mental, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Wanita Pekerja Lebih Berisiko Alami Masalah Kesehatan Mental, Ini Sebabnya!
Ilustrasi bekerja dari rumah. (Shutterstock)

Sebuah penelitian menemukan wanita yang bekerja dari rumah selama pandemi virus corona Covid-19 berisiko alami masalah kesehatan mental.

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 telah berdampak pada kesehatan mental sejumlah orang, terutama wanita pekerja. Mereka mungkin paling merasakan ketegangan akibat pandemi di tengah bekerja, mengurus anak sekolah online, dan menghadapi dampak ekonomi.

Pada wanita ditemukan lebih dari seperempat atau 26 persen merasa cemas, satu dari lima orang mengalami depresi dan 19 persen merasa khawatir terus-menerus.

Sedangkan pria, sebanyak 19 persen cemas, 15 persen depresi dan 16 persen mengalami kekhawatiran terus-menerus selama pandemi virus corona.

Di antara pria dan wanita yang sibuk bekerja di rumah, hanya 33 persen yang bisa menerima situasi pandemi virus corona dan 22 persen lebih merasakan cemas terus-menerus.

Baca Juga: Mutasi Virus Corona, FDA Sarankan Peneliti Modifikasi Vaksin Covid-19

Secara keseluruhan, survei oleh perusahaan asuransi Canada Life menemukan orang yang berusia di atas 55 tahun lebih optimis daripada rekan-rekan mereka yang lebih muda.

Ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (Shutterstock).
Ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (Shutterstock).

Sebanyak 40 persen juga optimis tentang peluncuran dan efektivitas vaksin Covid-19 dibandingkan dengan hanya 20 persen dari kelompok usia yang lebih muda.

Kemudian, dua pertiga pekerja penuh waktu dari rumah merasa lebih siap menghadapi pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini daripada sebelumnya.

"Karena banyaknya orang yang bekerja dari rumah, potensi karyawan merasa terisolasi atau kewalahan meningkat," kata Crook, dari Canada Life dikutip dari Express.

Tapi sekarang, mereka bergantung pada keluarga dan teman, meditasi atau dukungan dari tempat kerjanya selama bekerja dari rumah akibat pandemi virus corona.

Baca Juga: Orang Pakai Kacamata 3 Kali Berisiko Kecil Tertular Virus Corona, Kok Bisa?

Komentar