Array

Akun Aktivis Anti Korupsi Diretas, Watchdoc: Jika Dibiarkan, Pemerintah Berarti Mendukung

Senin, 07 Juni 2021 | 20:58 WIB
Akun Aktivis Anti Korupsi Diretas, Watchdoc: Jika Dibiarkan, Pemerintah Berarti Mendukung
Poster kumpulan film dokumenter karya WatchDoc Documentary Maker. [WatchDoc]

Suara.com - Pendiri Watchdoc, Dandhy Dwi Laksono, mendesak pemerintah tegas mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas sejumlah dugaan peretasan yang terjadi terhadap akun sosial media milik aktivis antikorupsi.

Hal itu diungkapkan Dandhy menyusul peretasan yang dialami akun Instagram Watchdoc dengan nama pengguna @watchdoc_ID.

Dandhy menduga ada pembiaran dari pemerintah terkait sejumlah rangkaian peretasan yang terjadi.

“Sulit tidak berpikir ada benang merahnya. Kalau pun pelakunya bukan dari orang-orang yang berkepentingan dengan perkara korupsi, katakanlah penunggang bebas atau pembonceng situasi demokrasi yang sedang buruk, ya sebaiknya diungkap dan ditangkap,” kata Dandhy saat dihubungi Suara.com, Senin (7/6/2021).

“Kalau dibiarkan, ya sama saja dengan mendukung aksi mereka. Baik mereka para kaki tangan koruptor, atau para pembonceng tadi,” sambungnya.

Menurutnya, jika tindakan seperti itu terus dibiarkan begitu saja, akan berdampak buruk terhadap demokrasi, khususnya kebebasan berekspresi dan berpendapat.

“Jadi tidak terlalu penting sebenarnya siapa pelaku dan motifnya, tapi yang penting, apakah negara melakukan sesuatu atas kasus-kasus ini,” tegasnya.

Seperti diketahui, akun Instagram milik Watchdoc diretas pada Minggu (6/7/2021) pagi kemarin. Peretasan diduga dilakukan karena penayangan perdana film dokumenter karya Watchdoc berjudul ‘The End Game.’

Film itu sendiri memuat kebobrokan KPK dalam penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena dituding tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan.

Sebelumnya hal yang sama juga dialami sejumlah peneliti Indonesia Corupption Watch (ICW). Sejumlah akun sosial media mereka seperti WhatsApp, Telegram dan email diduga mengalami peretasan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Peretasan terjadi usai ICW menggelar diskusi terkait polemik penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena dinilai tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan.

Baca Juga: Nobar Film The End Game, Ungkap Akhir Riwayat KPK

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI