PPKM Level 4 Diperpanjang, Anies: Mudah-mudahan Tidak Lama Lagi

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:22 WIB
PPKM Level 4 Diperpanjang, Anies: Mudah-mudahan Tidak Lama Lagi
Gubernur Anies Baswedan memegang Bantuan Sosial Non Tunai berupa beras premium yang akan dibagikan ke seluruh wilayah Jakarta [FB Anies Baswedan]

Suara.com - Pemerintah Pusat telah memutuskan memperpanjang penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jakarta sampai 9 Agustus 2021. Ini bertujuan untuk memutus penyebaran virus corona.

Terkait itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun berharap agar aturan ini bisa segera berakhir.

Anies meminta agar masyarakat tetap disiplin dan taat pada aturan PPKM level 4 ini. Dengan menjalankan regulasi ini, diharapkan PPKM bisa segera terkendali dan tak perlu lagi menambah jangka waktu penerapannya.

"Karena itu saya mengajak semua, mari kita teruskan mudah-mudahan tidak lama lagi, sesudah ini benar-benar terkendali insyaallah bisa leluasa kegiatan," ujar Anies di SD Santa Ursula, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2021).

Anies mengklaim PPKM level 4 selama ini efektif menurunkan penularan Covid-19. Pada pertengaha Juni lalu, kasus aktif Covid-19 atau pasien yang sedang diisolasi dan dirawat, sempat berada di angka lebih dari 100 ribu.

"Selama 1 bulan kita menjalankan aktivitas kita sudah liat dampkanya kasus aktif turun dari puncaknya 113 ribu sekarang menjadi 16 ribu," kata Anies.

Data lainnya, kapasitas Rumah Sakit rujukan penanganan Covid-19 juga mulai menurun.

Setelah sempat terisi lebih dari 90 persen, saat ini jumlahnya bekisar di 60-70 persen untuk tempat tidur isolasi dan Intensive Care Unit (ICU).

"Rumah sakit mulai berkurang jumlah pasiennya, tenpat-tempat isolasi, wisma atlet, rusun Nagrak, sudah mulai berkurang orang isolasinya," jelasnya.

Meski sudah menurun jauh, kondisi ini belum bisa disebut aman. Indikatornya, tingkat penularan atau positivity rate harus berada di bawah 5 persen agar bisa menyatakan pandemi terkendali.

"Itu ada namanya postivity rate pertengaha bulan juli 45 persen, saat ini 12-13 persen disebut aman apabila dibawah 5 persen," jelasnya.

"Karena faktanya setiap gari masih ada 2000-3000 orang baru yang terpapar Covid-19. Sehingga, kita perlu menuntaskan kapan akan masuk aman secara epidemiologi," tambahnya memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meluas ke Luar Jawa-Bali, Satgas Minta Daerah-daerah Ini Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19

Meluas ke Luar Jawa-Bali, Satgas Minta Daerah-daerah Ini Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 17:53 WIB

Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Turun, Kecuali Yogyakarta

Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Turun, Kecuali Yogyakarta

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 17:44 WIB

PPKM Diperpanjang Sepekan Lagi, Serikat Buruh Jogja: Jangan Anggap Rakyat Anak Kecil

PPKM Diperpanjang Sepekan Lagi, Serikat Buruh Jogja: Jangan Anggap Rakyat Anak Kecil

Jogja | Selasa, 03 Agustus 2021 | 17:40 WIB

Terkini

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:30 WIB

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:29 WIB

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:12 WIB

Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi

Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:09 WIB

Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza

Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:59 WIB

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:28 WIB