Sheikh Jarrah dan Konflik Berdarah Terbaru Israel - Palestina

Liberty Jemadu

Kamis, 13 Mei 2021 | 01:34 WIB
Sheikh Jarrah dan Konflik Berdarah Terbaru Israel - Palestina
Roket-roket Hamas dari Gaza disambut oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel di Kota Ashdod, 11 Mei 2021. [AFP/Menahem Kahana]

Suara.com - Puluhan orang sudah tewas dalam konflik bersenjata antara Israel dan Palestina yang berlangsung sejak pekan lalu. Menurut BBC, setidaknya 53 orang Palestina tewas, 14 di antaranya anak dalam konflik terbaru. Sementara di sisi Israel, enam orang sudah terbunuh.

Palestina, lebih khusus lagi kelompok Hamas di Jalur Gaza, sudah menembakan lebih dari 1000 roket ke Israel. Sementara sebaliknya Israel telah melancarkan ratusan serangan udara ke Gaza menggunakan drone dan pesawat tempur.

Lalu apa yang menyebabkan pecahnya bentrokan terbaru ini? Berikut ulasan singkat yang dikumpulkan Suara.com dari berbagai sumber:

1. Bermula di Yerusalem
Ketegangan meningkat sejak Israel melarang warga muslim berkumpul di tempat-tempat atau situs-situs bersejarah umat Islam di sekitar Kota Tua Yerusalem, demikian dilansir dari Bloomberg.

Polisi Israel menyerang warga Palestina di Masjid Al Aqsa pada Jumat (8/5/2021). [Antara]
Polisi Israel menyerang warga Palestina di Masjid Al Aqsa pada Jumat (8/5/2021). [Antara]

Meski belakangan pembatasan itu dicabut, tetapi ketegangan di Yerusalem kian meningkat mendengar rencana Israel untuk mengusir warga Palestina dari Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur. Lingkungan Sheikh Jarrakh merupakan salah satu pemukiman warga Arab Palestina paling tua di Yerusalem.

Ketegangan ini berujung pada bentrokan di Yerusalem pada Jumat (7/5/2021). Dalam bentrokan ini, polisi Israel bahkan melepaskan tembakan peluru karet dan gas air mata ke dalam Masjid Al Aqsa, salah satu situs paling suci dalam Islam. Adapun kelompok Palestina membalas dengan lemparan batu.

Yerusalem Timur direbut Israel dalam perang 1967. Hingga saat ini, sebagian besar dunia internasional - kecuali segelintir negara sahabat Israel - tak mengakui jika Yerusalem adalah milik sah dari Israel.

2. Sheikh Jarrah
Sheikh Jarrah merupakan kawasan di Yerusalem Timur yang telah didiami oleh komunitas Arab Palestina. Tetapi kawasan ini diklaim sebagai milik warga Yahudi dan pada 1972 beberapa organisasi pemukim Yahudi mengajukan gugatan atas kepemilikan kawasan tersebut.

Seorang lelaki Palestina (kiri) berdebat dengan anggota DPR Israel sekaligus pemimpin Partai Yahudi garis keras, Otzma Yehudit, Itamar Ben-Gvir di area Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, pada 10 Mei 2021. [AFP/Gil Cohen Magen]
Seorang lelaki Palestina (kiri) berdebat dengan anggota DPR Israel sekaligus pemimpin Partai Yahudi garis keras, Otzma Yehudit, Itamar Ben-Gvir di area Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, pada 10 Mei 2021. [AFP/Gil Cohen Magen]

Seperti diwartakan Al Jazeera pekan ini, sebuah pengadilan Israel di Yerusalem telah memutuskan setidaknya enam keluarga di Sheikh Jarrah harus mengosongkan rumah mereka di kawasan itu. Pengadilan yang sama juga sudah memutus untuk mengusir tujuh famili paling telat pada 1 Agustus.

baca juga

Setidaknya akan ada 58 jiwa, termasuk 17 anak-anak, yang akan diusir dari rumah mereka sendiri. Dalam catatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2010, sudah lebih dari 60 orang - termasuk 24 anak-anak - yang diusir dari Sheikh Jarrah karena dituding sebagai pemukim ilegal oleh Israel sejak akhir 2008.

Sheikh Jarrah sendiri akan digusur dan di sana Israel akan dibangun pemukiman untuk orang Yahudi.

Para pengacara warga Palestina telah mengajukan banding atas keputusan itu. Rencananya putusan banding akan segera diumumkan, tetapi karena pecah bentrokan sejak akhir pekan kemarin maka pengumuman vonis itu ditunda.

Sejarah Sheikh Jarrah, seperti yang diterangkan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan Wilayah Pendudukan Palestina, awalnya dihuni oleh para pengungsi Arab Palestina yang terusir dari rumah-rumah mereka setelah negara Israel berdiri pada 1948.

Pada 1956 lembaga bantuan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) memberikan bantuan untuk 28 keluarga pengungsi Arab Palestina untuk membangun rumah di Sheikh Jarrah, yang pada saat itu bersama dengan seluruh Yerusalem Timur berada di bawah mandat Yordania.

Para pemuda Palestina berhadapan dengan Polisi Israel di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, 7 Mei 2021. [AFP/Emmanuel Dunand]
Para pemuda Palestina berhadapan dengan Polisi Israel di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, 7 Mei 2021. [AFP/Emmanuel Dunand]

Mereka ketika itu dijanjikan akan menjadi pemilik permanen dari lahan itu setelah menetap di lokasi tersebut selama tiga tahun dan status pengungsi mereka akan dicabut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:40 WIB

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:52 WIB

Tolak Pidato Netanyahu di PBB, DPR Puji Aksi Walk Out Delegasi Indonesia

Tolak Pidato Netanyahu di PBB, DPR Puji Aksi Walk Out Delegasi Indonesia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 11:10 WIB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:01 WIB

Terkini

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:49 WIB

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:38 WIB

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

×