Skenario Wagub Riza, Batasi Orang Keluar-Masuk Jakarta saat RS Overload Pasien Covid

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 29 Juni 2021 | 13:51 WIB
Skenario Wagub Riza, Batasi Orang Keluar-Masuk Jakarta saat RS Overload Pasien Covid
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. [ANTARA/Livia Kristianti]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membeberkan sejumlah skenario ketika kapasitas Rumah Sakit (RS) di Jakarta sudah kepenuhan melebihi kapasitas atau overload. Salah satunya adalah kebijakan untuk membatasi orang keluar-masuk ibu kota.

Riza mengatakan, ketika 140 RS rujukan penanganan Covid-19 di ibu kota sudah tak bisa lagi menampung pasien maka perlu ada pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat. Aparat akan disiagakan lebih masif untuk melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan.

"Perlu ada pengetatan dong, kita harus menghadang di hulu. Di hulu disiplin warga. Disiplin warga dengan cara sosialisasi, kampanye, diawasi, dipantau, diberi sanksi bagi warga yang melanggar, menghadirkan aparat," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Politisi Gerindra ini juga berencana melakukan pembatasan orang keluar-masuk ibu kota. Apalagi di kondisi sekarang ini masyarakat diminta untuk di rumah saja dan tak bepergian kecuali ada urusan mendesak.

"Kan dibatasi juga (keluar-masuk Jakarta), semua juga sekarang berpikir 2-3 kali kalau mau bepergian keluar daerah, semua kita minta hati-hati yang datang ke Jakarta, keluar Jakarta juga, harus sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat," tuturnya.

Selain itu, di tingkat komunitas atau pemukiman warga, perlu ada pemantauan lebih pada koordinasi dan sosialisasi kepada warga di tiap posko. Kesiapan fasilitas seperti ambulans, tempat isolasi juga harus ditambah agar bisa mengakomodir semua yang terjangkit.

"Semuanya sudah kami susun strateginya, namun demikian, mari kita upayakan, upaya yang terbaik adalah berada di rumah, laksanakan prokes, tidak ada lagi selain itu," pungkasnya.

Angka penularan Covid-19 masih terus meroket hingga bertambah 9 ribu kasus perharinya. Imbasnya, kapasitas Rumah Sakit (RS) rujukan untuk pasien corona juga semakin menipis.

Wagub Riza sebelumnya mengatakan dari 9.852 kapasitas tempat tidur isolasi di RS rujukan Covid-19 telah terisi 93 persen. Artinya hanya tersisa 690 bed atau 7 persen dari yang disediakan.

Lalu untuk Intensive Care Unit (ICU) saat ini dari 1.218 tempat, telah terisi 87 persen. Hanya tersisa 159 kamar ICU lagi atau 13 persen dari kapasitas.

"Okupansi tempat tidur isolasi (RS rujukan Covid-19) 93 persen ICU 87 persen," ujar Riza di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (28/6/2021).

Riza pun menyebut pihaknya masih terus berupaya meningkatkan kapasitas RS rujukan penanganam Covid-19. Sejauh ini pihaknya sudah menambah 34 RS rujukan di awal bulan Juni sehingga saat ini ada 140 RS.

"Kami terus meningkatkan dan mengupayakan penambahan tempat tidur ICU nakes, lab, dan dukungan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Meninggal Tanpa Ditangani RS, DPRD Batam: Penanganan Corona Amburadul!

Pasien Covid-19 Meninggal Tanpa Ditangani RS, DPRD Batam: Penanganan Corona Amburadul!

Batam | Selasa, 29 Juni 2021 | 13:45 WIB

Rusun Pasar Rumput jadi Tempat Isolasi, Pedagang dan Pasien Covid Nantinya Disekat Tembok

Rusun Pasar Rumput jadi Tempat Isolasi, Pedagang dan Pasien Covid Nantinya Disekat Tembok

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 13:26 WIB

Viral Perawat Hamil 9 Bulan Masih Tangani Pasien Covid-19, Publik Khawatirkan APD

Viral Perawat Hamil 9 Bulan Masih Tangani Pasien Covid-19, Publik Khawatirkan APD

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 13:30 WIB

Buka Vaksinasi Covid-19 untuk WNA, Wagub DKI: Tinggal Datang Saja

Buka Vaksinasi Covid-19 untuk WNA, Wagub DKI: Tinggal Datang Saja

Jakarta | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:56 WIB

Terkini

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:00 WIB

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB