Pimpinan Komisi Kesehatan Tuding BPOM Sengaja Cekal Vaksin Nusantara

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 15 April 2021 | 17:17 WIB
Pimpinan Komisi Kesehatan Tuding BPOM Sengaja Cekal Vaksin Nusantara
Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi [suara.com/Dafi Yusuf]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh menuding Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sengaja melakukan pencekelan terhadap Vaksin Nusantara. Ini menyusul izin uji klinis fase dua vaksin tersebut yang juga tidak dikeluarkan.

Tudingan itu dilayangkan Nihayatul berdasarkan perbedaan Badan POM dalam menyikapi masuknya vaksin impor buatan luar negeri, semisal Sinovac dab AstraZeneca. Bahkan, diakui Nihayatul dirinya sempat protes masuk vaksin impor hingga dimulainya proses vaksinasi secara cepat.

Padahal dikatakan Nihayatul Badan POM tidak memberikan perkembangan dan koordinasi apapun baik Sinovac maupun AstraZeneca seiring kedua vaksin yang diberikan izin oleh Badan POM

"Tiba-tiba kita terkaget-kaget wow sudah keluar ni, EUA-nya sudah keluar. Tapi kemudian Vaksin Nusantara ini mereka menolak dan memberikan detail sekali sehingga tidak seimbang informasi yang kita terima, informasi soal Sinovac, AstraZeneca maupun Nusantara. Dalam pandangan saya pandangan BPOM melakukan pencekalan," kata Nihayatul dalam sebuah diskusi secara daring, Kamis (15/4/2021).

Padahal, diminta Nihayatul, Badan POM seharusnya melakukan pendampingan terhadap keseluruhan proses Vaksin Nusantara.

"Bagaimana ada trail dan error tidak jujur bahwa ini berkolaborasi dengan Amerika gitu kan yang saya tahu, pada saat rapat memang sudah disampaikan bahwa ini memang berkolaborasi dengan America. Lalu paling tidak ini masih ada izinnya, campur tangannya masih campur tangan anak negeri. Berbeda dengan Sinovac, AstraZeneca yang totally memang dari luar negeri," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibongkar Lagi! Bahan Baku Vaksin Nusantara Terawan Kebanyakan Impor

Dibongkar Lagi! Bahan Baku Vaksin Nusantara Terawan Kebanyakan Impor

Bali | Kamis, 15 April 2021 | 17:13 WIB

Siti Fadilah Dukung Vaksin Nusantara, Begini Respon Epidemiolog

Siti Fadilah Dukung Vaksin Nusantara, Begini Respon Epidemiolog

News | Kamis, 15 April 2021 | 17:12 WIB

Dinilai Tak Ikuti Aturan, Epidemiolog Minta Nama Vaksin Nusantara Diganti

Dinilai Tak Ikuti Aturan, Epidemiolog Minta Nama Vaksin Nusantara Diganti

News | Kamis, 15 April 2021 | 17:11 WIB

RS Kariadi Semarang Tak Lagi Dilibatkan Tim Vaksin Nusantara, Kenapa?

RS Kariadi Semarang Tak Lagi Dilibatkan Tim Vaksin Nusantara, Kenapa?

Jawa Tengah | Kamis, 15 April 2021 | 16:31 WIB

Terkini

Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung

Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:26 WIB

BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino

BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:12 WIB

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:10 WIB

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:08 WIB

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:59 WIB

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:49 WIB

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB