Pesta Nikah Anak Berujung Pidana, Ini Lahan Kosong Tempat Lurah Suganda Gelar Hajatan

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 07 Juli 2021 | 14:41 WIB
Pesta Nikah Anak Berujung Pidana, Ini Lahan Kosong Tempat Lurah Suganda Gelar Hajatan
Lahan kosong yang menjadi lokasi acara hajatan keluarga Lurah Pancoran Mas, Depok, Suganda. (Suara.com/Arga),

Suara.com - Lurah Pancoran Mas, Suganda telah ditetapkan sebagai tersangka setelah menggelar hajatan perkawinan anaknya di hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat pada Sabtu (3/7/2021) lalu. Adapun hajatan berlangsung di Gang H Syuair, RT01/RW02 Kelurahan Mampang, Kota Depok, Jawa Barat.

Pantauan Suara.com di lokasi, hajatan tersebut berlangsung di sebuah tanah lapang yang berada di gang tersebut. Seorang ibu-ibu yang merupakan warga sekitar membenarkan hal tersebut.

"Iya benar di sini (tanah lapang) pestanya hari Sabtu," ungkap warga yang enggan disebutkan namanya tersebut, Rabu (7/7/2021).

Warga lainnya yang dijumpai di lokasi ikut irit bicara terkait pesta hajatan pernikahan tersebut. Dia hanya mengatakan sempat terjadi penyegelan oleh pihak Satpol PP dan enggan berbicara lebih rinci.

"Untuk info detailnya, langsung ke Pak Lurah saja," ungkap warga tersebut.

Tamu Aksi Joget

Suganda sebelumnya memberikan klarifikasi terkait hajatan pernikahan yang ia selenggarakan di hari pertama masa PPKM Darurat. Dia mengakui bahwa pesta pernikahan yang viral adalah pesta pernikahan anak perempuan pertamanya. 

Suganda mengakui, terdapat aksi joget atau menari bersama di acara tersebut. Namun, menurut dia, aksi joget itu adalah tradisi adat Nias untuk melepas besannya yang pamit pulang.

"Joget itu merupakan salam perpisahan. Mereka (besan) pamit pulang, memang tradisinya di sana. Itu dilakukan ketika acara repsesi pernikahan sudah selesai dan tidak ada tamu, " kata Suganda ketika ditemui di kantor Kelurahan Pancoranmas, Perumahan Puri Depok Mas, Selasa kemarin.

baca juga
Lurah Pancoran Mas Depok, Suganda [Suarabogor.id/Immawan]
Lurah Pancoran Mas Depok, Suganda [Suarabogor.id/Immawan]

Klaim Tegur Besan

Sebelum acara salam perpisahan itu, Suganda sempat menegur panitia yang menyiapkan musik dan barisan tamu. Teguran itu kata dia, untuk mencegah kerumunan ketika acara perpisahan berlangsung.

"Sempat saya tegur juga ke keluarga besan. Saya minta jangan semua karena bisa berkerumun. Akhirnya 20 orang saja yang ikut," paparnya.

Suganda memastikan, tamunya menari saling menjaga jarak.

"Seperti biasa mau senam gitu. Kan selalu merentangkan tangan untuk membuat jarak antar orang," imbuh Suganda.

Suganda mengklaim pesta pernikahan yang ia gelar sudah sesuai protokol kesehatan. Dia sudah menyiapkan hand sanitizer, sarung tangan, masker, tempat cuci tangan, dan pengecekan suhu bagi tamu yang hadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Taat Prokes saat Gelar Hajatan, Kebohongan Lurah Suganda Dibongkar Polisi

Ngaku Taat Prokes saat Gelar Hajatan, Kebohongan Lurah Suganda Dibongkar Polisi

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:04 WIB

Resmi Tersangka Kasus Kerumunan Hajatan, Lurah Pancoran Mas Depok Tak Ditahan Polisi

Resmi Tersangka Kasus Kerumunan Hajatan, Lurah Pancoran Mas Depok Tak Ditahan Polisi

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:42 WIB

Lurah Pancoran Mas Depok Jadi Tersangka Kasus Kerumunan Hajatan!

Lurah Pancoran Mas Depok Jadi Tersangka Kasus Kerumunan Hajatan!

Bogor | Selasa, 06 Juli 2021 | 22:21 WIB

Gelar Hajatan saat PPKM Darurat, Suganda Lurah Pancoran Mas Depok Resmi Tersangka

Gelar Hajatan saat PPKM Darurat, Suganda Lurah Pancoran Mas Depok Resmi Tersangka

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 16:59 WIB

Terkini

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×