Politisi PDIP Bongkar Awal Mula Ide Pasang Baliho Puan Maharani di Penjuru Indonesia

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:39 WIB
Politisi PDIP Bongkar Awal Mula Ide Pasang Baliho Puan Maharani di Penjuru Indonesia
Billboard yang memajang wajah Puan Maharani di Jalan Raya Tegal-Purwokerto, depan Pasar Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Rabu (4/8/2021). ‎[Suara.com/F Firdaus]

Suara.com - Politisi PDIP, Kapitra Ampera buka-bukaan mengenai awal mula ide baliho Ketua DPR Puan Maharani. Ia mengungkap alasan pihaknya memasang baliho "Kepak Sayap Kebhinekaan" Puan di penjuru Indonesia.

Kapitra menjelaskan pemasangan baliho Puan Maharani bukan agar semaki dikenal. Menurutnya, putri Megawati Soekarnoputri itu sudah terkenal di Indonesia tanpa baliho sekalipun.

"Kan ibu Puan juga sudah dikenal kok di seluruh Indonesia ini. Jadi sebenarnya enggak perlu pakai baliho juga dikenal," ujar Kapitra Ampera dalam acara Catatan Demokrasi di YouTube tvOneNews seperti dikutip Hops.id -- jaringan Suara.com, Kamis (12/8/2021).

Kapitra mengungkap baliho Puan Maharani sebenarnya merupakan inisiatif dari para kader partai di berbagai daerah. Ia juga menjelaskan penggunaan bahasa yang dipakai memang dibuat harmonis.

"Itu inisiatif dari kader, dari bawah, bottom up. (Pemasangan ini) inisiatif, bahasa-bahasa di baliho itu kan bahasa-bahasa yang sangat harmonis," jelasnya.

Meski baliho inisiatif kader di daerah, Kapitra mengakui jika baliho memang membutuhkan persetujuan elite partai untuk dipasang.

Kapitra sendiri menegaskan pemasangan baliho Puan Maharani sama sekali tidak melanggar konstitusi partai. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk tidak berlarut-larut dalam mempermasalahkan baliho "Kepak Sayap Kebhinekaan".

Ia bahkan menyebut pihak-pihak yang tidak terima dengan baliho Puan memiliki kedangkalan berpikir. Menurutnya, pihak-pihak itu hanya menilai dari kacamata subyektif mereka.

"Ini namanya inisiatif. Inisiatif yang dibuat itu bukan melanggar konstitusi partai. Jadi enggak ada yang salah, yang salah itu adalah orang yang menilainya dengan kacamata subjektif, dengan kedangkalan berpikir,” tegasnya.

baca juga

"Cuma karena kita melihat dalam aspek banality of political, kedangkalan berpolitik, semua itu dianggap suatu permasalahan yang dipertentangkan menjadi suatu konflik dan polemik," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Kapitra juga membahas mengenai elok tidaknya Puan Maharani memasang baliho semasa pandemi Covid-19. Ia menyebut pandemi Covid-19 tidak serta merta bisa merampas hak politik orang lain.

Kapitra bahkan mengklaim baliho Puan Maharani sudah membuka lapangan pekerjaan. Karena itu, ia menilai baliho Puan tetap bermanfaat di tengah PPKM Darurat.

"Sekarang begini, apakah dengan ada pandemi itu, semua hak-hak politik manusia dirampas? Pandemi itu sudah diatasi oleh eksekutif, dan legislatif kerja mengawasi eksekutif, bagaimana pandemi ini diatasi. Tapi ada hak-hak personal yang melekat ya, yang juga tidak boleh dirampas," tandanya.

"Kedua, kalau baliho itu dibuat, itu kan ada lapangan kerja baru dalam masa PPKM ini ya, itu UKM kan hidup jadinya. Jadi ada cross-job namanya ya, sehingga semua itu punya kemanfaatan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jargon Mirip Baliho Puan Maharani, Kepak Sayap Kemanusiaan di Solo Bagikan Makanan Gratis

Jargon Mirip Baliho Puan Maharani, Kepak Sayap Kemanusiaan di Solo Bagikan Makanan Gratis

Surakarta | Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:29 WIB

Pilpres 2024: Puan Maharani Lebih Cocok sama Anies daripada Prabowo, Ini Alasannya

Pilpres 2024: Puan Maharani Lebih Cocok sama Anies daripada Prabowo, Ini Alasannya

Riau | Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:34 WIB

Soal Baliho Puan Maharani Dimana-mana, Politisi PDIP: Ada Lapangan Kerja Baru di Masa PPKM

Soal Baliho Puan Maharani Dimana-mana, Politisi PDIP: Ada Lapangan Kerja Baru di Masa PPKM

Surakarta | Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:04 WIB

Soal PDI Perjuangan Hadapi Pilpres 2024, Rico: Ganjar Memang Lebih Baik Dibanding Puan

Soal PDI Perjuangan Hadapi Pilpres 2024, Rico: Ganjar Memang Lebih Baik Dibanding Puan

Jawa Tengah | Kamis, 12 Agustus 2021 | 08:44 WIB

Marak Baliho Tokoh Politik di Solo Raya, Partai Politik Emoh Disalahkan

Marak Baliho Tokoh Politik di Solo Raya, Partai Politik Emoh Disalahkan

Surakarta | Kamis, 12 Agustus 2021 | 06:56 WIB

Baliho Airlangga Hartarto Bertebaran, Golkar Akui Upaya Sosialisasi Capres 2024

Baliho Airlangga Hartarto Bertebaran, Golkar Akui Upaya Sosialisasi Capres 2024

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 21:16 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:52 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 08:49 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:46 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:41 WIB

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 08:37 WIB

×