Biasa Pegang Senjata, Begini Potret Tentara AS Saat Gendong Bayi di Afghanistan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 18:53 WIB
Biasa Pegang Senjata, Begini Potret Tentara AS Saat Gendong Bayi di Afghanistan
Tentara AS beri minum bocah di Afganistan. (AFP/Isaiah CAMPBELL Urusan Publik Komando Pusat AS)

Suara.com - Militer AS merilis beberapa foto tentara yang disetujui secara resmi saat membantu anak-anak dari warga yang berharap bisa melarikan diri dari Afghanistan.

Menyadur AFP Sabtu (21/08), seorang tentara dengan seragam dan senjata tergelatak di sisinya tampak tersenyum 'meleleh' saat melihat bayi yang ia timang dalam pelukannya.

Seorang rekan tentara lainnya tampak sigap, berdiri di belakang pria itu sambil menunjukkan posisi waspada.

Tentara AS gendong bayi di Afganistan. (AFP/Isaiah CAMPBELL Urusan Publik Komando Pusat AS)
Tentara AS gendong bayi di Afganistan. (AFP/Isaiah CAMPBELL Urusan Publik Komando Pusat AS)

Dalam foto lainnya, dua tentara wanita Amerika menggendong bayi di lengan mereka sambi dikelilingi rekan tentara lainnya.

Dari gambar berbeda, tampak salah satu tentara AS memberikan air kepada anak kecil yang kehausan.

Tentara AS gendong bayi di Afganistan. (AFP/Isaiah CAMPBELL Urusan Publik Komando Pusat AS)
Tentara AS gendong bayi di Afganistan. (AFP/Isaiah CAMPBELL Urusan Publik Komando Pusat AS)

"Inilah Amerika yang kita butuhkan," kata anggota kongres AS dan veteran militer Peter Meijer di Twitter tentang gambar tersebut.

Gambar resmi Pentagon menonjol di tengah kurangnya gambar yang diambil secara independen dari dalam bandara, di mana ribuan orang menunggu Jumat di tengah kondisi sulit untuk naik pesawat kargo C-17 AS menuju Qatar.

Tentara AS beri minum bocah di Afganistan. (AFP/Isaiah CAMPBELL Urusan Publik Komando Pusat AS)
Tentara AS beri minum bocah di Afganistan. (AFP/Isaiah CAMPBELL Urusan Publik Komando Pusat AS)

Di negara Teluk, mereka masih akan menghadapi berhari-hari menunggu untuk dibersihkan oleh pejabat imigrasi AS.

Sebelumnya, sebiah video yangmenunjukkan tentara AS menyelamatkan bayi melalui llawat berduri jua viral di media sosial. Juru bicara Pentagon, John Kirby mengatakan bayi itu sakit dan tentara membantunya mendapat pengobatan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antre 2 Jam Sambil Gendong Bayi, Vivit Kecewa Tak Kebagian Sembako Jokowi

Antre 2 Jam Sambil Gendong Bayi, Vivit Kecewa Tak Kebagian Sembako Jokowi

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:11 WIB

Usai Dituduh Ogah Akui Anaknya, Nicolo Zaniolo Pamer Foto Gendong Bayi

Usai Dituduh Ogah Akui Anaknya, Nicolo Zaniolo Pamer Foto Gendong Bayi

Bola | Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:15 WIB

Posting Foto Lesti Kejora Gendong Bayi, Caption Rizky Billar Bikin Riuh

Posting Foto Lesti Kejora Gendong Bayi, Caption Rizky Billar Bikin Riuh

Entertainment | Jum'at, 18 Juni 2021 | 15:15 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×