Terungkap Jika Homoseksual, Seorang Pria di Iran Dipenggal Sepupu Sendiri

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 15 Mei 2021 | 02:11 WIB
Terungkap Jika Homoseksual, Seorang Pria di Iran Dipenggal Sepupu Sendiri
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria di Iran dibunuh secara brutal oleh keluarganya sendiri setelah mereka mengetahui bahwa dia penyuka sesama jenis.

Menyadur The Sun, Jumat (14/5/2021) Ali Fazel Monfared ditemukan tewas di bawah pohon kurma di desa Borumi, Iran.

Pria 20 tahun tersebut diidentifikasi sebagai pria gay non-biner dan diduga menjadi korban 'pembunuhan demi kehormatan' yang homofobik.

Insiden tersebut diduga terjadi setelah Monfared mengajukan permohonan pengecualian wajib militer atas seksualitasnya.

Pembunuhan tersebut berawal saat Monfared tiba di rumah dan kartunya pengunduran dirinya diketahui oleh dua saudara tirinya.

Setelah mengetahui hal tersebut, saudara tiri Monfared dan dua sepupu mereka membujuknya ke dalam mobil sebelum "memenggalnya", menurut laporan Iran Wire.

Tersangka dikatakan telah meninggalkan jasad korban di bawah pohon kurma di Borumi, sebelum memberi tahu ibu korban.

Tragisnya, Monfared - yang dikenal oleh teman-temannya sebagai Alireza - berencana melakukan perjalanan ke Turki untuk liburan bersama pasangannya.

Tiga pria ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut dan kemungkinan besar akan didakwa dengan pembunuhan, menurut 6Rang, sebuah organisasi LGBT+ Iran.

Kelompok tersebut mengatakan bahwa Monfared dibunuh karena pembebasan wajib militernya, yang dapat mengindikasikan jika dia homoseksual.

"Sayangnya, dalam kasus Alireza, pilihannya ini merenggut nyawanya," jelas kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan.

Menurut laporan, Monfared berbicara dengan ibunya untuk terakhir kalinya pada hari Selasa, yang sekarang diketahui 'dalam keadaan syok'.

"Dia menderita kesedihan yang luar biasa karena kematian anak satu-satunya, dan sebagai akibatnya telah dirawat di rumah sakit." jelas 6Rang.

Dikatakan bahwa Monfared memiliki hubungan yang tidak baik dengan saudara tirinya, yang mengkritik cara dia berpakaian dan riasannya.

Sejak kasus Monfared, sebuah kelompok amnesti "menuntut keadilan dan martabat bagi Alireza dan orang-orang LGBTI Iran".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tega Sodomi Bayi 9 Bulan, Seorang Pria di Malaysia Terancam Bui 20 Tahun

Tega Sodomi Bayi 9 Bulan, Seorang Pria di Malaysia Terancam Bui 20 Tahun

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 13:10 WIB

Ayatollah Khamenei Sebut Israel Bukan Negara tapi Basis Teroris

Ayatollah Khamenei Sebut Israel Bukan Negara tapi Basis Teroris

News | Minggu, 09 Mei 2021 | 12:19 WIB

Sempat Hilang 11 Hari, Influencer Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Hutan

Sempat Hilang 11 Hari, Influencer Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Hutan

News | Sabtu, 08 Mei 2021 | 21:24 WIB

Terkini

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:07 WIB

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB