VOC Perusahaan Kapitalis Paling Kaya Sedunia, Kalahkan Apple - Facebook Cs

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 13 April 2021 | 14:39 WIB
VOC Perusahaan Kapitalis Paling Kaya Sedunia, Kalahkan Apple - Facebook Cs
[Visual Capitalis]

Suara.com - VOC atau Vereenigde Oost-Indische Compagnie disebut sebagai perusahaan kapitalis paling kaya di dunia.

Bahkan, ketika 20 perusahaan papan atas pada era kiwari digabungkan seperi Apple, Microsoft, Facebook, Tesla, dan lainnya, kekayaan VOC masih jauh melampaui.

Menyadur Visual Capitalist Selasa (13/4/2021), kalau disetarakan dengan dolar modern, kekayaan VOC saat ini mencapai USD 7,9 triliun atau Rp 115 kuadriliun.

Angka ini didapatkan Alex Planes dari The Motley Fool, yang melakukan penelitian tentang perusahaan fantastis dalam sejarah.

Saking besarnya kekayaan VOC, perusahaan yang mengeruk keuntungan dari monopoli perdagangan dan penguasaan tanah di Indonesia ini, disebut bisa mempermalukan perekonomian modern.

Bayangkan saja, pada puncak kejayaannya, VOC memiliki perkiraan kekayaan yang sama dengan jumlah PDB Jepang Modern, yaitu USD 4,8 triliun.

Jika dilihat lebih teliti, kekayaan VOC baru bisa disamakan dengan jumlah cuan 20 perusahaan terbesar dunia seperti Apple, Microsoft, Amazon, ExxonMobil, Berkshire Hathaway, Tencent, dan Wells Fargo.

[Visual Capitalis]
[Visual Capitalis]

Jika semuanya digabungkan, kekayaan mereka menghasilkan USD 7,9 triliun.

Lalu bagaimana perbandingan kekayaan VOC dengan perusahaan paling kaya di dunia saat ini, Apple? Ternyata angkanya hanya mencapai 11 persen dari nilai puncak VOC.

Mengingat VOC adalah perusahaan kapitalis lawas yang lahir lebih dari 400 tahun yang lalu, pencapaian ini jelas dianggap luar biasa, terlebih mereka memiliki 70 ribu karyawan pada zamannya.

Menilik sejarah, VOC adalah perusahaan charter yang lahir tahun 1602. Ia diberi monopoli selama 21 tahun oleh pemerintah Belanda untuk perdagangan rempah-rempah di Asia.

Perusahaan ini berhasil mengirim lebih dari satu juta penjelajah ke Asia, yang lebih banyak dari gabungan seluruh Eropa.

Selama beroperasi selama 200 tahun sebagai raksasa perdagangan terkemuka di Eropa VOC mencapai perkiraan puncak kekayaan saat 'Tulip Mania' di Belanda pada tahun 1637.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sangat Langka, iPhone 11 Pro dengan Desain Cacat Laku Terjual Rp 39 Juta

Sangat Langka, iPhone 11 Pro dengan Desain Cacat Laku Terjual Rp 39 Juta

Tekno | Senin, 12 April 2021 | 22:48 WIB

Teknologi Cellebrite Bantu Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun

Teknologi Cellebrite Bantu Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun

Tekno | Senin, 12 April 2021 | 18:00 WIB

Duh! Krisis Chip Global Sebabkan 2 Produk Apple Ini Tertunda

Duh! Krisis Chip Global Sebabkan 2 Produk Apple Ini Tertunda

Tekno | Senin, 12 April 2021 | 17:00 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB