Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 21 April 2021 | 16:56 WIB
Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19
Sejumlah orang menggelar ritual mandi di Sungai Gangga India (Shutterstock)

Suara.com - Mantan raja dan ratu Nepal dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti festival keagamaan Hindu di India yang dihadiri oleh jutaan pengunjung.

Menyadur Straits Times, Rabu (21/4/2021) mantan raja Gyanendra Bir Bikram Shah (73) dan ratu Komal Rajya Laxmi Devi Shah (70) dinyatakan positif Covid-19.

Mantan Raja dan Ratu Nepal tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti festival di Kathmandu pada Minggu (18/4). Mereka melakukan kunjungan selama seminggu ke India untuk merayakan Kumbh Mela.

Mantan sekretaris pers raja Phani Raj Pathak mengatakan pada hari Selasa bahwa mantan raja dan ratu tersebut memang benar dinyatakan positif dan sedang isolasi.

"Mereka mengisolasi diri di (kediaman mereka) Nirmal Niwas." ujar Phani Raj Pathak.

Festival Kumbh Mela menarik banyak sekali umat Hindu untuk melakukan ritual berenang di Sungai Gangga yang dianggap dapat mensucikan diri.

Festival tersebut telah menarik sebanyak 25 juta orang sejak Januari, ketika India berjuang untuk mengekang wabah virus Covid-19.

Pemerintah India mendapatkan tekanan dari berbagai pihak untuk menghentikan festival tersebut karena kasus Covid-19 yang masih meroket.

Pakar kesehatan India telah memperingatkan bahwa festival tersebut bisa berubah menjadi acara "super-spreader" karena para peziarah yang sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan.

Seorang cenayang Hindu meninggal karena virus corona setelah menghadiri festival itu dan ratusan peserta dinyatakan positif Covid-19.

Shah, raja terakhir Nepal, dimahkotai pada 2001 setelah kakak laki-lakinya Birendra Bir Bikram Shah dan keluarganya tewas dalam pembantaian yang melenyapkan sebagian besar keluarga kerajaan.

Dia mengundurkan diri pada Juni 2008 setelah parlemen memilih untuk menghapuskan monarki Hindu Nepal yang berusia 240 tahun, mengubah negara itu menjadi republik sekuler.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Bocah dari Sambaran Kereta Api, Pria Ini Dapat Hadiah Rp 9 Juta

Selamatkan Bocah dari Sambaran Kereta Api, Pria Ini Dapat Hadiah Rp 9 Juta

News | Rabu, 21 April 2021 | 15:53 WIB

Usai Ikut Acara Umat Hindu di India, Eks Raja dan Ratu Nepal Positif Corona

Usai Ikut Acara Umat Hindu di India, Eks Raja dan Ratu Nepal Positif Corona

News | Rabu, 21 April 2021 | 15:31 WIB

Waspadai Varian Covid-19, Pengunjung dari India Dilarang Masuk Pakistan

Waspadai Varian Covid-19, Pengunjung dari India Dilarang Masuk Pakistan

News | Rabu, 21 April 2021 | 15:07 WIB

Terkini

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:57 WIB

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:44 WIB

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:41 WIB

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:35 WIB

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:15 WIB