Bujuk Tersangka Pemerkosaan Nikahi Korban, Hakim MA Banjir Diminta Mundur

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 06 Maret 2021 | 15:17 WIB
Bujuk Tersangka Pemerkosaan Nikahi Korban, Hakim MA Banjir Diminta Mundur
Sharad Arvind Bobde (kanan), ketua MA India yang banjir petisi untuk mengundurkan diri.[Twitter]

Suara.com - Seorang Hakim Mahkamah Agung India menghadapi petisi untuk mengundurkan diri setelah menawarkan seorang tersangka pemerkosaan untuk menikahi korbannya.

Menyadur Al Jazeera, Jumat (5/3/2021) Ketua Hakim Sharad Arvind Bobde mengatakan kepada seorang tersangka pemerkosa di sidang: "Jika Anda ingin menikahi (dia), kami dapat membantu Anda. Jika tidak, Anda kehilangan pekerjaan dan masuk penjara."

Pernyataan Bobde tersebut memicu kontroversi dan mendorong aktivis hak perempuan untuk membuat surat terbuka yang menyerukan pengunduran dirinya.

Hingga kini, petisi tersebut telah mendapatkan lebih dari 5.200 tanda tangan, kata juru kampanye Vani Subramanian pada hari Rabu.

Menurut petisi tersebut, pria itu dituduh menguntit, mengikat, mencekik, dan berulang kali memperkosa gadis itu empat tahun lalu sebelum mengancam akan menyiramnya dengan bensin, membakarnya, dan membunuh saudara laki-lakinya.

"Dengan menyarankan agar pemerkosa ini menikahi korban-korban, Anda, Ketua Mahkamah Agung India, berusaha untuk mengutuk korban pemerkosaan seumur hidup di tangan penyiksa yang mendorongnya untuk mencoba bunuh diri," kata petisi itu.

Catatan buruk India tentang kekerasan seksual telah menjadi fokus perhatian internasional sejak pemerkosaan dan pembunuhan geng tahun 2012 terhadap seorang siswa di sebuah bus di New Delhi yang memicu protes nasional.

Para korban secara teratur menjadi sasaran perlakuan seksis di tangan polisi dan pengadilan, termasuk didorong untuk menikahi pelaku dalam apa yang disebut solusi kompromi.

Surat itu juga mengutip pernyataan lain dimana Bobde dilaporkan mempertanyakan apakah hubungan seks antara pasangan yang sudah menikah bisa dianggap pemerkosaan.

baca juga

"Suaminya mungkin seorang pria yang brutal, tetapi dapatkah Anda menyebut tindakan hubungan seksual antara pria dan istri yang menikah secara sah sebagai pemerkosaan?" dia berkata.

"Komentar ini tidak hanya melegitimasi segala jenis kekerasan seksual, fisik dan mental yang dilakukan oleh suami, tetapi juga menormalkan penyiksaan yang dihadapi wanita India dalam pernikahan selama bertahun-tahun tanpa bantuan hukum," kata para aktivis hak tersebut.

Perkosaan dalam pernikahan bukanlah kejahatan di India.

Bobde belum menanggapi kritik tersebut. Pendahulunya, Ranjan Gogoi, adalah tokoh paling terkenal di India yang menghadapi reaksi #MeToo setelah dia dituduh oleh mantan stafnya melakukan pelecehan seksual.

Gogoi dibebaskan pada 2019 setelah penyelidikan internal, memicu aksi protes di negara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Penggal Putri Kandung, Lalu Bawa Kepalanya ke Kantor Polisi

Ayah Penggal Putri Kandung, Lalu Bawa Kepalanya ke Kantor Polisi

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:12 WIB

Ada Ancaman Bom, Taj Mahal Ditutup, 1000 Lebih Pengunjung Dipulangkan

Ada Ancaman Bom, Taj Mahal Ditutup, 1000 Lebih Pengunjung Dipulangkan

Jatim | Kamis, 04 Maret 2021 | 14:55 WIB

Video Skandal Seksnya Bocor ke Publik, Seorang Menteri di India Mundur

Video Skandal Seksnya Bocor ke Publik, Seorang Menteri di India Mundur

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 15:31 WIB

Terkini

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:51 WIB

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:45 WIB

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!

Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:19 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos

MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:19 WIB

KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli

KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:14 WIB

Pakar UGM Ingatkan Mutasi ASN Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Menteri

Pakar UGM Ingatkan Mutasi ASN Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Menteri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:09 WIB

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:01 WIB

Ada Pihak Coba Adu Domba? Kapolri di Mabes TNI: Silakan Langsung Berkomunikasi, Kami Terbuka!

Ada Pihak Coba Adu Domba? Kapolri di Mabes TNI: Silakan Langsung Berkomunikasi, Kami Terbuka!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:54 WIB

IUCN Apresiasi Komitmen Menhut RI Perkuat Konservasi Gajah

IUCN Apresiasi Komitmen Menhut RI Perkuat Konservasi Gajah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:50 WIB

×