Ironis, Ayah Bunuh Anak karena Tak Ingin Melihatnya Berdosa

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 17 Maret 2021 | 17:29 WIB
Ironis, Ayah Bunuh Anak karena Tak Ingin Melihatnya Berdosa
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ayah di Turki mencekik anaknya hingga tewas. Menyadur News Rabu (17/03), pria bernama Ismail Kilincer itu merasa dirinya penuh dosa dan tak ingin hal yang sama terjadi pada putranya.

Ismail mengucapkan maaf pada sang anak. Ia bahkan memeluk dan mencium Huseyin sebelum serangan itu. Bocah 10 tahun disebut sempat menjawab dengan rasa takut.

"Ayah, aku juga minta maaf."

Ismail mencekik Huseyin untuk menyelamatkannya dari dosa dan memastikan anaknya pergi ke surga. Ia dilaporkan merasa bersalah tentang gaya hidupnya dan satu-satunya hal yang sempurna dalam hidup adalah putranya.

"Saya memiliki banyak berdosa dan saya akan pergi ke neraka. Anak laki-laki saya juga akan berbuat dosa seiring bertambahnya usia juga. Semakin lama seseorang hidup, semakin mereka berdosa."

Ilustrasi seorang perempuan dicekik. [Shutterstock]
Ilustrasi ayah cekik anak hingga tewas. [Shutterstock]

"Saya tidak ingin putra saya jatuh ke dalam godaan saat dia dewasa dan menjadi seperti saya. Saya ingin mengirim dia ke surga saat dia masih tanpa dosa."

Sebelum melakukan aksi pembunuhan, Ismail meminta istrinya yang berusia 31 tahun untuk pergi ke toko. "Sebelum kejadian, saya sengaja mengirim istri saya ke pasar."

"Saya memberi tahu putra saya bahwa saya akan membunuhnya. Saya meminta maaf kepada anak saya, dan memeluk serta menciumnya."

Ismail kemudian duduk di atas kaki Huseyin dan mencekiknya dengan tangan kosong. Dia kemudian mengunci pintu dan menelepon polisi untuk mengatakan telah membunuh seseorang.

Ketika polisi tiba, mereka menemukan Huseyin sudah mati. Tubuhnya dibawa ke Rumah Sakit Kota Konya untuk diotopsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejam, Ayah Bunuh Anak Perempuan saat Tidur karena Kawin Lari

Kejam, Ayah Bunuh Anak Perempuan saat Tidur karena Kawin Lari

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 10:28 WIB

Begini Detik-detik Ayah Bunuh Anak Kandungnya di Tasikmalaya

Begini Detik-detik Ayah Bunuh Anak Kandungnya di Tasikmalaya

Foto | Kamis, 12 Maret 2020 | 16:36 WIB

Terobsesi Bintang K-Pop, Ayah Bunuh Anak

Terobsesi Bintang K-Pop, Ayah Bunuh Anak

News | Senin, 16 Juni 2014 | 11:44 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB