Mahasiswa Papua Minta Kapolri Segera Proses Kasus Rasisme Kapolresta Malang

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 12 Maret 2021 | 14:57 WIB
Mahasiswa Papua Minta Kapolri Segera Proses Kasus Rasisme Kapolresta Malang
Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata resmi dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/3/2021). (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Papua meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo segera menindaklanjuti laporan dugaan rasisme dan diskriminatif yang dilakukan oleh Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata.

Mereka berharap Leonardus dapat dicopot dari jabatan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Kuasa hukum Solidaritas Mahasiswa Papua, Michael Himan, khawatir apabila kasus ini tidak ditindaklanjuti akan menimbulkan kericuhan sebagaiman yang pernah terjadi di Surabaya 2019 silam. Diketahui kericuhan sempat terjadi saat sejumlah mahasiswa Papua di berbagai daerah melakukan aksi unjuk rasa menuntut kasus rasisme yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya segera dituntaskan.

"Kami khawatirkan ini bisa merembet seperti kejadian 2019 lalu di Surabaya. Hal yang sama juga dilakukan oleh aparat juga kan di Surabaya," kata Michael di Gedung Divisi Propam Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/3/2021).

Adapun, Michael menilai Leonardus pantas diberi ganjaran dalam bentuk pencopotan dari jabatannya selaku Kapolresta Malang. Sehingga, diharapkan dapat meredam amarah dan perasaan sakit hati orang Papua atas ujarannya.

"Kami memohon kepada bapak Kapolri untuk segera menindaklanjuti kasus ini, agar (Kapolresta Malang) bisa mempertanggungjawabkan ucapan tersebut. Semoga bisa dipecat dari jabatan Kapolres," katanya.

Leonardus resmi dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/3/2021) siang tadi. Dia dilaporkan atas dugaan telah melakukan tindakan rasisme dan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua.

Laporan itu dilayangkan oleh perwakilan solidaritas Mahasiswa Papua dan telah teregister dengan Nomor: SPSP2/815/III/2021/Bagyanduan.

"Hari ini kami resmi dari Mahasiswa Papua kami telah melaporkan Kapolres Malang Leonardus Simarmata yang mana telah mengeluarkan instruksi pernyataan yang sangat rasis dan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua di kota Malang," ungkap Michael.

baca juga

Michael, menjelaskan tindakan rasisme dan diskriminatif itu diduga dilakukan oleh Leonardus pada 9 Maret 2021 lalu di depan Kantor Mapolresta Malang. Mulanya, sejumlah mahasiswa Papua tengah melakukan aksi menuntut sejumlah aktivis yang ditangkap saat melakukan aksi Hari Perempuan Sedunia satu hari sebelumnya, yakni 8 Maret.

Aksi dorong-dorongan antara mahasiswa Papua dan anggota terjadi di depan gerbang Mapolresta Malang. Mahasiswa memaksa merengsek masuk dan meminta kawan aktivis Papua segera dibebaskan.

Saat itu lah, kata Michael, Leonardus diduga melontarkan ujaran bernada rasisme dan diskriminatif. Salah satunya, yakni menyebut darah mahasiswa halal.

"'Tembak, tembak saja. Darah mahasiswa itu halal. Tembak, tembak saja'. Nah ini kan sangat sangat tidak boleh sebenarnya seorang pemimpin mengeluarkan bahasa yang demikian," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolresta Malang Dilaporkan ke Propam, Mahasiswa Papua: Semoga Dipecat!

Kapolresta Malang Dilaporkan ke Propam, Mahasiswa Papua: Semoga Dipecat!

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 14:04 WIB

Diduga Rasis, Kapolres Malang Dilaporkan Mahasiswa Papua ke Propam Besok

Diduga Rasis, Kapolres Malang Dilaporkan Mahasiswa Papua ke Propam Besok

Sulsel | Kamis, 11 Maret 2021 | 20:33 WIB

YLBHI: Instruksi Kapolresta Malang Mencederai Hukum dan HAM

YLBHI: Instruksi Kapolresta Malang Mencederai Hukum dan HAM

Malang | Kamis, 11 Maret 2021 | 19:18 WIB

Malang Memanas, Mahasiswa Papua-Polisi di Solo Justru Kompak Panen Lele

Malang Memanas, Mahasiswa Papua-Polisi di Solo Justru Kompak Panen Lele

Surakarta | Kamis, 11 Maret 2021 | 19:08 WIB

Detik-detik Kapolresta Malang Instruksi Tembak Mahasiswa Papua

Detik-detik Kapolresta Malang Instruksi Tembak Mahasiswa Papua

Video | Kamis, 11 Maret 2021 | 17:45 WIB

Sebut Darah Demonstran Halal, AMP Laporkan Kaporlesta Malang ke Mabes

Sebut Darah Demonstran Halal, AMP Laporkan Kaporlesta Malang ke Mabes

Video | Kamis, 11 Maret 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali

Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali

Bali | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

×