Jokowi ke Kepala Daerah: Covid Beresin Dulu, Otomatis Ekonomi akan Naik

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 20 Mei 2021 | 15:49 WIB
Jokowi ke Kepala Daerah: Covid Beresin Dulu, Otomatis Ekonomi akan Naik
Presiden Joko Widodo (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretarian Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pandemi Covid-19 sangat berkaitan dengan perekonomian negara. Karena itu, Jokowi meminta kepada seluruh kepala daerah berhati-hati dalam penanganan Covid-19 maupun ekonomi. 

"Hati hati karena yang namanya covid menyangkut ekonomi. Enggak mungkin ekonomi naik kalau Covid-nya beres," ujar Jokowi dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).

Kata Jokowi, jika penanganan Covid-19 selesai, pertumbuhan ekonomi otomatis akan naik.

"Covid-nya beres, orang merasa confident, percaya diri untuk konsumsi, melakukan permintaan, demand, itu yang menyebabkan ekonomi menjadi baik. Covid-nya diselesaikan dulu, otomatis nanti pertumbuhan ekonomi akan naik," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingat, pada pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun 2020  plus 5 persen. Namun pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi turun di angka minus 5,32 persen. Hal tersebut lantaran orang sudah tak percaya melakukan konsumsi.

"Sebelumnya kan plus 5 persen. Masuk kuartal I 2020 kita tinggal 2,97 turun karena mulai covid di Wuhan, negara lain, pesimis, turun 2,97. Padahal covid belum masuk Indonesia saat itu," ucap Jokowi.

"Begitu covid masuk di awal Maret kuartal 2 2020 langsung jatuh ekonomi kita, jadi minus 5,32 persen karena orang sudah tidak pede melakukan konsumsi, orang sudah tidak percaya diri melakukan permintaan," sambungnya.

Namun Jokowi bersyukur pertumbuhan ekonomi di kuartal III ada peningkatan meski minus 3,49 persen. Hal tersebut kata Jokowi lebih baik dari Kuartal II. Kemudian, di kuartal IV 2020 pertumbuhan ekonomi kembali membaik di angka minus 2,19 persen dan kuartal I 2021 minus 0,74 persen.

"Tapi di kuartal ini artinya April Mei Juni. Saya sudah sampaikan pada menteri dan ini didukung gubernur bupati wali kota karena ekonomi nasional itu berasal dari agregat di kabupaten kota dan provinsi," kata dia.

Jokowi pun menargetkan pertumbuhan ekonomi di Kuartal II sebesar 7 persen. Karenanya, mantan Gubernur DKI itu meminta kepala daerah untuk bekerja keras menangani pandemi agar perekonomian kembali tumbuh dan masyarakat kembali percaya diri.

"Kuartal kedua berarti April Mei Juni target kita kurang lebih 7 persen. Gimana caranya? Caranya, ya covidnya selesaikan. Sehingga orang percaya diri utk konsumsi, utk ada demand, sehingga produksinya bergerak," tutur Jokowi. 

Kata Jokowi, target pertumbuhan ekonomi di Kuartal II sebesar 7 persen bukanlah tidak mudah. 

"Hati-hati kurang lebih 7 persen plus itu bukan barang mudah Tetapi saya meyakini InsyaAllah bisa. Kenapa saya datang ke Provinsi Riau saya ingin memberikan keyakinan itu," katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Zona Merah Covid-19, Wawako Bukittinggi: Masih Oranye

Bantah Zona Merah Covid-19, Wawako Bukittinggi: Masih Oranye

Sumbar | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:45 WIB

192 Warga Jakarta Reaktif Covid Usai Mudik, Sebagian Dibawa ke Wisma Atlet

192 Warga Jakarta Reaktif Covid Usai Mudik, Sebagian Dibawa ke Wisma Atlet

News | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:42 WIB

Dubes Indonesia Sebut Disiplin Jadi Kunci Singapura Mampu Atasi Covid-19

Dubes Indonesia Sebut Disiplin Jadi Kunci Singapura Mampu Atasi Covid-19

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:33 WIB

Dokter Top AS: Butuh Vaksin Booster Covid Usai Setahun Dapat Dosis Pertama

Dokter Top AS: Butuh Vaksin Booster Covid Usai Setahun Dapat Dosis Pertama

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB