Pejabat Ngaku Dapat Vaksin Dosis Ketiga, YLBHI: Ini Diskriminasi!

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:16 WIB
Pejabat Ngaku Dapat Vaksin Dosis Ketiga, YLBHI: Ini Diskriminasi!
Ketua YLBHI Asfinawati. (YouTube/Najwa Shihab).

Suara.com - Sejumlah pejabat melapor ke Presiden Joko Widodo telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster. Padahal, menurut keterangan Kementerian Kesehatan, suntikan booster hanya untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan.

Menanggapi hal itu, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asfinawati, mengatakan, penerimaan vaksin dosis ketiga bagi pejabat negara merupakan bentuk diskriminasi.

"Ini (pejabat negara mengaku dapat vaksin booster) diskriminasi namanya," kata Asfinawati kepada Suara.com, Rabu (25/8/2021).

Asfinawati menjelaskan, berdasarkan dasar hukum sudah jelas mengatur bahwa pelaksanaan vaksin tersebut kewajiban. Menurutnya, harus ada persamaan hak dalam proses tersebut.

Terlebih hal tersebut sudah diatur dalam UU nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana Pasal 48 dan Pasal 53. Serta dalam UU nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan tepatnya di Pasal 15 ayat 2.

"UU Kesehatan juga bilang ada persamaan hak dalam kesehatan," ungkapnya.

Untuk itu, ia pun mendesak agar pemberian vaksin dosis ketiga terhadap pejabat negara harus dihentikan. Menurutnya, jika kadung sudah disuntikan maka harus diganti dengan uang pribadi.

"Yang sudah terlanjur harus mengganti dengan uang pribadi agar ada 1 orang yang belum dapat vaksin bisa divaksin," tuturnya.

Lebih lanjut, Asfinawati mengatakan, jika berkaca kejadian di negara lain, seharusnya para pejabat negara yang ketahuan mengaku mendapatkan vaksin dosis ketiga di tengah rakyat membutuhkan harus mundur dari jabatannya.

baca juga

"Kalau di beberapa negara kelasnya mundur nih. Ini kan bukan situasi biasa tapi darurat. Ada 2 keppres tentang situasi darurat, Jadi keegoisan ini makna dan dampaknya berat, nyawa," tuturnya.

Menurutnya, kejadian seperti ini tidak hanya baru sekali ini saja terjadi. Aktornya, kata dia, tak cuma satu dan selalu berganti-ganti dari pejabat eksekutif hingga legislatif.

Vaksin Dosis Ketiga

Untuk diketahui, sebuah video yang memperdengarkan obrolan Presiden Jokowi dengan beberapa pejabat tentang vaksin dosis ketiga viral dan mendadak jadi sorotan publik.

Momen tersebut terekam saat Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menhan Prabowo, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Kaltim, dan Wali Kota Samarinda meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMPN 22 Kota Samarinda, Kaltim, Selasa (24/8).

Video itu sebelumnya sempat diunggah di kanal Youtube Sekretariat Presiden, namun kini telah dihapus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator: Selama Vaksin Dibiayai Negara, Semua Ikut Aturan Booster Hanya untuk Nakes

Legislator: Selama Vaksin Dibiayai Negara, Semua Ikut Aturan Booster Hanya untuk Nakes

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:11 WIB

Pejabat di Kaltim Mengaku Sudah Vaksin Dosis Ketiga, Jokowi: Pada Nggak Ajak-Ajak Kita Ya

Pejabat di Kaltim Mengaku Sudah Vaksin Dosis Ketiga, Jokowi: Pada Nggak Ajak-Ajak Kita Ya

Jogja | Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:52 WIB

Heboh Obrolan Pejabat Negara Ngaku Dapat Vaksin Booster, Kontras: Tak Peka Kondisi

Heboh Obrolan Pejabat Negara Ngaku Dapat Vaksin Booster, Kontras: Tak Peka Kondisi

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:28 WIB

Viral Pengakuan Pejabat Dapat Vaksin Dosis Ketiga, Kok Bisa?

Viral Pengakuan Pejabat Dapat Vaksin Dosis Ketiga, Kok Bisa?

Kalbar | Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Isran Noor Ngaku Sudah Vaksin Booster, Andi Harun Tunggu Vaksin Ketiga, Katanya Nakes Aja?

Isran Noor Ngaku Sudah Vaksin Booster, Andi Harun Tunggu Vaksin Ketiga, Katanya Nakes Aja?

Kaltim | Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:47 WIB

Bocor Pengakuan Pejabat dapat Vaksin Booster ke Jokowi, PKS: Harusnya Malu dan Ditegur

Bocor Pengakuan Pejabat dapat Vaksin Booster ke Jokowi, PKS: Harusnya Malu dan Ditegur

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:02 WIB

Heboh Sejumlah Pejabat Mengaku ke Presiden Sudah Dapat Vaksin Dosis Ketiga

Heboh Sejumlah Pejabat Mengaku ke Presiden Sudah Dapat Vaksin Dosis Ketiga

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:45 WIB

Terkini

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×